Pengaruh Pemberian Macam Pupuk Organik terhadap Sifat Perakaran dan Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery

Penulis

  • Ace Mandala Putra Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Herry Wirianata Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Yohana Theresia Maria Astuti Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Kelapa sawit, pupuk organik, LCPKS, TKKS, decanter solid, main nursery

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh beberapa jenis pupuk organik berbahan limbah kelapa sawit, yakni limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS), tandan kosong kelapa sawit (TKKS), serta decanter solid, terhadap perkembangan sistem perakaran dan pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) pada tahap main nursery. Kegiatan penelitian berlangsung selama tiga bulan, yaitu Juli hingga Oktober 2025, bertempat di areal main nursery Kebun Pelatihan Kampus INSTIPER Yogyakarta, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini dilaksanakan melalui metode percobaan untuk menguji pengaruh perlakuan yang diberikan terhadap variabel yang diamati. Rancangan yang digunakan adalah faktorial dua faktor yang disusun dalam pola Rancangan Acak Lengkap (RAL), sehingga setiap kombinasi perlakuan ditempatkan secara acak pada seluruh satuan percobaan. Penggunaan rancangan ini dimaksudkan agar data yang diperoleh lebih objektif serta mampu menggambarkan pengaruh masing-masing faktor maupun interaksi keduanya secara lebih akurat. Faktor pertama terdiri atas empat taraf dosis LCPKS (0, 400, 500, dan 600 ml per 10 liter air), sedangkan faktor kedua adalah kombinasi TKKS dan decanter solid dengan empat taraf dosis (0, 200, 300, dan 400 g). Data hasil pengamatan selanjutnya dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) pada taraf nyata 5% untuk mengetahui adanya pengaruh perlakuan. Apabila hasil analisis menunjukkan perbedaan yang signifikan, maka pengujian dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5% guna mengetahui perbedaan antar perlakuan secara lebih rinci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan LCPKS dengan campuran TKKS dan decanter solid tidak memberikan interaksi yang nyata terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit umur enam bulan di main nursery. Secara terpisah, pemberian berbagai dosis LCPKS maupun campuran TKKS dan decanter solid juga tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan terhadap pertumbuhan bibit pada umur tersebut.

Referensi

Almeida, D. M. (2020). Effects Of Organic Nutrition On Palm Seedling Performance. Journal Of Tropical Plant Physiology, 15(3), 122–130.

Basiron, Y. (2007). Produksi Minyak Sawit Melalui Perkebunan Berkelanjutan. European Journal Of Lipid Science And Technology, 109(4), 289–295.

Chaudhary, S., Singh, R., & Bhat, R. (2021). Antioxidant Enzyme Response Of Pgpr-Treated Crops Under Abiotic Stress. Plant Stress Physiology Journal, 18(2), 112–121.

Kurniawan, B. (2018). Pengaruh Pemberian Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kelapa Sawit Pada Fase Pre - Nursery.

Latifah, U. S., Wirianata, H., & Tarmadja, S. (2025). Pengaruh Dosis Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (Lcpks) Dan Pupuk Npk Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Di Pembibitan Utama. Agroforetech: Jurnal Online Mahasiswa Instiper, 3(3), 1741–1748.

Pahan, I. (2015). Panduan Teknis Budidaya Kelapa Sawit (1st Ed., Vol. 1). Niaga Swadaya.

Pohan, R. (2022). Peran Kombinasi Bahan Organik Padat Dan Cair Limbah Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Bibit Kelapa Sawit. Jurnal Agrotek Indonesia, 7(2), 89–98.

Purnama, Hasibuan, H. S., Wati, D. R., Murnia, S., Pagalla, D. E., Rochman, F., Dewanti, P., Dewi, R., Oktavia, E., Wersita, Husang, E. Y., & Nurwendah, A. S. (2024). Fisiologi Tanaman. Cv Hei Publishing Indonesia.

Ramadhan, R., Tampubolon, G., & Ermadani. (2021). Pengaruh Pemberian Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit Terhadap Sifat Kimia Tanah Dan Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit. Jurnal Silva Tropika, 5(1), 45–54.

Saputra, F., Tampubolon, G., & Mahbub, A. (2021). Pengaruh Aplikasi Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit Terhadap Serapan Hara N, P, Dan K Pada Tanaman Kelapa Sawit. J. Agroecotenia, 4(2), 1–2.

Sari, A. R., Langsa, M. H., & Sirampun, A. D. (2024). Pengaruh Kombinasi Tandan Kosong Kelapa Sawit Dan Decanter Solid Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Di Main Nursery. Jurnal Natural, 19(1), 12–20.

Setiawan, W., Andayani, N., & Rahayu, E. (2017). Pengaruh Macam Dan Dosis Limbah Organik Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Di Main Nursery. Jurnal Agromast, 2(2), 1.

Simanungkalit, R. D. M. (2004). Pengelolaan Limbah Industri Kelapa Sawit: Potensi Dan Permasalahannya. Jurnal Teknologi Lingkungan, 5(2), 89–98.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31

Cara Mengutip

Putra, A. M., Wirianata, H., & Astuti, Y. T. M. (2026). Pengaruh Pemberian Macam Pupuk Organik terhadap Sifat Perakaran dan Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery. AGROFORETECH, 4(1), 62–67. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2362

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 7 8 > >>