Studi Perubahan Penggunaan Lahan Kawasan Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis

Penulis

  • Mitsni Nuraeni Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Sugeng Wahyudiono Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Didik Surya Hadi Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Perubahan penggunaan lahan, pantai glagah, change detection analysis, Google Earth Pro

Abstrak

Perubahan penggunaan lahan terjadi karena pembangunan infrastruktur dan pengembangan pariwisata yang mengkonversi vegetasi alami menjadi area terbangun. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kondisi lahan dan seberapa besar perubahan kawasan Pantai Glagah pada tahun 2018 dan 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif spasial temporal, pendekatan change detection analysis. Metode klasifikasi citra dilakukan secara supervised classification menggunakan support vector machine. Pendekatan change detection analysis adalah analisis kuantitatif yang bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan pada permukaan fenomena atau objek selama dua periode waktu yang berbeda. Citra yang digunakan adalah Google Earth Pro tahun 2018 dan 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan terbesar terjadi pada kategori lahan kosong (+8,14 ha), bangunan (+6,69 ha) dan badan air yang relatif stabil dengan peningkatan luasan (+0,51). Penurunan terbesar terjadi pada tambak udang (­10,36 ha) dan vegetasi (-4,97 ha). Alih fungsi terbesar yang teridentifikasi adalah vegetasi menjadi lahan kosong seluas 11,63 ha dan tambak udang menjadi lahan kosong seluas 10,03 ha. Nilai kappa pada tahun 2018 sebesar 74% dan nilai kappa pada tahun 2025 sebesar 90%. Keduanya menunjukkan kesesuaian antara interpretasi citra dan ground check.

Referensi

Khelifi, L., & Mignotte, M. A. X. (2020). Deep Learning for Change Detection in Remote Sensing Images : Comprehensive Review and Meta-Analysis. 8(Cd).

Kusumaningrat, et al. (2017). Analisis Perubahan Penggunaan dan Pemanfaatan Lahan tahun 2009 dan 2017 (Studi kasus : Kabupaten Boyolali) Merpati. Jurnal Geodesi Undip Jurnal Geodesi Undip, 6(4), 443–452.

Novianti, T. C. (2021). Geografi Klasifikasi Landsat 8 Oli Untuk Tutupan Lahan Di Kota Palembang. Jurnal Swarnabhumi, 6(1), 75–85.

Nugraha, S. W. (2019). Wajah Pantai Glagah Bakal Berubah Total. 23 Januari 2019 21:26 WIB.

Pradono, K. A., & Wibowo, A. (2024). Prediksi Pertumbuhan Penduduk dengan Google Earth Pro Studi Kasus Kelurahan Madyopuro Kota Malang. Jurnal Spatial Wahana Komunikasi Dan Informasi Geografi, 24(2), 132–139.

Rahmanto, Y., & Hotijah, S. (2020). Perancangan Sistem Informasi Geografis Kebudayaan Lampung Berbasis Mobile. 1(3), 19–25.

Rwanga, S. S., & Ndambuki, J. M. (2017). Accuracy Assessment of Land Use/Land Cover Classification Using Remote Sensing and GIS. International Journal of Geosciences, 08(04), 611–622.

Santoso, H., Hasugian, A. H., & Nasution, Y. R. (2019). Aplikasi Deteksi Perubahan Wilayah dengan Menggunakan Metode Post-Classification. Jurnal Armada Informatika, 3(1), 90–104.

Tandirerung, W. Y. (2020). Analisis Perubahan Penggunaan Lahan di Sub DAS Jenalata, DAS Jeneberang Tahun 2003, 2008, dan 2013. Journal GEEJ, 7(2), 39–44.

Wahyudiono, S., & Kurniawan, Y. A. (2016). Analisis Kesesuaian Lahan Tanaman Gaharu (Aquilaria malaccensis) dengan Sistem Informasi Geografi. Jurnal Wana Tropika, 6(2), 13–22.

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-29

Cara Mengutip

Nuraeni, M., Wahyudiono, S., & Surya Hadi, D. (2025). Studi Perubahan Penggunaan Lahan Kawasan Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis. AGROFORETECH, 3(3), 1998–2007. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2114

Terbitan

Bagian

Kehutanan

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 > >>