Pengaruh Aplikasi Kotoran Ayam dan Mikoriza terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) di Main Nursery

Penulis

  • Dels Brelim Perangin Angin Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta , Indonesia
  • Herry Wirianata Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Ahmad Himawan Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Kelapa sawit, Main nursery, Dosis kotoran ayam,, Dosis mikoriza

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh dosis pupuk kotoran ayam, dosis pupuk mikoriza dan interaksi keduanya terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di fase main nursery. Kegiatan ini dilakukan di INSTIPER Yogyakarta, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan ketinggian tempat 118 mdpl tepatnya di Kebun Pendidikan dan Penelitian. kegiatan ini dijadwalkan mulai dari bulan Agustus sampai November tahun 2025. kegiatan ini menggunakan percobaan faktorial yang disusun dengan rancangan acak lengkap (RAL) dan terdiri dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk kotoran ayam (P) terdiri dari 3 aras,yaitu 50 g/polibag (P1), 100 gram per polibag (P2) dan 150 gram per polibag (P3). Faktor kedua adalah dosis pupuk mikoriza (M) yang terdiri dari empat taraf, yaitu 0 gram per polibag (kontrol) (M0), 25 gram per polibag (M1), 50 gram per polibag (M2) dan 75 gram per polibag (M3). ANOVA akan digunakan untuk menganalisis hasil dan menemukan apakah ada perbedaan statistik, maka dilanjutkan dengan uji lanjutan menggunakan uji jarak berganda Duncan pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis kombinasi perlakuan menunjukkan interaksi terhadap pertambahan tinggi tanaman dengan nilai tertinggi 27,00 cm pada kombinasi dosis pupuk kotoran ayam 150 gram per polibag dan dosis pupuk mikoriza 75 gram per polibag. Faktor pertama adalah dosis pupuk kotoran ayam yang benar-benar memengaruhi pertumbuhan tinggi, jumlah daun, dan panjang akar. Faktor kedua adalah dosis pupuk mikoriza yang benar-benar memengaruhi pertumbuhan tinggi, jumlah daun, dan panjang akar.

Referensi

Aisah, i., fadilah, f. N., & suyudi, m. (2018). Aplikasi proses hibridisasi dna. In search - informatic, science; enterpreneur, applied art, research, humanism, 17(02), 184–190.

Basri, a. H. H. (2018). Kajian peranan mikoriza dalam bidang pertanian. Agrica ekstensia2, 12(2), 74–78.

Hasibuan, z. H., sabrina, t., & sembiring, m. B. (2012). Potensi bakteri. Jurnal agroekoteknologi, 1(1), 237–253.

Haslinda, h., haris, a., & ibrahim, b. (2024). Pengaruh pemberian pupuk kandang ayam dan pupuk npk terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit ( elaeis guineensis jacq ) pada tahap pembibitan. Jurnal agrotekmas, 5(1), 9–15. Https://jurnal.fp.umi.ac.id/index.php/agrotekmas

Jua, s. U. M., & sudarma, i. M. A. (2022). Pengaruh pemberian pupuk bokashi ekskreta ayam broiler dan daun chromolaena odorata dengan level berbeda pada pertumbuhan awal tanaman turi. 2, 424–433.

Karim, h. A., fitriani, & yakub. (2020). Peningkatan produktivitas tanaman sawi melalui penambahan pupuk kandang ayam dan npk 16 : 16 : 16. Jurnal ahli muda indonesia, 1(1), 65–72.

Pardede, r. Z., & f, f. (2024). Pengaruh pupuk ecofarming dan npk mutiara terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery pada media gambut. Jurnal dinamika pertanian, xl(1), 13–28.

Pertanian, k. (2024). Analisis kinerja perdagangan komoditas kelapa sawit (d. Saefudin & s. Wahyuningsih (eds.); vol. 14, issue 1). Pusat data dan sistem informasi pertanian sekretariat jenderal kementerian pertanian 2024.

Purba, j. H. V, & sipayung, t. (2017). Perkebunan kelapa sawit indonesia dalam perspektif pembangunan berkelanjutan. Agribusiness management, 43(1), 1–20. Https://doi.org/10.4324/9781003490111-1

Putra, i. M., deviona, & zul, d. (2025). Growth of oil palm seedlings in main nursery with application mo micronutrients and mycorrhiza on podzolic soil. Jurna biologi tropis, 25(4b), 264–274.

Ramadani, a., & baharuddin, r. (2024). Pengaruh pupuk kotoran burung puyuh dan pupuk npk 16 : 16 : 16 terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit ( elaeis guineensis jacq .) Pada media pmk di pre nursery. Jurnal dinamika pertanian, xl(3), 243–250.

Surya, r. E. (2013). Pengaruh pengomposan terhadap rasio c / n kotoran ayam dan kadar hara npk tersedia serta kapasitas tukar kation tanah composting effect of chicken manure towards c / n ratio and available npk nutrient and soil cation exchange capacity penentuan kadar n-to. Unesa journal of chemistry, 2(1), 137–144.

Susmawati, s. (2016). Standarisasi pembibitan kelapa sawit.

Tampubolon, r. M., irsal, & charloq. (2019). Pengaruh frekuensi penyiraman terhadap beberapa jenis bibit unggul kelapa sawit (elaeis guinensis jacq.) Yang bermesokarp tebal di main nursery umur 4 sampai 7 bulan. Jurnal agroekoteknologi fp usu, 7(2), 5–24.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31

Cara Mengutip

Angin, D. B. P., Wirianata, H., & Himawan, A. (2026). Pengaruh Aplikasi Kotoran Ayam dan Mikoriza terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) di Main Nursery. AGROFORETECH, 4(1), 334–343. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2490

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 > >>