Pembuatan Briket Biomassa Berbahan Pelepah Kelapa Sawit dengan Variasi Perekat (Molase, Tapioka, Maizena) dan Perbedaan Konsentrasi
Kata Kunci:
biomassa, briket, jenis perekat, konsentrasi perekat, pelepah kelapa sawitAbstrak
Briket adalah bahan bakar padat yang dibuat dari bahan organik atau limbah biomassa melalui proses pengempaan dengan tekanan tertentu sehingga menghasilkan bentuk yang padat dan mudah digunakan sebagai sumber energi alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis perekat dan konsentrasinya terhadap karakteristik briket biomassa berbahan pelepah kelapa sawit, serta mengetahui korelasinya jenis perekat dan konsentrasinya terhadap karakteristik briket biomassa berbahan pelepah kelapa sawit. Metode yang digunakan dalam peneltian ini ialah Rancangan Blok Lengkap dengan dua faktor yaitu jenis perekat dengan 3 variasi (Molase, Tepung maizena, Tepung Tapioka) dan konsntrasi perekat dengan 3 variasi (10%,15%,20%). Parameter yang dianalisis pada penelitian ini ialah kadar air, kadar abu, kuat tekan, laju pembakaran dan nilai kalor. Hasil penelitian ini ialah jenis perekat berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar abu, kuat tekan dan laju pembakaran, serta konsentrasi perekat juga berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar abu, kuat tekan dan laju pembakaran.
Referensi
Agung, M., Iswara, I., Mustain, A., Mufid, P., Febriana, S., & Hidayati, Y. K. (2024). Studi literatur karakteristik briket dengan perbedaan rasio campuran arang tempurung kelapa dan biomassa lainnya. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 10(9), 56–69. https://doi.org/doi.org/10.33795/distilat.v10i1.4466
Almu, M. A., & Padang, Y. A. (2014). Analisa Nilai Kalor dan Laju Pembakaran pada Briket Campuran Biji Nyamplung (Calophyllm Inophyllum ) dan Abu. Dinamika Teknik Mesin, 4(2), 117–122.
Cholilie, I. A., & Zuari, L. (2021). Pengaruh variasi jenis perekat terhadap kualitas biobriket berbahan serabut dan tandan buah lontar (Borassus flabellifer L.). Agro Bali: Agricultural Journal, 4(3), 391–402. https://doi.org/10.37637/ab.v4i3.774
Fatimah, S., Febriansyar, R. A., & Pawestri, A. K. R. (2023). Characterization of Biobrickets From Coconut Shell and Wood Sawdust. Analit: Analytical and Environmental Chemistry, 8(2), 1–11.
Hasan, A., Wulandari, F. T., & Ningsih, R. V. (2025). Pengaruh Jenis Perekat Terhadap Karakteristik Briket Arang Kaliandra ( Calliandra calothyrsus ). KAPPA JOURNAL: Physics & Physics Education, 9(2), 223–229.
Hidayat, R., Dwityaningsih, R., & Haarjanto, R. (2022). Pembuatan Briket dari Serbuk Kayu dan Daun Jati Kering Menggunakan Molase sebagai Bahan Perekat. Jurnal Rekayasa Bahan Alam Dan Energi Berkelanjutan, 6(2), 14–19.
Kaliyan, N., & Morey, R. V. (2009). Bioresource Technology Natural binders and solid bridge type binding mechanisms in briquettes and pellets made from corn stover and switchgrass. Bioresource Technology, 101(3), 1082–1090. https://doi.org/10.1016/j.biortech.2009.08.064
Pamungkas, A. S., Hanifarianty, S., & Pranata, E. (2022). Kajian variasi komposisi perekat terhadap karakterisasi biobriket kayu karet. Jurnal Penelitian Karet, 40(2), 107–116. https://doi.org/doi.org/10.22302/ppk.jpk.v40i2.844
Pane, J. P., Junary, E., & Herlina, N. (2015). Pengaruh konsentrasi perekat tepung tapioka dan penambahan kapur dalam pembuatan briket arang berbahan baku pelepah aren (Arenga pinnata). Jurnal Teknik Kimia USU, 4(2), 32–38.
Pratama, A. S. C., & Sa’diyah, K. (2022). Pengaruh jenis biomassa terhadap karakteristik asap cair melalui metode pirolisis. Distilat J. Teknol. Separasi, 8(1), 36–44.
Pratiwi, Y., Khasanah, U. N., & Wulandari, K. (2025). Analysis of Binder Material and Concentration on the Combustion Rate of Organic Waste Briquettes in Blitar. Indonesian Journal of Engineering, Science and Technology, 2(2), 104–110. https://jurnal.umla.ac.id/index.php/ijenset/index
Razak, N. A., Akhbar, S., & Alauddin, S. M. (2025). Characterization of the chemical composition of extracted oil palm frond (OPF) fibres using TAPPI standard methods and Wise’s method. Malaysian Journal of Chemical Engineering and Technology, 8(2), 210–222. https://doi.org/10.24191/mjcet.v8i2.8742
Sari, D. A., Sari, M. I., Lestari, D. I., & Prabu, Z. (2026). Pengaruh Temperatur Operasi terhadap Proses Densifikasi Biopelet Serbuk Kayu Karet Tanpa Perekat Menggunakan Pelletizer Screw Conveyor. Chemical Engineering Journal Storage (CEJS), 6(2), 289–305.
Tester, F, R., Karkalas, J., & Qi, X. (2004). Starch—composition, fine structure and architecture. Journal of Cereal Science, 29(2), 151–165. https://doi.org/doi.org/10.1016/j.jcs.2003.12.001
Yudi, A., Yernisa, Y., Sari, F. P., & Rahman, A. (2025). Pengaruh Konsentrasi Perekat Tepung Tapioka Terhadap Mutu Biobriket Pelepah Pinang ( Areca Catechu L .). SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri, 22(1), 1–11.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


