Kajian Produksi Kelapa Sawit pada Variasi Topografi: Rendahan (Lowland), Dataran (Flatland), dan Perbukitan (Hill Area)

Penulis

  • Ardianta Irfan Hanif Harahap Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Neny Andayani Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Sri Suryanti Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Kelapa Sawit, Produktivitas, Topografi

Abstrak

Kelapa sawit merupakan komoditas perkebunan utama yang memiliki peran strategis dalam perekonomian indonesia. Produktivitas tanaman kelapa sawit dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kondisi topografi lahan yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan hasil produksi. Variasi topografi seperti rendahan, dataran, dan perbukitan berpotensi menimbulkan perbedaan karakter agronomi dan tingkat produksi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan produksi kelapa sawit pada variasi topografi lahan serta mengkaji perbedaan karakter agronomi tanaman pada masing-masing kondisi topografi. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode survei lapangan dengan teknik pengambilan sampel secara stratified random sampling, memilih blok dan tanaman yang homogen. Data yang dikumpulkan meliputi produksi tandan buah segar selama lima tahun terakhir serta beberapa parameter karakter agronomi tanaman. Hasil yang di dapatkan akan di analisis menggunakan Sidik ragam (Analysis of Variance) pada jenjang nyata 5%, dan apabila memiliki perbedaan secara statistik, maka dilanjutkan dengan uji lanjutan menggunakan uji jarak berganda Duncan (Duncan’s Multiple Range Test) pada taraf signifikan 5% untuk mengetahui perbedaan produksi dan karakter agronomi pada setiap variasi topografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat produksi dan karakter agronomi pada masing-masing kondisi topografi. Lahan dengan kondisi dataran menunjukkan tingkat produksi yang relatif lebih tinggi dibandingkan lahan rendahan dan perbukitan. Kondisi topografi berpengaruh terhadap variasi produksi dan pertumbuhan tanaman kelapa sawit, sehingga diperlukan pengelolaan budidaya yang disesuaikan dengan karakteristik lahan guna memperoleh hasil yang optimal.

Referensi

Armarego-Marriott, T., Sandoval-Ibañez, O., & Kowalewska, Ł. (2020). Beyond the darkness: Recent lessons from etiolation and de-etiolation studies. Journal of Experimental Botany, 71(4), 1215–1225. https://doi.org/10.1093/jxb/erz496

Chen, M., & Zhang, J. Z. (2024). Flowering and Flower Development in Plants. Agronomy, 14(2), 16–19. https://doi.org/10.3390/agronomy14020256

Corley, R. H. V, & Tinker, P. B. (2003). Copyright © 2003 by Blackwell Science Ltd. C.

Desrihastuti, Maryanti, A., Sabli, T. E., Mahendra, I. A., & Arief, N. (2024). Dampak Kemiringan Lahan terhadap Kadar Hara dan Produksi Kelapa Sawit ( Impact of Land Slope on Nutrient Content and Oil Palm Production ). Jurnal Agro Industri Perkebunan, 12(2), 59–70.

Kafrawi, K., Hesti, N., Syatrawati, S., Rahim, I., & Kumalawati, Z. (2023). Tingkat Pertumbuhan dan Produksi Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada Berbagai Topografi Lahan. Jurnal Galung Tropika, 12(2), 203–212. https://doi.org/10.31850/jgt.v12i2.1109

Nasamsir, N., & Indrayadi, M. (2016). KARAKTERISTIK FISIK dan PRODUKSI KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) pada TIGA AGROEKOLOGI LAHAN. Jurnal Media Pertanian, 1(2), 55. https://doi.org/10.33087/jagro.v1i2.16

Satriawan, H., Fuady, Z., & Agusni, A. (2017). Soil Conservation Techniques in Oil Palm Cultivation for Sustainable Agriculture. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management), 7(2), 178–183. https://doi.org/10.29244/jpsl.7.2.178-183

Takegami, M., Ushigome, E., Hata, S., Yoshimura, T., Kitagawa, N., Hasegawa, G., Tanaka, T., Ohnishi, M., Tsunoda, S., Yokota, I., Ushigome, H., Asano, M., Hamaguchi, M., Yamazaki, M., & Fukui, M. (2022). Home-measured pulse pressure is a predictor of cardiovascular disease in type 2 diabetes: The KAMOGAWA-HBP study. Nutrition, Metabolism and Cardiovascular Diseases, 32(10), 2330–2337. https://doi.org/10.1016/j.numecd.2022.08.006

YOSEPHINE, I. O., Effendi, Z., & Fitriana, D. (2025). Study of the Productivity of Oil Palm Plants (Elaeis guineensis Jacq.) on Different Topographies. Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering), 14(4), 1349–1358. https://doi.org/10.23960/jtepl.v14i4.1349-1358

Yudistina, V., Santoso, M., & Aini, N. (2017). Hubungan Antara Diameter Batang Dengan Umur Tanaman Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kelapa Sawit. Buana Sains, 17(1), 43. https://doi.org/10.33366/bs.v17i1.577

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31

Cara Mengutip

Harahap, A. I. H., Andayani, N., & Suryanti, S. (2026). Kajian Produksi Kelapa Sawit pada Variasi Topografi: Rendahan (Lowland), Dataran (Flatland), dan Perbukitan (Hill Area). AGROFORETECH, 4(1), 258–265. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2460

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.