Pengaruh Trichoderma dan Macam Bahan Organik terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery

Penulis

  • Muarif Dwi Kurniawan Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Elisabeth Nanik Kristalisasi Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Achmad Himawan Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

trichoderma, cocopeat, ampas tahu, serbuk gergaji, main nursery

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini mengetahui dosis Trichoderma serta macam bahan organik pada pertumbuhan bibit di main nursery. Lokasi penelitian di KP-2 Instiper Yogyakarta dari Maret s/d Mei 2025. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen faktorial yang terdiri dari dua faktor dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pertama adalah Trichoderma dengan dosis yang berbeda (0, 10, 20, dan 30 g per bibit). Faktor kedua macam bahan organik (cocopeat, ampas tahu, dan serbuk gergaji) yang dicampur pada media tanam, dengan setiap perlakuan dilakukan sebanyak empat kali. Hasil penelitian diolah dengan metode Analisis of Varians (ANOVA) pada taraf 5%. Jika ada perbedaan signifikan, diuji menggunakan DMRT 5%. Hasil analisis menunjukan terdapat interaksi nyata antara dosis Trichoderma dan macam bahan organik pada panjang akar bibit kelapa sawit di main nursery, kombinasi terbaik adalah dosis Trichoderma 20 g dan ampas tahu. Dosis Trichoderma 20 g merupakan dosis terbaik yang berpengaruh terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery. Macam bahan organik ampas tahu memberikan dampak terbaik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery.

Referensi

Ali, M. R., Rusmarini, U. K., & Setyowati, E. R. (2017). Pengaruh Macam Zat Pemacu Pertumbuhan dan Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Awal Bibit Kelapa Sawit di Pre Nursery. Jurnal Agromast, Vol.2, No. 1(1).

Alvin, M., Razali, Sijabat, O. S., & Nadhira, A. (2023). Respon Pertumbuhan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Terhadap Pemberian Jamur Trichoderma dan Pupuk NPK di Pre Nursery. https://doi.org/ 10.36490/ agri.v6i2.930

Amiroh, A., Aminuddin, M. I., & Ardiansah, R. (2020). Respon Pemberian Macam Dosis dan Interval Waktu Apliksasi Trichoderma sp. Terhadap Produksi Tanaman Kedelai (Glycine Max L.). Agroradix : Jurnal Ilmu Pertanian, 4(1), 6–14. https://doi.org/10.52166/agroteknologi.v4i1.2104

Krisman, puspita, F., & Saputra, S. I. (2016). Pemberian Beberapa Dosis Trichokompos Ampas Tahu Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) di Pembibitan Utama. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau, 3, no. 1, 18 Feb. 2016, hlm. 1-14.

Likur, A. A. A., Talahaturuson, A., & Rumahlewang, W. (2016). Pertumbuhan Agens Hayati Trichoderma Harzianum Dengan Berbagai Tingkat Dosis pada Beberapa Jenis Kompos. Jurnal Budidaya Pertanian, Vol. 12(2): 89-94 Th. 2016 ISSN: 1858-4322.

Lukita, S. Y., Rahayu, E., & Parwati, W. D. U. (2023). Pengaruh Aplikasi Cocopeat pada Media Tanam dan Penyiraman Air Leri terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Pre Nursery. Agroforetech, Vol 1.

Masyhura, M., Rangkuti, K., (2019). Pemanfaatan Limbah Ampas Tahu Dalam Upaya Diversifikasi Pangan. Agrintech: Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, 2(2), 52–54. https://doi.org/ 10.30596/ agrintech.v2i2.3660

Panjaitan, A. M. (2020). Pengaruh Bokashi Ampas Tahu dan NPK 16:16:16 Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Pembibitan Utama (Main Nursery).

Pardosi, B. F. H., Astuti, Y. T. M., & Himawan, A. (2018). Pengaruh Macam dan Dosis Kompos Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre Nursery. Jurnal Agromast, Vol.3, No.1.

Rahhutami, R., Handini, A. S., & Astutik, D. (2021). Respons Pertumbuhan Pakcoy Terhadap Asam Humat dan Trichoderma Dalam Media Tanam Pelepah Kelapa Sawit. Kultivasi, 20(2). https://doi.org/10.24198/kultivasi.v20i2. 32601

Ridwan, M., Ginting, E. P., & Harahap, B. (2019). Pemanfaatan Ampas Tahu Sebagai Bahan Alternatif Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.). Jurnal Pertanian Tropika.

Setyorini, D. A. (2019). Pengaruh Berbagai Kotoran Ternak Terhadap Proses Pengomposan dan Kualitas Kompos dari Serabut Kelapa. Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya.

Sinaga, M. A. H., Himawan, A., & Kristalisasi, E. N. (2023). Pengaruh Jamur Trichoderma dan Pupuk Kandang Sapi terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre Nursery. Agroista : Jurnal Agroteknologi, 6(2), 144–150. https://doi.org/10.55180/agi.v6i2.316

Suryanto, T., Sari, V. I., & Damar, R. F. (2023). Growth Response Of Oil Palm Nursery (Elaeis guineensis jacq) To The Aplication Of Trichoderma And Inundation System. Agrohita Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Vol. 8 No. 2(2).

Virgiawan, Y. G., Andayani, N., & Kautsar, V. (2023). Pengaruh Dosis Pupuk P Terhadap Pertumbuhan Bibit Turnera subulata pada Jenis Tanah yang Berbeda.

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-22

Cara Mengutip

Kurniawan, M. D., Kristalisasi, E. N., & Himawan, A. (2025). Pengaruh Trichoderma dan Macam Bahan Organik terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery. AGROFORETECH, 3(3), 1511–1516. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2156

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 > >>