Karakteristik Campuran Minyak Sawit Merah dengan Minyak Jagung sebagai Bahan Baku Label Indikator Suhu-Waktu

Penulis

  • Gusnadi Andrianda Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Sunardi Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Reza Widyasaputra Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

minyak sawit, minyak jagung, densitas, viskometer ostwald, karakteristik minyak

Abstrak

Minyak sawit merah (MSM) adalah fraksi olein dari pemurnian minyak sawit kasar (Crude Palm Oil/CPO) yang masih mengandung karotenoid membahas pengaruh variasi rasio pencampuran minyak sawit merah (MSM) dan minyak jagung, perbedaan suhu penyimpanan, serta pengaruh kombinasi perlakuan pada karakteristik minyak tersebut. MSM adalah fraksi olein dari minyak sawit kasar yang kaya akan karotenoid, terutama β-karoten. Selama pengolahan dan penyimpanan, senyawa β-karoten sensitif terhadap panas dan oksidasi. Minyak jagung, sebaliknya, adalah Trigliserida dengan komposisi yang berbeda dari minyak sawit merah. Asam lemak jenuh dan tidak jenuh menyusun minyak jagung, dengan sebagian besar Trigliserida terdiri dari asam oleat dan linoleat. Time Temperature Indicator (TTI) adalah inovasi kemasan cerdas yang mengindikasikan perubahan produk berdasarkan perubahan suhu penyimpanan dan waktu. TTI berbasis difusi adalah jenis TTI yang digunakan. Viskometer Ostwald dan densitas digunakan untuk mengukur karakteristik minyak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi rasio pencampuran dan perbedaan suhu penyimpanan mempengaruhi karakteristik densitas, viskositas, laju difusi, panjang difusi, dan warna minyak. Pengaruh kombinasi kedua perlakuan tersebut juga signifikan terhadap karakteristik minyak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa variasi rasio pencampuran dan perbedaan suhu penyimpanan berpengaruh nyata terhadap karakteristik minyak, termasuk densitas, viskositas, laju difusi, panjang difusi, dan warna. Kombinasi kedua faktor ini juga memiliki pengaruh signifikan pada karakteristik densitas.

Referensi

B. M. Siddique, A. Ahmad, M. H. Ibrahim, S. Hena, M. Rafatullahb, and O. A. K. Mohd. (2010). “Physico-chemical properties of blends of palm olein with other vegetable oils,” Grasas y Aceites, vol. 61, no. 4, pp. 423–429, doi: 10.3989/gya.010710.

D. Strayer. (2016). Food Fats and Oils Tenth Edition, 10th ed. Washington DC (US): Institute of Shortening and Edible Oils, Inc.

Dauqan, E., Sani, H. A., Abdullah, A., & Kasim, Z. M. (2011). Effect of different vegetable oils (red palm olein, palm olein, corn oil and coconut oil) on lipid profile in rat. Food and Nutrition Sciences, 2(4), 253.

Ekawati, D. (2008). Pengaruh Temperatur Sintering Terhadap Karakteristik Komposit Aluminium Grafit dengan Wetting Agent Tembaga.

Ewisahrani, Nursa, E, B., Dan Fathurrahmaniah. (2022). Difusi Pada Lapisan Batas Antara Dua Fluida Yang Dipanaskan.

Winarno, F, (2005). Teknologi Pengolahan Jagung. Maros: Balitsereal Litbang.

Fernández-García, E., Carvajal-Lérida, I., Jarén-Galán, M., Garrido-Fernández, J., Pérez-Gálvez, A., Dan Hornero-Méndez, D. (2012). Carotenoids bioavailability from foods: From plant pigments to efficient biological activities. Food Research International, 46(2), 438-450.

Gomez, K. A., & Gomez, A. A. (1984). Statistical procedures for agricultural research. John wiley & sons.

G. Knothe and R. O. Dunn. (2009). “A Comprehensive Evaluation of the Melting Points of Fatty Acids and Esters Determined by Differential Scanning Calorimetry,” JAOCS, J. Am. Oil Chem. Soc., vol. 86, no. 9, pp. 843–856, , doi: 10.1007/s11746-009- 1423-2.

Laila, L. (2017). Kaji eksperimen angka asam dan viskositas biodiesel berbahan baku minyak kelapa sawit dari PT Smart Tbk. Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri.

Ketaren, (1986). Pengantar teknologi minyak dan lemak Pangan. Penerbit Universitas Indonesia, Jakarta.

Kim, J. U., Ghafoor, K., Ahn, J., Shin, S., Lee, S. H., Shahbaz, H. M., .. Dan Park, J. (2016). Kinetic modeling and characterization of a diffusion-based time-temperature indicator (TTI) for monitoring microbial quality of non-pasteurized angelica juice. LWT-Food Science and Technology, 67, 143-150.

Kharinusa, A., N. E. Suyatma., Dan D. R., Adawiyah. (2018). Label Time Temperature Indicator Menggunakan Campuran Minyak Nabati Untuk Memonitor Mutu Mikrobiologi Susu Pasteurisasi. Institut Pertanian Bogor.

Knothe, G., & Dunn, R. O. (2009). A comprehensive evaluation of the melting points of fatty acids and esters determined by differential scanning calorimetry. Journal of the American Oil Chemists' Society, 86(9), 843-856.

N. El-Hadad, M. H. Abd El-Aal, M. M. Youssef, and H. A. Abou-Gharbia. (2010). “Red palm olein: Characterization and utilization in formulating novel functional biscuits,” JAOCS, J. Am. Oil Chem. Soc., vol. 87, no. 3, pp. 295–304, 2010, doi: 10.1007/s11746-009-1497-x

Ulfah, M, A. Ruswanto, and Ngatirah. (2016). “Characteristics of Oil Blends from Red Palm Oil and Palm Kernel Olein,” Agritech, vol. 36, no. 2, pp. 145–153.

Marliyati, S. A., Dan Harianti, R. (2021). PHYSICOCHEMICAL AND FUNCTIONAL CHARACTERISTICS OF RED PALM OIL. Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition), 10(1).

O. O. Fasina and Z. Colley, (2008). “Viscosity and specific heat of vegetable oils as a function of temperature: 35°C to 180°C,” Int. J. Food Prop., vol. 11, no. 4, pp. 738– 746, doi: 10.1080/10942910701586273.

Octaviasari, R. (2014). “Identifikasi indikator dan medium untuk label cerdas pencatat umur simpan produk,” Institut Pertanian Bogor..

Regina, O., H. Sudrajad., Dan D. Syaflita. (2018). Measurement Of Viscosity Uses An Alternative Viscometer.FKIP Universitas Riau.

Riupassa, H., & Baharuddin, M. N. (2018). Pemanfaatan Limbah Plastik Melalui Proses Pirolisis sebagai Bahan Bakar Alternatif. Jurnal Teknik Mesin, 7(1), 43-52.

Sindar, A, S. (2019). Jurnal Segmentasi Ruang Warna L*a*b. STMIK Pelita Nusantara Mendan.

Widyasaputra, R., Bimantio, M. P., Oktavianty, H., & Ruswanto, A. (2022, July). KARAKTERISTIK VISKOSITAS DAN TITIK LELEH PADA CAMPURAN MINYAK SAWIT MERAH DAN MINYAK JAGUNG. In PROSIDING SEMINAR NASIONAL INSTIPER (Vol. 1, No. 1, pp. 225-232).

Wulandari, N., Muchtadi, N., Budijanto, S, Dan Sugiyono. (2017). Sifat Fisik Minyak Sawit Kasar Dan Korelasinya Dengan Atribut Mutu. Institut Pertanian Bogor.

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-22

Cara Mengutip

Andrianda, G., Sunardi, & Widyasaputra, R. (2023). Karakteristik Campuran Minyak Sawit Merah dengan Minyak Jagung sebagai Bahan Baku Label Indikator Suhu-Waktu. AGROFORETECH, 1(4), 2257–2272. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/993

Terbitan

Bagian

Teknologi Hasil Pertanian

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 > >>