Aplikasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) dengan Tambahan Pupuk Daun pada Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Main Nursery
Kata Kunci:
pgpr, pupuk daun, kelapa sawit, main nursery, pertumbuhan bibitAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan pupuk daun terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit fase main nursery, serta melihat kemungkinan adanya interaksi antara keduanya. Penelitian dialksanakan selama tiga bulan di Kebun Penelitian dan Pendidikan (KP2) Instiper Yogyakarta menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua faktor, yaitu konsentrasi PGPR (0, 50, 100 dan 150 ml/tanaman) diaplikasikan secara berselang-selang sampai dengan minggu ke 14 setelah pindah tanam dari pre nursery ke main nursery, dimulai dari minggu ke 2, 4, 6, 8, 10, 12 minggu dan konsentrasi pupuk daun (0, 3, dan 5 g/l) secara berselang-selang sampai dengan minggu ke 13 setelah pindah tanam dari pre nursery ke main nursery, dimulai dari minggu ke 3, 5, 7, 9, 11, dan 13 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi nyata antara pemberian PGPR dan pupuk daun terhadap seluruh paramater pertumbuhan tanaman, meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang. Pemberian PGPR berpengaruh nyata terhadap berat kering akar, berat kering tajuk, dan jumlah stomata, dengan hasil tertinggi pada dosis 100 ml/tanaman. Pupuk daun tidak memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan. Hasil analisis tanah menunjukkan adanya penurunan nilai kapasitas kation (KTK) setelah peneltiian, yang mengindikasikan terjadinya penyerapan unsur hara oleh tanaman selama proses pertumbuhan. Penelitian ini menunjukkan bawa PGPR lebih berperan dalam meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit terutama melalui peningkatan sistem perakaran dan efisiensi penyerapan hara.
Referensi
Farrasati, R., Pradiko, I., Rahutomo, S., & Ginting, E. N. (2021). Review: Pemupukan melalui tanah serta daun dan kemungkinan mekanismenya pada tanaman kelapa sawit. Warta Pusat Penelitian Kelapa Sawit (Warta PPKS), 26(1), 7–19. DOI:10.22302/iopri.war.warta.v26i1.41
Handayanto, E., Muddarisna, N., & Fiqri, A. (2017). Pengelolaan Kesuburan Tanah. Universitas Brawijaya Press.
Haryadi, D., Yetti, H., & Yoseva, S. (2015). Pengaruh Pemberian Beberapa Jenis Pupuk Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kailan (Brassica Alboglabra L.). Jom Faperta, 2(2), 1–10.
Imran, M., & Mardaleni. (2025). Penggunaan POC paitan (Thitonia diversifolia L.) dan pupuk Gandasil D pada budidaya sawi hijau (Brassica juncea L.) secara hidroponik. Jurnal Dinamika Pertanian, 41(3), 337–348.https://doi.org/10.25299/dp.2025.vol41(3).27370
Jannah, M., Jannah, R., & Fahrunsyah. (2022). Kajian literatur: Penggunaan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) untuk meningkatkan pertumbuhan dan mengurangi pemakaian pupuk anorganik pada tanaman pertanian. Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab, 5(1), 41–49. https://doi.org/10.35941/jatl.5.1.2022.7940.41-49
Kristalisasi, E. N., Rusmarini, U. K., & Perwana, R. G. (2023). Pengaruh Dosis Pgpr Dan Lcpks Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Di Pembibitan Awal. Jurnal Pertanian Agros, 24(2). Https://Doi.Org/10.37159/Jpa.V24i2.1949
Lubis, E. I. J., Himawan, A., & Noviyanto, A. (2025). Pengaruh PGPR yang Berasal dari Rhizosfer Jenis Bambu yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Main Nursery pada Tanah Gambut dan Mineral. Agroforetech, 3(4), 2039–2047.https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2315
Manurung, F. S., Nurchayati, Y., & Setiari, N. (2020). Pengaruh Pupuk Daun Gandasil D Terhadap Pertumbuhan, Kandungan Klorofil Dan Karotenoid Tanaman Bayam Merah (Alternanthera Amoena Voss.). In Jurnal Biologi Tropika, Mei (Vol. 3, Issue 1). Http://Ejournal2.Undip.Ac.Id/Index.Php/Jbt
Muflihani, A. R., Mulyasari, G., Yuliarso, M. Z., & Sulistyowati, E. (2024). Analisis Sistem Agribisnis Pada Tanaman Kelapa Sawit Rakyat: Analysis Of Agribusiness Systems In Smallholder Palm Oil Plantations. Jurnal: Agricultural Review, 3(2), 82–95.DOI:10.37195/arview.v3i2.1084
Nugroho, M. H., Suryanti, S., & Umami, A. (2022). Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Main Nursery Pada Kondisi Cekaman Kekeringan Dengan Pemberian Plant Growth Promoting Rhizobacteria Dan Mikoriza Vesikula Arbuskula. Vegetalika, 11(2). Https://Doi.Org/10.22146/Veg.64783
Nurcahyo, N. E., & Ariani, E. (2017). Pengaruh Pupuk Gandasil-D Dan Berbagai Limbah Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Di Pembibitan Utama. . Jom Faperta, 4(1), 1–13.
Peniwiratri, L., Saidi, D., & Nurrokhmah, S. (2023). Respon Nitrogen Phosphor Kalium Tersedia Latosol Dan Pertumbuhan Kedelai Dengan Pemberian Zeolit Dan Pupuk Npk. Jurnal Pertanian Agros, 25(1), 564–573. DOI: http://dx.doi.org/10.37159/jpa.v25i1.2433
Walida, H., Azis, B., Triyanto, Y., & Suhendra, D. (2018). Isolasi bakteri Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) lokal dari endofit akar tanaman kelapa sawit dan uji antagonis terhadap penyakit jamur akar putih. Jurnal Agroplasma (STIPER) Labuhanbatu, 5(2), 1–8.
Wigena, I. G. P., Sudrajat, & Siregar, H. (2018). Pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Dengan Pendekatan Model Dinamis (R. Pambudy (Ed.); 1st Ed., Vol. 1). Ide Media Pustaka Utama.
Winarso, S. (2021). Kesuburan Tanah: Dasar Kesehatan Dan Kualitas Tanah. Gadjah Mada University Press.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


