Faktor-Faktor yang Memengaruhi Jumlah Permintaan Kunjungan dan Nilai Ekonomi Ekowisata Gunung Api Purba di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Penulis

  • Weliga Marwah Hanna' Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Sugeng Wahyudiono Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Yuslinawari Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Gunung Api Purba, Jumlah Kunjungan, Nilai Ekonomi

Abstrak

Ekowisata memiliki peran penting dalam mendukung konservasi lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Salah satu destinasi yang berkembang pesat adalah Gunung Api Purba Nglanggeran di Kabupaten Gunungkidul, yang menarik banyak wisatawan setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi jumlah kunjungan serta memperkirakan nilai ekonomi objek wisata Gunung Api Purba Nglanggeran. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan penerapan Metode Biaya Perjalanan (Travel Cost Method / TCM) untuk menilai nilai ekonomi objek wisata tersebut. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi terhadap 45 responden yang dipilih secara accidental sampling. Variabel independen meliputi biaya akomodasi, akses jalan, umur, pendidikan terakhir, pendapatan, jenis kelamin, pekerjaan, kendaraan, tujuan kunjungan, informasi, kesesuaian, rekan, durasi, fasilitas, pelayanan, dan kebersihan, sedangkan variabel dependen adalah jumlah permintaan kunjungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses jalan, pendapatan pengunjung, ketersediaan informasi, dan fasilitas secara signifikan memengaruhi jumlah kunjungan, dengan pendapatan menjadi faktor yang paling berpengaruh. Surplus konsumen per kunjungan di Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran tercatat sebesar Rp434.177,70, dengan total kunjungan tahunan sebanyak 46.486 orang. Hal ini menghasilkan nilai ekonomi keseluruhan sebesar Rp20.183.184.609,48 per tahun, mencerminkan kontribusi signifikan ekowisata terhadap perekonomian lokal.

Referensi

Butarbutar, R. R. (2021). Ekowisata dalam Perspektif Ekologi dan Konservasi (N. Rismawati (ed.)). Widina Bhakti Persada Bandung.

Dzulkifli, M., Prasetyo, A. Y., & Sucipto. (2022). Peningkatan Kapasitas Kemampuan Bahasa Inggris Bagi Pemandu Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran. Literasi Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi, 2(2), 998–1003. https://doi.org/10.58466/literasi.v2i2.1139

Iba, Z., & Wardhana, A. (2024). Analisis Regresi dan Analisis Jalur untuk Riset Bisnis Menggunakan SPSS dan SMART-PLS (M. Pradana (ed.); Nomor July). CV. Eureka Media Aksara. http://fe.unisma.ac.id/MATERI AJAR DOSEN/EKOMETRIK/AriRiz/MA Uji Normalitas.pdf%0Ahttps://adalah.co.id/uji-asumsi-klasik/

Latip, A. (2016). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Permintaan Kunjungan Dan Nilai Ekonomi Ekowisata Mangrove Beejay Bakau Resort Di Kota Probolinggo Jawa Timur. Universitas Brawijaya.

Puspitasari, D., & Affianto, A. (2024). Penaksiran Nilai Ekonomi Ekowisata Beiji Park di Kabupaten Pacitan dengan Metode Biaya Perjalanan. Jurnal Universitas Gadjah Mada.

Rojana, A. R. F., & Muhsoni, F. F. (2021). Analisis Keberlanjutan Ekowisata Bahari Kategori Pantai Pantai Gua Manik dan Benteng Portugis di Kabupaten Jepara. Rekayasa: Journal of Science and Technology, 14(1), 138–143. https://journal.trunojoyo.ac.id/rekayasa/article/view/10798

Sanjaya, A., Wulandari, C., Abidin, Z., Safe’i, R., Setiawan, A., & Dewi, B. S. (2023). Status Keberlanjutan Ekowisata Mangrove Peterongan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. Jurnal Hutan Tropis, 11(4), 448–462. https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/jht/article/view/18194

Saripurnadinata, R. (2022). Strategi Pengembangan Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran Sebagai Penunjang Pertumbuhan Ekonomi di Gunungkidul Yogyakarta. Business and Economic Analysis Journal, 2(2), 61–75. https://doi.org/10.15294/beaj.v2i2.38078

Sugiarto, E., & Palupiningsih, A. (2019). Identifikasi Kearifan Lokal sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Daya Tarik Wisata di Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Jurnal Kepariwisataan, 13(2), 41–58.

Suryajaya, I. P. A. M., & Adikampana, I. M. (2019). Dampak Ekonomi Ekowisata Air Terjun Suranadi Terhadap Masyarakat Lokal Di Desa Jatiluwih. Jurnal Destinasi Pariwisata, 7(2), 315. https://doi.org/10.24843/jdepar.2019.v07.i02.p16

Wahyuningtiyas, L., Huda, S., & Utami, A. F. (2023). Pengembangan Ekowisata Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Panglungan. SEMANGGI : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(02), 63–73. https://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/semanggi/article/view/248

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-29

Cara Mengutip

Hanna’, W. M., Wahyudiono, S., & Yuslinawari. (2025). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Jumlah Permintaan Kunjungan dan Nilai Ekonomi Ekowisata Gunung Api Purba di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. AGROFORETECH, 3(3), 1958–1971. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2113

Terbitan

Bagian

Kehutanan

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 > >>