Uji Efektivitas Aplikasi Pre Emergent Herbisida Menggunakan Drone Sprayer Dibandingkan dengan Penggunaan Knapsack Sprayer
Kata Kunci:
Isoxaflutole, Penyemprotan, Gulma, PersentaseAbstrak
Gulma merupakan tumbuhan yang merugikan atau mengganggu pertumbuhan dari tanaman utama. Kegiatan pengendalian gulma dilakukan pada areal yang telah ditanami tanaman Eucalyptus dan berumur 7 hari. Terdapat dua metode pengaplikasian pengendalian gulma pre emergent yakni secara mekanis (drone sprayer) dan manual (knapsack sprayer). Pengendalian gulma pre emergent saat ini dilakukan dengan metode pengaplikasian mekanis dan manual masih dilakukan uji coba. Penelitian ini untuk dilakukan untuk mengetahui perbandingan efektivitas pengaplikasian penyemprotan menggunakan drone sprayer dan knapsack sprayer. Penelitian ini dilaksanakan di Sektor Teso Timur PT.RAPP. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik systematic random sampling dan parameter yang diamati yaitu penilaian persentase terhadap kematian gulma. Analisis data yang yang digunakan pada penelitian ini adalah uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil yang sangat-sangat signifikan dari efektivitas pengaplikasian penyemprotan mekanis (drone sprayer) yaitu sebesar 99,36%, dan penyemprotan manual (knapsack sprayer) yaitu sebesar 93,83%.
Referensi
Abdullah, P. M. (2015). Living in the world that is fit for habitation : CCI’s ecumenical and religious relationships. In Aswaja Pressindo.
Gerald, B. (2018). A Brief Review of Independent, Dependent and One Sample t-test. International Journal of Applied Mathematics and Theoretical Physics, 4(2), 50. https://doi.org/10.11648/j.ijamtp.20180402.13
Hariyanto, K., Poerwanto, E., & Nur Santoso, P. (2023). Analisis Efektifitas Drone Pada Proses Pemupukan Cair Untuk Meningkatkan Produktivitas Tanaman Pertanian Padi Organik. Vortex, 4(2). https://doi.org/10.28989/vortex.v4i2.1658
Khanifah. (2009). Studi Empiris Mengenal Penerapan Metode Sampling Audit dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Metode Sampling Audit Oleh Auditor Bank Indonesia Semarang. AKSES: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 4(7), 73–87.
Latifah, S. (2004). PERTUMBUHAN DAN HASIL TEGAKAN Eucalyptus grandis DI HUTAN TANAMAN INDUSTRI. 1–11.
Molecular, R. (2013). 1171 Isoxaflutole was scheduled for evaluation as a new compound by 2013 JMPR at the 44 th session of the CCPR ( 2012 ). Isoxaflutole is a synthetic compound of the isoxazole group of chemicals used as an herbicide . The mode of action of isoxaflutole is . 268, 1171–1324.
Rabdi, H. (2013). Evaluasi Pelaksanaan Perizinan Hutan Tanaman Industri (HTI) Di Kabupaten Pelalawan (Studi Kasus PT. Rapp Tahun 2013-2015). Perawatan Ortodontik Yang Dilakukan Oleh Pihak Non Profesional, 53(9), 1689–1699.
Ratnaniningsih, A. T., Suwarno, E., & ... (2014). Potensi Karbon Pada Beberapa Tipe Vegetasi Di Hutan Tanaman Industri (Potential of Carbon for Some Type of Vegetation in the Forest Plantation. Fakultas Pertanian …, 11(2). https://repository.unilak.ac.id/339/%0Ahttps://repository.unilak.ac.id/339/1/1248-Article Text-2278-1-10-20180523 %281%29.pdf
Tapung Hilir Kabupaten Kampar Provinsi Riau, K., & Wirdani, M. (2018). ANALISIS KONFLIK HUTAN TANAMAN INDUSTRI (Studi Kasus Konflik Masyarakat Desa Kota Garo dengan pt. Arara Abadi di CONFLICT ANALYSIS OF INDUSTRIAL PLANTED FORESTS (Case Study Community Conflict of Kota Garo Village With PT. Arara Abadi in Tapung Hilir Distr. 278–291.
Yuliyanto, Kesuma, N. W., & Sinuraya, R. (2017). Efektivitas Dan Efisiensi Penggunaan Knapsack Sprayer Dan Knapsack Motor Pada Penyemprotan Gulma Di Perkebunan Kelapa Sawit. Jurnal Citra Widya Edukasi, 9(1), 80–92.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


