Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre-Nursery terhadap Pemberian Biourin Kambing pada Berbagai Jenis Tanah
Kata Kunci:
biourin kambing, jenis tanah, volume akarAbstrak
Kelapa sawit (Elaeis guinensis jacq) merupakan salah satu jenis palm yang memproduksi minyak untuk kepentingan bisnis. Selain berfungsi sebagai minyak untuk makanan seperti margarin, minyak sawit juga dimanfaatkan dalam industri sabun, lilin, pembuatan lembaran timah, serta produk kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antar biourin kambing dan jenis tanah serta untuk mengetahui dosis biourin kambing dan jenis tanah yang paling baik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Penelitian ini dilakukan di kebun Pendidikan dan Penelitian (KP2) Institut Pertanian STIPER yang terletak di desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini dilaksanakan pada 05 Januari 2025 hingga 05 April 2026. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama pemberian dosis Biourine kambing (D), yang terdiri dari 4 Dosis yaitu 150 ml/tanaman (D1), 175 ml/tanaman (D2), 200 ml/tanaman (D0), NPK 2,25 g/tanaman (kontrol). Faktor kedua adalah jenis tanah (T) yang terdiri dari 3 jenis yaitu tanah Regosol (T1), Latosol (T2) dan Grumusol (T3). Dari kedua faktor tersebut diperoleh 4x3=12 kombinasi perlakuan, setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan tiap ulangan menggunakan 2 sampel tanaman. sehingga jumlah tanaman yang dibutuhkan dalam penelitian adalah 12 x 3 x 2 = 72 Bibit. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan sidik ragam atau analist of variance (anova) dan apabila pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada jenjang nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan Pemberian biourin kambing memberikan pengaruh nyata pada parameter volume akar tanaman. Perlakuan tanpa tambahan (D0) menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dosis lainnya dan Jenis tanah Latosol (T2) menunjukan kondisi tanah terbaik pada semua parameter tanaman jika dibandingkan dengan Regosol (T1) dan Grumusol (T3).
Referensi
Cemda, A. R., & Barus, W. A. (2020). The character of palm oil seedlings growth at pre nursery by application of bio-urine of goat. Wahana Inovasi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UISU, 9(2)
Hamid, A., Linda, R., & Mukarlina. (2020). Pertumbuhan kedelai (Glycine max [L.] Merrill) varietas Anjasmoro dengan pemberian biourin kambing (Capra aegagrus hircus). Protobiont, 9(1), 65–72. https://doi.org/10.26418/protobiont.v9i1.40677
Harahap, A. F. M., Ginting, C., & Kautsar, V. (2025). Pengaruh Jenis Tanah dan Bahan Pembenah Tanah pada Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre Nursery . AGROFORETECH, 3(1), 157–162. https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1788
Hardiatmi, J. M. S., & Patola, E. (2013). Uji dosis pupuk kandang dan dosis pupuk KCl terhadap produktivitas kacang tanah (Arachis hypogaea L.) pada tanah Grumusol. Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian, 11(1), 1–11. https://doi.org/10.33061/innofarm.v11i1.619
Marta, W., Kautsar, V., & Putra, D. P. (2026). Perbandingan karakteristik sifat fisik dan kimia pada tanah mineral dan gambut di perkebunan kelapa sawit PT. Golden Blossom Sumatra. AGROFORETECH, 4(1), 160–168.
Nurizki, I., Rochmiyati, S. M., & Noviana, G. (2024). Pengaruh Macam Kompos By Product Kebun Kelapa Sawit pada Beberapa Jenis Tanah yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre Nursery. AGROISTA : Jurnal Agroteknologi, 8(2), 82–88. https://doi.org/10.55180/agi.v8i2.1263
Rohmat, A., Kristalisasi, E. N., & Setyawati, E. R. (2022). Pengaruh komposisi trichokompos dengan abu janjang pada jenis tanah Regosol dan Latosol terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery.
Sakti, E. P., & Rosmawaty, T. (2022). Aplikasi Urine Kambing dan Pupuk Urea terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada Media Gambut di Main Nursery Application of Goat Urine and Urea Fertilizer to The Growth of Oil Palm (Elaeis guineensis Jacq.) Growth on Peat Media in Main Nursery. In Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur (Vol. 2, Number 2). https://doi.org/10.25299/jaaa.2022.11265
Salem, A. Pauliz Hastuti, P. B., & Rusmarini, U. K. (2016). PENGARUH PERBEDAAN JENIS TANAH (REGOSOL DAN LATOSOL) DAN APLIKASI PUPUK ORGANIK TERHADAP BIBIT KELAPA SAWIT. In JURNAL AGROMAST (Vol. 1, Number 2). http://journal.instiperjogja.ac.id/index.php/JAI/article/view/321
Stephanus, E., Sinulingga, R., Ginting, J., & Sabrina, T. (2015). Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati Cair dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre Nursery. 3(3), 1219–1225. https://doi.org/10.32734/jaet.v3i3.11012
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


