Identifikasi Hama dan Musuh Alami pada Kebun Kelapa Sawit di Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai

Penulis

  • Ridwan Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Idum Satya Santi Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Samsuri Tarmadja Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Hama Utama, Musuh Alami, Kelapa Sawit, Oryctes rhinoceros, Ambang Ekonomi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis hama utama dan musuh alaminya pada tanaman kelapa sawit di Desa Pulau Gambar, Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian menggunakan metode survei lapangan pada 10 lahan petani kelapa sawit, data yang dikumpulkan adalah populasi hama dan musuh alaminya. Penentuan status hama utama dihitung pada tingkat serangan atau kepadatan populasi. Hasil penelitian menemukan enam jenis hama yaitu ulat Setora nitens (174 ekor), Clania tertia (145 ekor), Mahasena corbetti (93 ekor), Oryctes rhinoceros (26 ekor), dan Tikus Rattus argentiventer (10 ekor), Rattus tiomanicus (19 ekor). Musuh alami yang diketemukan tiga jenis, yaitu Sycanus sp. (61 ekor), Belalang sembah (Tanodera aridifolia sinensis) (59 ekor), dan Chelisoches morio (250 ekor), dengan C. morio sebagai yang paling dominan. Hasil analisis ambang ekonomi menunjukkan bahwa yang terberat adalah Oryctes rhinoceros yaitu 39% pokok yang terserang, sedangakan  hama ulat dibawah ambang ekonomi (0,047–0,057 ekor/pelepah) dan hama tikus (1,93 ekor/ha) masih berada di bawah ambang ekonomi.

Referensi

Arifin, J. (2015). Hama utama kelapa sawit dan ambang pengendaliannya. Jurnal Agro, 22(1), 15–23.

Badan Pusat Statistika. (2019). Produksi Perkebunan Menurut Kecamatan dan Jenis Tanaman di Kabupaten Serdang Bedagai, 2019. BPS.

Badan Pusat Statistika. (2024). Produksi Tanaman Perkebunan (Ribu Ton), 2024. BPS.

Borror, D. J., Triplehorn, C. A., & Johnson, N. F. (1992). Pengenalan Pelajaran Serangga. Yogyakarta: UGM Press.

Herlinda, S. (2024). Dasar-dasar Perlindungan Tanaman terhadap Hama. Palembang: UNSRI Press.

Nurhasnita, Yaherwandi, & Efendi, S. (2020). Survei Hama Pada Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat di Kecamatan Sembilan Koto Kabupaten Dharmasraya. Agriprima: Journal of Applied Agricultural Sciences, 4(1), 6–17.

Rajagukguk, B. H. (2014). Pemanfaatan burung hantu (Tyto alba) untuk pengendalian hama tikus di perkebunan kelapa sawit. J. Saintech, 6(4), 1–7.

Rozziansha, P., & Susanto, A. (2011). Hama dan Penyakit Kelapa Sawit di Indonesia. Medan: Pusat Penelitian Kelapa Sawit.

Setiawati, R., Efendi, S., Suhendra, D., & Awaluddin. (2023). Dermaptera Predator pada Tanaman Kelapa Sawit. Jurnal Agroplasma, 10(1), 329–336.

Situmorang, A. P. (2023). Respon pertumbuhan bibit berbagai varietas pada tanaman kakao (Theobroma cacao L.) pada berbagai media tanam [Skripsi]. Universitas Medan Area.

Sugiarto, A. (2018). Inventarisasi belalang sembah (Mantodea) di Desa Serdang Menang, Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Jurnal Desa Serangga, 1(1), 4–6.

Susanto, S., Prasetyo, E., Priwatama, H. S., & Roziansyah, A. T. (2012). Buku Pengendalian Terpadu Oryctes rhinoceros L. Medan: PPKS.

Ulfa, S. W., Marhamah, A., Hardiansyah, D., Rahayu, P., & Aqmarina, T. N. (2023). Identifikasi Ciri Morfologis Tumbuhan Tingkat Tinggi pada Ordo Berbeda Di Kampus II UIN Sumatera Utara. Biosfer: Jurnal Biologi Dan Pendidikan Biologi, 8(2), 154–164.

Yuliadi, B., Muhidin, & Indriyani, S. (2016). Tikus Jawa: Teknik Survei Di Bidang Kesehatan. Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Zulkefli, M., Norman, K., & Basri, M. (2024). Life cycle of Sycanus dichotomus (Hemiptera: Pentatomidae) – a common predator of bagworm in oil palm. Journal of Oil Palm Research., 16(2), 50–56.

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-29

Cara Mengutip

Ridwan, Santi, I. S., & Tarmadja, S. (2025). Identifikasi Hama dan Musuh Alami pada Kebun Kelapa Sawit di Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai. AGROFORETECH, 3(3), 1737–1740. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2265

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >>