Studi Pemanfaatan Limbah Buah untuk Perubahan Roti Manis dan Pengaruhnya terhadap Tingkat Kesukaan Konsumen
Kata Kunci:
Roti Manis, Perisa Nabati, Tepung TeriguAbstrak
Roti manis merupakan roti yang memiliki rasa manis yang lebih terasa dibandingkan roti tawar, memiliki tekstur yang lembut dan dapat ditambahkan dengan berbagai isian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang pembuatan roti manis dengan menambahkan jenis rasa sayuran pada sifat organoleptik sehingga menghasilkan roti manis yang baik sesuai standar.Metode rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan blok lengkap (RBL) dua faktor yang masing masing faktor terdiri atas 3 taraf . Faktor pertama yaitu penambahan jenis perisa nabati terhadap roti manis A1= Kulit dalam durian (Locules), A2= Kulit dalam nangka (Rags), A3= Bonggol nanas (Ananas Comusus L)Faktor kedua presentase penambahan perisa nabati berdasarkan berat tepung teriguB1= 5%, B2= 7,5%, B3= 10%.Analisis yang dilakukan yaitu kadar air, kadar abu, kadar protein, daya kembang, dan uji organoleptik.Hasil dari penelitian ini menunjukkan Berdasarkan uji kesukaan organoleptik keseluruhan, dapat diketahui roti manis yang paling disukai adalah jenis tepung perisa nabati terhadap tepung terigu dengan persentase 10% (A3B3) yaitu 4,36 (normal), kadar air 28,26 % dengan SNI maksimum 40%, kadar abu 1,42% dengan SNI maksimum 3%, kadar protein 6,63% dengan SNI 8%, daya kembang 59,92%.
Referensi
Ariani, 2010. Analisis konsumsi pangan tingkat masyarakat mendukung pencapaian diversifikasi pangan. Gizi Indonesia.
Ishak dan Sarinah, 1995 “Pengaruh Kadar Air Terhadap Tekstur Dan Warna.” UNIKA Soegijapranata Semarang,2018.
Husin, H., Rahmi, S., & Pakpahan, N. (2019). Pengaruh Substitusi Tepung Modified Cassava Flour (Mocaf) Dan Lama Suhu Pemanggangan Terhadap Mutu Roti Manis. In Prosiding Seminar Nasional Pertanian (Vol. 2, No. 1).
Mudjajanto dan Lilik, 2014. “Membuat Aneka Roti”.
Nathanael, R. (2016). Penambahan tepung biji durian (durio ziphetinus muur). Dalam pembuatan roti manis. JOM Faperta 3(2), 1-15
Nuriana, dan Wahidin, 2010. Pemanfaatan Kulit Nangka Sebagai Upaya Penyediaan Bahan Baku Energi Alternatif Terbarukan Rumah Lingkungan.
Nurmala,1980. “Budidaya Tanaman Gandum”. PT Karya Nusantara Jakarta.
Rian Nathanael S, Raswen Efendi, Rahmayuni. Penambahan Tepung Biji Durian (Durio Zibethinus Murr) Dalam Pembuatan Roti Tawar.
Susanto,A. 2013. Donat dari Tepung Biji Nangka Buatan Mahasiswa UNY.
Utami, 1992. Uji Inderawi: Evaluasi Sifat, Tekstur, Warna, Profit Sensoris. Yogyakarta: PAU Pangan dan Gizi Universitas Gadjah Mada.
Winarno, dan Saidi Z. Silowati, 2004. Keamanan pangan. M-Brio press. Bogor.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


