Pengaruh Dosis Pupuk P dan Mikoriza terhadap Pertumbuhan Kelapa Sawit di Main Nursery
Kata Kunci:
kelapa sawit, pupuk p, mikorizaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara tingkat pemberian pupuk fosfat (P) dan mikoriza terhadap perkembangan bibit kelapa sawit di pembibitan utama, serta dampak masing-masing faktor tersebut terhadap pertumbuhan bibit. Studi ini dilaksanakan di fasilitas percobaan KP-2 Institut Pertanian STIPER Yogyakarta, yang berlokasi di Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, pada ketinggian 118 meter di atas permukaan laut. Penelitian berlangsung antara bulan Maret dan Juni 2024. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua variabel. Variabel pertama adalah penggunaan pupuk fosfor (P) dalam empat tingkat dosis: P0 (tanpa pupuk P), P1 (2 g per polybag), P2 (4,5 g per polybag), dan P3 (7 g per polybag). Variabel kedua adalah penggunaan mikoriza (M) dalam tiga tingkat dosis: M1 (15 g/polybag), M2 (30 g/polybag), dan M3 (45 g/polybag). Kombinasi faktor-faktor tersebut menghasilkan 12 perlakuan (4 x 3) yang masing-masing diulang tiga kali, sehingga total bibit yang digunakan adalah 36 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara tingkat pemberian pupuk fosfor dan mikoriza terhadap pertumbuhan tinggi tanaman dan panjang akar bibit kelapa sawit; selain itu, mikoriza juga berpengaruh nyata terhadap volume akar.
Referensi
Febriyantiningrum, K., Oktafitria, D., Nurfitria, N., Jadid, N., & Hidayati, D. (2021). Potensi Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA) sebagai Biofertilizer pada Tanaman Jagung (Zea mays). Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati, 6(1), 25–31. https://doi.org/10.24002/biota.v6i1.4131
Istiqomah, F. N. I., Novanto, P. R. (2023). Pengaruh Dosis Dan Daya Simpan Mikoriza Terhadap Efektivitas Dan Infektivitas Pada Bibit Kelapa Sawit Pre Dan Main Nursery. WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 28(3), 154–163. https://doi.org/10.22302/iopri.war.warta.v28i3.123
Kusuma, I. W. (2019). The effect of phosphorus fertilizer on root growth of oil palm seedlings. Agronomy Journal, 111(6), 2435–2443.
Lisdayani, E. (2021). Dampak Industri Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Lingkungan Di Desa Paya Kulbi, Aceh Tamiang. Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan, 2(1), 101–105. http://publikasi.fkip-unsam.org/index.php/semnas2019/article/view/174
Lubis, Y. H., Panggabean, E. L., & Azhari, A. (2019). Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang dan Mikoriza terhadap Pertumbuhan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Pembibitan Pre-Nursery. Agrotekma: Jurnal Agroteknologi Dan Ilmu Pertanian, 3(2), 85. https://doi.org/10.31289/agr.v3i2.1123
Nainggolan, E. V, Bertham, Y. H., & Sudjatmiko, S. (2020). Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati Mikoriza Dan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.). Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 22(1), 58–63. https://doi.org/10.31186/jipi.22.1.58-63
Safriyani, E., & Purnamasari, A. (2021). Aplikasi Mikoriza dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat. Lansium, 2(2), 36–39. https://journal.unbara.ac.id/index.php/Lansium/article/view/910
Situmorang, M. R., Agustina, N. A., & Pratomo, B. (2020). Pengaruh pemberian pupuk hayati mikoriza dan pupuk kascing terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis jacq.). Agro Estate Jurnal Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit Dan Karet, 4(2).
Smith, S. E., & Read, D. J. (2008). Mycorrhizal Symbiosis (3rd ed.). Academic Press.
Sunarko. (2009). Budi daya dan pengelolaan kebun kelapa sawit dengan sistem kemitraan. Agromedia Pustaka.
Wijaya, H. (2021). The role of mycorrhiza in improving root development and nutrient uptake in oil palm. International Journal of Agriculture and Biology, 23(4), 1140–1149.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


