Pengaruh Pupuk Tunggal MOP, AC, dan Pupuk Majemuk NPK dalam Kegiatan Manuring untuk Pertumbuhan Tanaman Eucalyptus pellita

Penulis

  • Frendi Simatupang Program Studi Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Yuslinawari Program Studi Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Hastanto Bowo Woesono Program Studi Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Eucalyptus pellita, pupuk, pertumbuhan

Abstrak

Manuring adalah kegiatan pemupukan pada tanaman Eucalyptus pellita yang berumur 4 bulan di PT. Riau Andalan Pulp and Paper. Pada PT. Riau Andalan Pulp and Paper, kegiatan manuring menggunakan pupuk Tunggal MOP dan AC. Maka dilakukanlah penelitian ini untuk mencoba penggunaan pupuk NPK 16-16-16 dengan beberapa dosis yang berbeda pada kegiatan manuring. Penelitian ini dilakukan di Estate Lubuk Jambi, Kuantan Singingi, Riau. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dan uji lanjut menggunakan uji Least Significant Difference (LSD) dengan taraf uji 5%. Penelitian ini menggunakan 6 perlakuan dengan 3 ulangan dengan masing-masing perlakuan menggunakan 18 sampel sehingga didapat total sampel = 324 tanaman. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi dan diameter batang. Penelitian dilakukan selama 2 bulan dan pengamatan dilakukan sekali dalam seminggu dan pengamatan pertama dilakukan pada minggu ke-0, sehingga didapatkan 9 kali pengamatan. Hasil uji Anova dan uji Least Significant Difference pada data yang diperoleh menunjukkan hasil berpengaruh nyata pada parameter tinggi dan diameter batang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, menunjukkan bahwa penggunakan pupuk MOP (40 gr) menghasilkan pertumbuhan tinggi dan diameter terkeecil sedangkan perlakuan dengan menggunakan pupuk NPK 16-16-16 dengan dosis 120 gr/pohon menghasilkan pertumbuhan tinggi dan diameter batang tertinggi pada pohon Eucalyptus pellita setelah kegiatan manuring.

Referensi

Cromer, R. N., Cameron, D., Cameron, J. N., Flinn, D. W., Neilsen, W. A., Raupach, M., Snowdon, P., & Waring, H. D. (1981). Response of eucalypt species to fertiliser applied soon after planting at several sites. Australian Forestry, 44(1), 3–13. https://doi.org/10.1080/00049158.1981.10674284

Dinarti, N., Fajriani, S., Yogi Sugito, dan, Budidaya Pertanian, J., Pertanian, F., Brawijaya Jl Veteran, U., Timur, J., Percobaan Tanaman Jeruk dan Buah Subtropis Jl Raya Tlekung No, B., & Batu, K. (2019). Pengaruh Kombinasi Rasio N Dan K Terhadap Pertumbuhan Tanaman Jeruk Siam (Citrus nobilis) pada Fase Vegetatif The Effect Of Ratio N And K Nutrient Combination For Plant Growth Siam Orange (Citrus nobilis) in Vegetative Phase. Jurnal Produksi Tanaman, 7(1), 74–80.

Effendi, K. J., Andayani, S. T., & Wijayani, S. (2023). Pertumbuhan Semai Eucalyptus Pellita pada Berbagai Perlakuan Pemupukan. Agrotechnology, Agribusiness, Forestry, and Technology: Jurnal Mahasiswa Instiper (AGROFORETECH), 1(1), 780–783.

Juanita, D., Lasut, M. T., Studi, P., Kehutanan, I., Pertanian, J. B., Ratulangi, S., & Kampus, J. (n.d.). PENGARUH PEMBERIAN PUPUK MAJEMUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT Gyrinops versteegii.

Latifah, S. (2004). Pertumbuhan dan Hasil Tegakan Eucalyptus. 1–2.

Mulyadi1, Sarjiman1, Sutardi1, Srihartanto1, E., Dan, & Astuti, M. L. W. (2019). PEMBANDINGAN EFEKTIFITAS PENGGUNAAN PUPUK MAJEMUK DAN TUNGGAL SUMBER N, P, K PADA PADI SAWAH DI DATARAN SEDIMEN VOKAN. 1–8.

Prabawa, S. B., Penelitian, B., Kehutanan, P., Hidup, L., Kupang, K., Alfons, J., & No, N. (2017). Obtained from Thinning and Its Alternative Uses). Jurnal Nusa Sylva, 17(1), 1–9.

Rahardjo, P., Y. Rachmiati, & A.A Salim. (2012). Pengaruh Pupuk Majemuk NPK (27%:6%:10%) dibanding dengan Pupuk Tunggal pada Tanaman Teh Menghasilkanklon GMB7di Tanah Andisols. Jurnal Penelitian Teh Dan Kina, 15(2), 59–72.

Rifaldi, W., & Barus, H. N. (2023). PENGARUH PEMBERIAN PUPUK MAJEMUK DAN PUPUK TUNGGAL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SORGUM (Sorghum bicolor l. moench). Agrotekbis : E-Jurnal Ilmu Pertanian, 11(4), 1021–1027. https://doi.org/10.22487/agrotekbis.v11i4.1817

Surata, I. K. (2009). PEMUPUKAN NPK PADA TANAMAN Eucalyptus camaldulensis Dehnh DI LAHAN SAVANA, KABUPATEN SUMBA TIMUR, PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 6(1), 9–18. https://doi.org/10.20886/jpht.2009.6.1.9-18

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-23

Cara Mengutip

Simatupang, F., Yuslinawari, & Woesono, H. B. (2025). Pengaruh Pupuk Tunggal MOP, AC, dan Pupuk Majemuk NPK dalam Kegiatan Manuring untuk Pertumbuhan Tanaman Eucalyptus pellita. AGROFORETECH, 3(1), 480–486. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1716

Terbitan

Bagian

Kehutanan

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 7 > >>