Epidemi Penyakit Busuk Pangkal Batang pada Perkebunan Kelapa Sawit

Penulis

  • Gagas Amri Hafi Program Studi, Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Achmad Himawan Program Studi, Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Muhammad Fajar Sidiq Program Studi, Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Kelapa sawit, ganoderma, busuk pangkal batang

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi gejala yang disebabkan oleh penyakit busuk pangkal batang pada tanaman kelapa sawit dan mengamati tingkat keparahan gejala penyakit busuk pangkal batang pada kelapa sawit yang mencakup gejala dari yang ringan sampai yang parah (tanaman yang tumbang). Penelitian ini dilaksanakan Di PT. Surya Agrolika Reksa, Desa Beringin Jaya, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2026. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling (ditentukan berdasarkan blok tanaman yang memiliki indikasi serangan penyakit), yang terdiri dari 3 blok dengan total sampel setiap blok sebanyak 400 pokok, sehingga seluruhnya diperlukan 400 pkk x 3 blok = 1.200 pkk. Dengan variabel penelitian utama yaitu Insidensi penyakit (%) dan Keparahan penyakit (%) serta variabel pendukung, yaitu: Umur tanaman, Jarak tanam, Sanitasi kebun dan Kondisi lingkungan (kelembapan). Sebagai faktor lain dalam penelitian ini adalah umur tanaman, jenis varietas dan luas areal. Hasil penelitian dianalisis dengan parameter Insidensi Penyakit (IP) dan Keparahan Penyakit. Hasil penelitian menunjukkan dimana tingkat serangan yang terjadi pada H9 mencapai 28% dengan tingkat serangan 14.12% dalam kategori sedang H2 menunjukkan dengan hasil serangan terendah pada tingkat serangan 9.25% dengan intensitas penyakit 18.25% dalam kategori ringan, gejala yang tampak di lapangan antara lain daun yang berubah menjadi kuning, pelepah yang terlihat menggantung, serta tanda-tanda serangan Ganoderma pada beberapa pohon yaitu dengan tumbuh jamur Ganoderma.

Referensi

Hendarjanti, H., & Sukorini, H. (2022). Aplikasi Fungi Mikoriza Arbuskula ( FMA ) pada pembibitan untuk menekan kejadian penyakit busuk pangkal batang kelapa sawit. Menara Perkebunan, 90(2), 119–133. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22302/iribb.jur.mp.v90i2.495

Jazuli, N. A., Kamu, A., Chong, K. P., Gabda, D., Hassan, A., Seman, I. A., & Ho, C. M. (2022). A Review of Factors Affecting Ganoderma Basal Stem Rot Disease Progress in Oil Palm. Plants. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/plants11192462

Nasution, T. D. S., Supriadi, & Damanik, M. M. B. (2016). Survey dan Pemetaan Status Hara K dan C-Organik Pada Lahan Kelapa Sawit yang Terserang Ganoderma di PT. PD PATI Kabupaten Aceh Tamiang. Jurnal Agroekoteknologi, 4(4), 2238–2244. https://doi.org/https://doi.org/10.32734/jaet.v4i4.13439

Priwiratama, H., Prasetyo, A. E., & Susanto, A. (2014). Pengendalian Penyakit Busuk Pangkal Batang Kelapa Sawit secara Kultur Teknis. Jurnal FITOPATOLOGI INDONESIA, 10(51), 1–7. https://doi.org/10.14692/jfi.10.1.1

Purnamasari, M. I., Prihatna, C., Gunawan, A. W., & Suwanto, A. (2012). Isolasi dan Identifikasi Secara Molekuler Ganoderma spp . yang Berasosiasi dengan Penyakit Busuk Pangkal Batang di Kelapa Sawit. Jurnal FITOPATOLOGI INDONESIA, 8, 9–15. https://doi.org/10.14692/jfi.8.1.9

Roswati, Sholihah, I. F., Cahyani, A. A., Siallagan, H., Jamaluddin, A. R., Fitriyanti, N. E., & Najiyati, I. (2026). Epidemiologi dan Pencegahan Penyakit (Wijayantono (ed.)). DIKTI PRESS. https://media.neliti.com/media/publications/737824-epidemiologi-dan-pencegahan-penyakit-f0b1bc4f.pdf?exp=1786049883&kid=1&sig=oya_M66BALbSuBNkEpgnAec8qLY6R5g-M5HmDlB2tA8

Salsabila, A., Ramdan, E. P., Asnur, P., & Hidayat, H. (2022). Survei Penyakit Busuk Pangkal Batang Kelapa Sawit di Kebun Cikasungka , PT Perkebunan Nusantara VIII , Bogor. AGROSAINS, 24(1), 1–5. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.20961/agsjpa.v24i1.56720 Survei

Silalahi, F. T. R., Simatupang, T. M., & Siallagan, M. P. (2020). Biodiesel produced from palm oil in Indonesia : Current status and opportunities. AIMS Energy, 8(December 2019), 81–101. https://doi.org/10.3934/energy.2020.1.81

Susanto, A., Prasetyo, A. E., Priwiratama, H., Wening, S., & Surianto. (2013). Ganoderma boninense Penyebab Penyakit Busuk Batang Atas Kelapa Sawit. Jurnal FITOPATOLOGI, 9(51), 123–126. https://doi.org/10.14692/jfi.9.4.123

Widiastuti, H., Eris, D. D., & Santoso, D. (2016). Potensi fungisida organik untuk pengendalian Ganoderma pada tanaman kelapa sawit. Menara Perkebunan, 84(2), 98–105. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22302/iribb.jur.mp.v84i2.223

Zakaria, L. (2023). Basal Stem Rot of Oil Palm : The Pathogen , Disease Incidence , and Control Methods. PLANT DISEASE FEATURE, March, 603–615. https://doi.org/https://doi.org/10.1094/PDIS-02-22-0358-FE Basal

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-29

Cara Mengutip

Hafi, G. A., Himawan, A., & Sidiq, M. F. (2026). Epidemi Penyakit Busuk Pangkal Batang pada Perkebunan Kelapa Sawit. AGROFORETECH, 4(3), 974–979. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2737

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >> 

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.