Pengaruh Macam dan Ketebalan Lapisan Mulsa Organik terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Main Nursery

Penulis

  • Ramanda Prayoga Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Herry Wirianata Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Abdul Mu'in Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

kelapa sawit, main nursery, macam mulsa, ketebalan mulsa

Abstrak

Peneliti ingin menganalisis yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis mulsa serta ketebalan lapisan mulsa terhadap main nursery kelapa sawit dan dalam pengamatan bibit menggunakan tanah regosol. Pengamatan penelitian dilakukan di lahan percobaan yang terletak di Institut Pertanian Yogyakarta yang terletak di Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, selama periode Oktober 2025 hingga Januari 2026. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial. Faktor pertama dengan tiga aras adalah jenis mulsa, yaitu cangkang sawit (M1), pelepah pisang (M2), dan jerami padi (M3). Faktor kedua dengan tiga aras adalah ketebalan lapisan mulsa, yaitu 2 cm (K1), 4 cm (K2), dan 6 cm (K3). Kemudian didapatkan 9 kombinasi dari masing masing dua perlakuan. Kemudian setiap kombinasi diulang sebanyak 5 kali ulangan yang didapatkan 45 unit percobaan (tanaman). Data yang diperoleh dalam penelitian kemudian dianalisis menggunakan ANOVA dengan alfa 0,05. Apabila menunjukkan interaksi nyata antar kombinasi perlakuan maka untuk menganalisis masing-masing perlakuan menggunakan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dengan alfa 0,05. Data yang diperoleh menunjukkan hasil bahwa 9 kombinasi perlakuan tidak menunjukkan interaksi nyata, diikuti pengaruh perlakuan jenis mulsa dan perlakuan ketebalan lapisan mulsa juga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap main nursery kelapa sawit.

Referensi

Alfarisi, A., Mandang, T., & Sutejo. (2020). Characteristics of Oil Palm Stem Mulch as Soil Conditioner at Oil Palm Characteristics of Oil Palm Stem Mulch as Soil Conditioner at Oil Palm. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1038/1/012064

Badan Pusat Statistik Indonesia. (2024). Statistik Kelapa Sawit Indonesia 2023. Badan Pusat Stastik,17,85.https://www.bps.go.id/id/publication/2024/11/29/d5dcb42ab730df1be4339c34/statistik-kelapa-sawit-indonesia-2023.html

Banjarnahor, S. M. (2022). UNTUK MENGHAMBAT PERTUMBUHAN GULMA PADA TANAMAN BAWANG PREI ( Allium Porrum ) Rata-rata Jmlah Populasi Gulma Rata-rata Jumlah Anakan. 2(2), 178–182.

Harsono. (2012). Mulsa Organik : Pengaruhnya terhadap Lingkungan Mikro , Sifat Kimia Tanah dan Keragaan Cabai Merah di Tanah Vertisol Sukoharjo pada Musim Kemarau The Effects of Organic Mulches on Microclimate , Chemical Soil Properties and Performance of Red Chilli in Ve. 3(April), 35–41.

Hutabarat, H. H., Rusmarini, U. K., Yuniasih, B., Agroteknologi, P. S., Pertanian, F., & Yogyakarta, I. (2024). Pengaruh Penggunaan Macam Mulsa dan Berbagai Ketebalan Mulsa terhadap Pertumbuhan Gulma dan Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre Nursery. 2(September), 1103–1109.

Iqbal, R., Aown, M., Raza, S., Valipour, M., Saleem, M. F., Zaheer, M. S., Ahmad, S., Toleikiene, M., Haider, I., Aslam, M. U., & Nazar, M. A. (2020). Potential agricultural and environmental benefits of mulches — a review. 3.

Nuralfya, A. (2021). Pengaruh Ketebalan Mulsa Jerami Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bit ( Beta vulgaris L.) di Dataran Menengah The Effect of Straw Mulch Thickness on Growth and Yield of Beet ( Beta vulgaris L .) in Medium Land. 6(1), 68–76

Sirajuddin, M., & Lasmini, A. (2010). RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS ( Zea mays NITROGEN DAN KETEBALAN MULSA JERAMI Growth and Yield Responses of Sweet Corn ( Zea mays saccharata ) at Various Application Times of Nitrogen Fertilizer and Mulch Thickness. 17(3), 184–191.

Sitohang, M., Mu`in, A., & Noviana, G. (2024). Pengaruh Macam dan Ketebalan Mulsa terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre Nursery dan Pertumbuhan Gulma. Agroforetech, 2(1), 38–41.

Sukmawan, Y., & Riniarti, D. (2020). Respons Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Akibat Pengaturan Bobot Mulsa Tandan Kosong dan Frekuensi Penyiraman. Jurnal Penelitian Kelapa Sawit, 28(3), 159–168. https://doi.org/10.22302/iopri.jur.jpks.v28i3.121

Sukmawan, Y., Riniarti, D., Utoyo, B., & Rifai, A. (2019). Efisiensi Air Pada Pembibitan Utama Kelapa Sawit Melalui Aplikasi Mulsa Organik Dan Pengaturan Volume Penyiraman. Jurnal Pertanian Presisi (Journal of Precision Agriculture), 3(2), 141–154. https://doi.org/10.35760/jpp.2019.v3i2.2331

Sukmawan, Y., Sesar, A. K. R., Parapasan, Y., Riniarti, D., & Utoyo, B. (2018a). Pengaruh Mulsa Organik dan Volume Air Siraman pada BeberapaSifat Kimia Tanah di Pembibitan Utama Kelapa Sawit. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian, 273–279. http://jurnal.polinela.ac.id/index.php/PROSIDING

Suminarti, N. E. (2015). PENGARUH TINGKAT KETEBALAN MULSA JERAMI PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TALAS ( Colocasia esculenta ( L .) Schott var . Antiquorum ) EFFECT OF STRAW MULCH THICKNESS ON GROWTH AND YIELD OF TARO ( Colocasia esculenta ( L .) Schott var . Antiquorum ). 2(2), 1–13.

Zhang, J., Fu, G., Jin, Z., Chi, L., Xu, G., & Yue, D. (2022). Optimization of Organic Mulches Thickness Improves Soil Moisture Retention under Controlled Conditions. Phyton-International Journal of Experimental Botany, 91(4), 841–857. https://doi.org/10.32604/phyton.2022.017938

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31

Cara Mengutip

Prayoga, R., Wirianata, H., & Mu’in, A. (2026). Pengaruh Macam dan Ketebalan Lapisan Mulsa Organik terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Main Nursery. AGROFORETECH, 4(1), 208–215. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2442

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 > >>