Pengaruh Dosis Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS) dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pembibitan Utama

Penulis

  • Ummu Syahidah Lathifah Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Herry Wirianata Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Samsuri Tarmadja Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Kelapa Sawit, Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit LCPKS), Pupuk NPK

Abstrak

Tanaman kelapa sawit di Indonesia berkembang dengan cepat, hasil produksi yang dikelola oleh perusahaan di seluruh  Indonesia menunjukkan peningkatan. Salah satu usaha untuk mencapai hal ini adalah dengan memperbaiki cara budidaya tanaman kelapa sawit. Penelitian bertujuan guna mengkaji pengaruh limbah cair pabrik kelapa sawit serta pupuk NPK terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pembibitan utama, termasuk interaksi antar kedua faktor tersebut. Penelitian dijalankan di Desa Pondok Kulon, Kalitirto, Berbah, Sleman pada ketinggian 124 mdpl yang dilakukan pada bulan April 2025 – Juli 2025. Penelitian mempergunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktorial dua faktor. Faktor pertama ialah konsentrasi LCPKS yang terdiri atas 4 aras, yaitu 0 ml/liter/bibit, 300 ml/liter/bibit, 200 ml/liter/bibit, serta 100 ml/liter/bibit. Faktor yang kedua ialah pupuk NPK yang terdiri atas 4 aras, yaitu 0 gr/polybag, 7 g/polybag, 5 g/polybag, serta 3 g/polybag. Penelitian ini menerapkan rancangan percobaan faktorial 4x4 yang memperoleh 16 kombinasi perlakuan, masing-masing dilakukan pengulangan 3 kali, didapatkan total kebutuhan bibit adalah 48.  Data penelitian di uji menggunakan sidik ragam (ANOVA, dan jika terdapat perbedaan yang signifikan, pengujian lebih lanjut dilakukan menggunakan uji LSD pada tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian aplikasi konsentrasi LCPKS dan pupuk NPK menunjukkan terdapat pengaruh yang sama baiknya terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit.

Referensi

Afrizon, A. (2017). Pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) dengan pemberian pupuk organik dan anorganik. AGITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian, 4(1), 95-105.

Erningpraja, L., & Darnoko. 2005. Seri Buku Saku Pengelolaan Limbah Pabrik Kelapa Sawit Ramah Lingkungan. Pusat Penelitian Kelapa Sawit. Medan.

Indiarto, A., Idwar, & Amri, A. I. (2016). Pengaruh Beberapa Dosis Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit dan Media Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Fase Main Nursery, JOM Faperta, 3(2)

Kaban, P. P., Nurdin, M. Y., Nazaruddin, M., Hafifah, H., & Nasruddin, N. (2022). Pengaruh Pupuk Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agoekoteknologi, 1(3), 77-80.

Kalasari, R., Syafrullah, S., Astuti, D. T., & Herawati, N. (2021). Pengaruh Pemberian Jenis Pupuk Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Tanaman Semangka (Citrullus vulgaris Schard). Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian, 15(1), 30-36.

Manahan, S. (2016). Pengaruh Pupuk NPK Dan kascing terhadap pertumbuhan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Fase Main Nursery (Doctoral dissertation, Riau University). JOM Faperta 3(2)

Pradiko, I., Farrasati, R., Rahutomo, S., Ginting, E. N., Candra, D. A. A., Krissetya, Y. A., & Mahendra, Y. S. (2020). Pengaruh iklim terhadap dinamika kelembaban tanah di piringan pohon tanaman kelapa sawit. WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 25(1), 39-51.

Rosa, R. N., & Zaman, S. (2017). Pengelolaan pembibitan tanaman kelapa sawit (Elais guineensis Jacq.) di kebun Bangun Bandar, Sumatera Utara. Buletin Agohorti, 5(3), 325-333.

Saksono, B. (2021). Pengaturan Tentang Limbah Cair Bahan Beracun dan Berbahaya Menurut Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Journal of Law (Jurnal Ilmu Hukum), 7(2), 12-27.

Sari, V. I. (2015). Peran pupuk organik dalam meningkatkan efektivitas pupuk NPK pada bibit kelapa sawit di pembibitan utama. Jurnal Agonomi Indonesia (Indonesian Journal of Agonomy), 43(2), 153-160.

Simbolon, D. F., & Zuhry, E. (2017). Pemberian Formulasi Trichokompos TKKS dengan Pupuk NPK pada Pertumbuhan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Berasal dari Kecambah Kembar di TBM-I. JOM FAPERTA, 4 (1), 2-11.

Sitompul, H. A., Yetti, H., & Yulia, A. E. (2015). Pemberian limbah cair pabrik kelapa sawit terhadap pertumbuhan bibit karet (Hevea Brasiliensis) Stum Mini. JOM Faperta, 12 (1), 8-9.

Statistik, B. P. S. (2024). Statistik Kelapa Sawit Indonesia 2023 (Vol. 17). BPS-Statistik Indonesia. Diakses dari https://www. bps. go. id. Hal. 780.

Sundari, E., Sari, E., & Rinaldo, R. (2012). Pembuatan pupuk organik cair menggunakan bioaktivator biosca dan EM4. Kalium, 2(1), 0-2.

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-30

Cara Mengutip

Lathifah, U. S., Wirianata, H., & Tarmadja, S. (2025). Pengaruh Dosis Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS) dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pembibitan Utama. AGROFORETECH, 3(3), 1741–1748. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2025-09-29

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 > >>