Perbandingan Efektivitas Metode Stek pada Pertumbuhan Tanaman Eucalyptus pellita CEP 0111 di Rooting House Area

Penulis

  • Fedro Lawrenzo Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Suprih Wijayani Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Rawana Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Eucalyptus pellita klon CEP 0111, Stek, Mini Cutting, Apikal, Semi-apikal

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas perlakuan stek pucuk dengan beberapa metode stek pada tanaman Eucalyptus pellita klon CEP 0111 di lakukan di rooting house area. Penelitian ini merupakan faktor tunggal yang terdiri dari 3 aras yaitu: mini cutting (panjang stek 6-9 cm dan daun tidak dipotong), semi apikal (panjang 6-9 cm dan daun dipotong), dan apikal (9-12 cm dan daun dipotong) yang disusun dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang diulang 4 kali dengan ulangannya berupa tray, masing masing tray berisi 96 sampel sehingga diperlukan 1.152 sampel. Parameter pertumbuhan yang digunakan adalah pertumbuhan tinggi (cm), pertambahan daun (helai), mortalitas (%), dan jumlah akar primer. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pertumbuhan tinggi paling bagus adalah pada mini cutting, pertambahan daun terbanyak adalah mini cutting, jumlah akar primer terbanyak adalah mini cutting dan terdapat kecenderungan mortalitas paling rendah adalah pada apikal.

Referensi

Darwo, D., & Yeny, I. (2018). Penggunaan Media, Bahan Stek, Dan Zat Pengatur Tumbuh Terhadap Keberhasilan Stek Masoyi (Cryptocarya massoy (Oken) Kosterm). Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 15(1), 43–55. https://doi.org/10.20886/jpht.2018.15.1.43-55

Deviani, M., Elis, D., & Gusniwati, K. (2020). Pembiakan Tanaman Secara Vegetatif.

Rahayu, D., Hardiansyah, G., & Widhanarto, G. O. (n.d.). Potensi Biomassa Dan Karbon Pada Hutan Tanaman Eucalyptus pellita PT. FINNANTARA INTIGA KABUPATEN SINTANG.

Rawana. (2022). Pengaruh Jenis Dan Konsentrasi Hormon Pada Stek Batang Excoecaria Agallocha. Jurnal Hutan Tropis (Vol. 10, Issue 3). Cetak.

River, O. :, Simatupang, W. B., Mahakam, I., Aji, L., Dwi, D., & Rini, S. (2020). Pengaruh Bahan Asal Stek Dan Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Nilam (Pogostemon cablin Benth). Jurnal Silva Samalas|, 1(1).

Sulichantini, E. D. (2016). Growth of Eucalyptus pellita F Muell at Land by Using Propagation from Seed with Methods by Using Seeds, Cuttings And Tissue Culture. ZIRAA’AH, 41(2), 269–275.

Utami, N., Himawati, S., Pangesti Handayani, D., Surachman, M., Tanjung, A., Juwartina Ida Royani Pusat Teknologi Produksi Pertanian BPPT, dan, & Selatan -Banten, T. (2020). Keberhasilan Stek Tanaman Lamtoro Varietas Tarramba (Leucaena leucocephala cv. Tarramba) Karena Pengaruh Umur Fisiologis Dan Zat Pengatur Tumbuh. Pastura, 10(1), 42–45.

Wafia, K., Karno, K., & Kusmiyati, F. (2021). Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi Indole-3-Butyric Acid (IBA) dan Lama Perendaman terhadap Pertumbuhan Stek Batang Timi (Thymus vulgaris L.). Agrosains : Jurnal Penelitian Agronomi, 23(1), 19. https://doi.org/10.20961/agsjpa.v23i1.44802

Wahyuni, H., & Suranto, S. (2021). Dampak Deforestasi Hutan Skala Besar terhadap Pemanasan Global di Indonesia. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 6(1), 148–162. https://doi.org/10.14710/jiip.v6i1.10083

Yudistira, P., Karuniasa, M., & Wardhana, Y. M. A. (2019). Model Pengelolaan Eucalyptus pellita pada Hutan Industri Berkelanjutan. JURNAL SELULOSA, 9(01), 33. https://doi.org/10.25269/jsel.v9i01.269

Unduhan

Diterbitkan

2024-03-25

Cara Mengutip

Lawrenzo, F., Wijayani, S., & Rawana. (2024). Perbandingan Efektivitas Metode Stek pada Pertumbuhan Tanaman Eucalyptus pellita CEP 0111 di Rooting House Area. AGROFORETECH, 2(1), 497–503. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1178

Terbitan

Bagian

Kehutanan

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 > >>