Pengaruh Perlakuan Fungisida dan Konsentrasi Monosodium Glutamat Terhadap Penyakit Bercak Daun (Culvularia sp) di Pembibitan Main Nursery

Penulis

  • Prima Anggono Rezky Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Herry Wirianata Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Achmad Himawan Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Fungisida, Monosodium Glutamat, Curvularia sp, Main-nursery

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh penggunaan fungisida Amistratop dan berbagai konsentrasi monosodium glutamat (MSG) terhadap penyakit bercak daun yang dikarenakan oleh Curvularia sp. pada pembibitan utama (main nursery) kelapa sawit. Percobaan dilaksanakan dengan mengimplementasikan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor, yaitu fungisida Amistratop dan empat konsentrasi MSG (kontroll, 2 %, 2,5 %, dan 3 %). Hasil penelitian mengindikasikan bahwa tanpa penggunaan MSG menunjukkan adanya pengaruh positif terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pembibitan utama. Permberian fungisida difenokonazol + MSG 2,5 % adalah yang paling efektif dalam menekan intensitas penyakit bercak daun (Curvularia sp.).

Referensi

Agitaria, N., Marmaini, & Emilia, I. (2020). Pengaruh Pemberian Monosodium Glutamate Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L.). Jurnal Indobiosains, 2(1), 7–13. Https://Jurnal.Univpgri-Palembang.Ac.Id/Index.Php/Biosains

Defitri, Y. (2015). Identifikasi Patogen Penyebab Penyakit Tanaman Sawit (Elaeis Guineensis Jacq. ) Di Desa Bertam Kecamatan Jambi Luar Kota. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 15(4), 129–133.

Gusmiatun, Aminah, R. I. S., & Wibowo, A. (2020). Efektivitas Pemberian Monosodium Glutamat (Msg) Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea Brasiliensis Muell. Arg) Asal Stum Mata Tidur Di Polybag. Klorofil, 15(2), 91–95.

Hakim, M., Adiwijaya, Moch. S., & Darwis, T. (2018). “Praktik Pertanian Yang Baik : Kelapa Sawit” (1st Ed., Vol. 1). Institut Informatika Nasional (Nii).

Irham, W. H., Saragih, S. W., Bobby Febrianto, E., Yazid, A., Haholongan, R., Maulana, A., & Damanik, R. (2023). Strategi Penanganan Bercak Daun Curvularia Sp. Pada Pembibitan Kelapa Sawit Di Indonesia. Agro Estate Jurnal Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit Dan Karet, 7(2), 11–20.

Pahan, I. (2015). Panduan Teknis Budidaya Kelapa Sawit (1st Ed., Vol. 1). Niaga Swadaya.

Priwiratama, H., Prasetyo, A. E., Susanto, A., & Sujadi. (2017). Gejala,Faktor Dan Pencetus Penanganan Bercak Daun Curvularia Dan Antraknosa Di Pembibitan Kelapa Sawit (1st Ed., Vol. 23). Warta Ppks.

Sari, E. M., Suwirmen, & Noli, Z. A. (2014). Pengaruh Penggunaan Fungisida (Dithane M-45) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea Mays L.) Dan Kepadatan Spora Fungi Mikoriza Arbuskula (Fma). Jurnal Biologi Universitas Andalas (J. Bio. Ua.), 3(3), 188–194.

Setiawan, M. D., & Tyasmoro, S. Y. (2020). Pengaruh Penggunaan Monosodium Glutamat (Msg) Dan Pupuk Majemuk Npk Terhadap Kubis Bunga (Brassica Oleracea Var. Botritys L.) The Effect Of The Use Of Mnosodium Glutamate (Msg) And Npk Compound Fertilizer On Cauliflower (Brassica Oleracea Var. Botritys L.). Jurnal Produksi Tanaman, 8(10), 981–988.

Susanto, A., & Prasetyo, A. (2013). Respons Curvularia Lunata Penyebab Penyakit Bercak Daun Kelapa Sawit Terhadap Berbagai Fungisida. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 9(6), 165–172. Https://Doi.Org/10.14692/Jfi.9.6.165

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-17

Cara Mengutip

Rezky, P. A., Wirianata, H., & Himawan, A. (2025). Pengaruh Perlakuan Fungisida dan Konsentrasi Monosodium Glutamat Terhadap Penyakit Bercak Daun (Culvularia sp) di Pembibitan Main Nursery. AGROFORETECH, 3(1), 59–63. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1684

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 7 > >>