Pengaruh Media Tanam Pasca Tambang Emas dengan Penambahan Pupuk Organik untuk Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guenensis Jacp) Pre Nursery

Penulis

  • Muhammad Ro'is Latif Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Enny Rahayu Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta , Indonesia
  • Neny Andayani Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Kelapa sawit, pupuk organik, media pasca tambang, pre nursery

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas media tanam dari lahan pasca tambang emas yang diperkaya dengan pupuk organik (kandang sapi dan kambing) terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase pre nursery. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu jenis pupuk (kambing, sapi, dan kontrol NPK) serta perbandingan pupuk: tanah (25:75, 50:50, 75:25), masing-masing tiga ulangan. Parameter yang diamati mencakup pertumbuhan tanaman (tinggi, jumlah daun, diameter batang, berat segar dan kering tajuk, panjang dan berat akar) serta sifat fisik dan kimia media tanam (pH, berat volume, berat jenis, kadar C-organik, dan nitrogen). Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji DMRT 5%. Hasil menunjukkan bahwa pupuk kandang, baik sapi maupun kambing, dapat menggantikan pupuk NPK dalam mendukung pertumbuhan bibit kelapa sawit, meskipun secara statistik tidak selalu berbeda signifikan. Tidak ditemukan interaksi antara jenis pupuk dan komposisi media, yang menunjukkan bahwa keduanya bekerja secara terpisah. Media tanam campuran pupuk kandang dan tanah, serta kontrol NPK, menunjukkan perbedaan nyata terhadap berat tajuk, diameter batang, dan jumlah daun. Komposisi 75:25 (pupuk: tanah) memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman, berat segar dan kering tajuk, serta berat kering akar. Perbandingan 25:75 mendukung pertumbuhan akar lebih baik, sementara 50:50 dengan pupuk kambing meningkatkan pH tertinggi. Pupuk kambing 75:25 meningkatkan kadar C-organik, sedangkan pupuk sapi 25:75 menghasilkan kadar nitrogen tertinggi. Temuan ini menunjukkan potensi besar pemanfaatan tanah pasca tambang dengan pupuk organik sebagai media tanam yang ramah lingkungan.

Referensi

Adileksana, C., Yudono, P., Purwanto, B. H., & Wijoyo, R. B. (2020). The Growth Performance of Oil Palm Seedlings in Pre-Nursery and Main Nursery Stages as a Response to the Substitution of NPK Compound Fertilizer and Organic Fertilizer. Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture, 35(1), 89–97. https://doi.org/10.20961/carakatani.v35i1.33884

Ahyani, M. (2011). Pengaruh Kegiatan Penambangan Emas Terhadap Kondisi Kerusakan Tanah Pada Wilayah Pertambangan Rakyat Di Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara. Universitas Diponegoro, 53(9), 167–169.

Aryanti, E., & Hera, N. (2019). Sifat Kimia Tanah Area Pasca Tambang Emas: (Studi Kasus Pertambangan Emas Tanpa Izin Di Kenegerian Kari Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi). Jurnal Agroteknologi, 9(2), 21. https://doi.org/10.24014/ja.v9i2.5681

Gabesius, Y., Siregar, L., & Husni, Y. (2012). Respon Pertumbuhan Dan Produksi Beberapa Varietas Kedelai (Glycine Max (L.) Merrill) Terhadap Pemberian Pupuk Bokashi. Jurnal Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara, 1(1), 94115.

Hakim, A. (2018). Pengaruh Biaya Produksi Terhadap Pendapatan Petani Mandiri Kelapa Sawit Di Kecamatan Segah. 3(2), 31–38. https://doi.org/10.54526/jes.v3i2.8

Hapsari, A. Y. (2013). Kualitas Dan Kuantitas Kandungan Pupuk Organik Limbah Serasah Dengan Inokulum Kotora Sapi Secara Semianaerob. Universitas Muhammadiyah Surakarta, 1–14.

Laia, S., Sitorus, B., & Manurung, agnes imelda. (2021). Pengaruh Pemberian Pupuk Kascing Dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Di pre-nursery. Jurnal Agrotekda, 5(1), 213–230.

Noor, R. B., Mutmaina, S., & Ratu, A. P. (2023). Respon Penggunaan Jenis Pupuk Organik dan Pupuk Anorganik NPK Pelangi Terhadap Pertumbuhan BIbit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Pada Pre Nursery. Jurnal Agrifarm, 12(2), 174–182.

Rusdiana, O., Rinal, D., & Lubis, S. (2012). Pendugaan Korelasi antara Karakteristik Tanah terhadap Cadangan Karbon (Carbon Stock) pada Hutan Sekunder Estimation Correlation between Soil Characteristics Toward Reserved Carbon (Carbon Stock) in the Secondary Forest. Jurnal Silvikultur Tropika, 3(1), 14–21.

Surya, R, S., S. (2013). Pengaruh Pengomposan Terhadap Rasio C/N Kotoran Ayam Dan Kadar Hara Npk Tersedia Serta Kapasitas Tukar Kation Tanah (Composting Effect of Chicken Manure Towards C/N Ratio and Available Npk Nutrient and Soil Cation Exchange Capacity). UNESA Journal of Chemistry, 2(1), 137–144.

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-27

Cara Mengutip

Latif, M. R., Rahayu, E., & Andayani, N. (2025). Pengaruh Media Tanam Pasca Tambang Emas dengan Penambahan Pupuk Organik untuk Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guenensis Jacp) Pre Nursery. AGROFORETECH, 3(2), 941–945. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2006

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 7 8 > >>