Persepsi Masyarakat terhadap Penetapan Hutan Desa di Tanjung Beulang Kecamatan Tubang Titi Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat

Penulis

  • Teo Andrian Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Sugeng Wahyudiono Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Tatik Suhartati Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

hutan kemasyarakatan, persepsi masyarakat, sosiodemografis

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana persepsi dan harapan masyarakat Desa Tanjung Beulang terhadap rencana penetapan Hutan Desa. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tanjung Beulang, yang terletak di Kecamatan Tubang Titi, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat. Pelaksanaan kegiatan penelitian dijadwalkan pada bulan Mei hingga Juni 2025. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan mengombinasikan analisis deskriptif dalam bentuk kuantitatif dan kualitatif. Dengan metode kualitatif yang berlandaskan pada pandangan postpositivisme untuk menelaah objek dalam situasi nyata atau alami, dengan fokus pada pemahaman mendalam terhadap konteks dan makna.  Hasil yang didapatkan akan dianalisis menggunakan skala penilaian (rating scale), melalui pendekatan ini, setiap variabel yang ingin diteliti dapat diturunkan menjadi sejumlah indikator. Hasil analisis dari populasi 142 KK yang didapatkan 43 KK sampel dengan 30,80% Dusun Batu Bulan dan 29,90% Dusun Santika, menghasilkan persepsi positif terhadap rencana pembangunan Hutan Kemasyarakatan dengan nilai 72,09%. Yang didominasi dari beberapa kategori responden meliputi lansia dengan nilai 83,33%, pengetahuan tinggi dengan nilai 79,17%, kosmopolitan tinggi dengan nilai 80,00%, pendapatan rendah dengan nilai 87,50% dan manfaat tinggi penyuluhan dengan nilai 77,78%. Mayoritas masyarakat berharap agar pembangunan Hutan Kemasyarakatan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi, membuka lapangan kerja lokal, serta mengakui dan melibatkan masyarakat secara aktif dalam pengelolaan hutan.
Mereka juga menginginkan agar hasil hutan non-kayu seperti madu, rotan, dan obat-obatan tradisional dapat dikelola secara berkelanjutan dan tidak dibatasi aksesnya

Referensi

Andini, R. A., & Masrilurrahman, L. L. S. (2023). Persepsi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan Lembah Sempager Pada Blok 3 Desa Gunung Malang Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Silva Samalas, 6(1), 28. https://doi.org/10.33394/jss.v6i1.8545

Badan Pusat Statistik Kabupaten Ketapang. (2024). Kecamatan Tumbang Titi Dalam Angka 2024.https://-doi.org/https://ketapangkab.bps.go.id/-id/publication-/2024/-09//26/bee795015fce02c66da0c778/kecamatan-tumbang-titi-dalam-angka2024-. html

Bisjoe, A. R. H., & Muin, N. (2015). Persepsi dan Harapan Masyarakat terhadap REDD di Hutan Desa Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan. Info Teknis Eboni, 12(1), 13–21.

Depari, F., A., Martunis, & Ryan Moulana. (2020). Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Hutan Kemasyarakatan Di Desa Lubuk Kertang Kecamatan Brandan Barat Kabupaten Langkat. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 5(November), 201–215. https://doi.org/https://doi.org/10.1796-9/jimfp.v5i4.15883

Forest Insights. (2025). Data Hutan dan Deforestasi Indonesia Tahun 2024, Luas Hutan 95,5 Juta Hektare. Redaksi. https://forestinsights.id/data-hutan-dan-deforestasi-indonesia-tahun-2024-luas-hutan-955-juta-hektare. Dikutip dari siaran pers Kemenhut,berada di dalam kawasan hutan.

Putri, A. R., Widhanarto, G. O., & Rifanjani, S. (2025). Jurnal Lingkungan Hutan Tropis. Jurnal Lingkungan Hutan Tropis, 4(1), 98–112. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jlht/article/view/61820/75676596218

Sugiyono. (2019). Metode Kuantitatif & Kualitatif. Alfabeta, cv.

Suhartati, T., Purwanto, R. H., Setyarso, A. & Sumardi. (2019). Karakteristik Petani Yang Mendorong Motivasi Dalam Mengelola Hutan Rakyat Di Desa Semoyo Kecamatan Patuk Kabupaten Gunungkidul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Talenta Conference Series: Agricultural and Natural Resources (ANR), 2(1), 80–87. https://doi.org/10.32734/anr.v2i1.577

Suhartati, T., Purwanto, R. H., Setyarso, A., & Sumardi, S. (2021). Karakteristik Pengelolaan Hutan Rakyat Dalam Perspektif Sistem (Studi di Desa Semoyo Kabupaten Gunung Kidul). Jurnal Hutan Tropis, 9(3), 355. https://doi.org/10.20527/jht.v9i3.12336

World Agroforestry Centre. (2019). Hutan Desa di Kalimantan Barat. 58.

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-29

Cara Mengutip

Andrian, T., Wahyudiono, S., & Suhartati, T. (2025). Persepsi Masyarakat terhadap Penetapan Hutan Desa di Tanjung Beulang Kecamatan Tubang Titi Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat. AGROFORETECH, 3(3), 1872–1878. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2218

Terbitan

Bagian

Kehutanan

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 > >>