Efektivitas Land Application Pome terhadap Ketersediaan Unsur Hara dan Hasil Tandan Buah Segar di Lahan Ultisol

Penulis

  • M. Ulil Azmi Sagala Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Valensi Kautsar Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Herry Wirianata Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

POME, LAND APPLICATION, Ultisol

Abstrak

Ultisol dikenal sebagai tanah dengan keterbatasan kesuburan yang ditandai oleh rendahnya kandungan bahan organik serta kemampuan menyediakan unsur hara bagi tanaman, serta kapasitas tukar kation terbatas. Salah satu upaya perbaikan kesuburan tanah adalah melalui pemanfaatan Palm Oil Mill Effluent (POME) menggunakan sistem land application. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh aplikasi POME terhadap ketersediaan unsur hara tanah dan produksi tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. Penelitian dilakukan di PT Bio Inti Agrindo, Merauke, Papua Selatan dengan metode komparatif antara blok POME dan blok kontrol. Parameter yang diamati meliputi pH, C-organik, N-total, P-tersedia, K-dd, kapasitas tukar kation (KTK), kejenuhan basa, serta produksi TBS tahun 2023–2025. Data produksi dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-Test pada taraf nyata 5%. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi POME meningkatkan kandungan C-organik dan N-total tanah, namun tidak meningkatkan P-tersedia, K-dd, dan produksi TBS secara signifikan (p > 0,05).

Referensi

Anwar, Z., Irshad, M., Fareed, I., & Saleem, A. (2015). Characterization and Recycling of Organic Waste after Co-Composting - A Review. Journal of Agricultural Science, 7(4), 70–81. https://doi.org/10.5539/jas.v7n4p68

Balai Penelitian Tanah. (2005). Petunjuk Teknis Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air dan Pupuk. 129–144. https://doi.org/10.30965/9783657766277_011

Ginting, E. N. (2020). Pentingnya bahan organik untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemupukan di perkebunan kelapa sawit. WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 25(3), 139–154. https://doi.org/10.22302/iopri.war.warta.v25i3.38

Hardjowigeno. (2007). Ilmu Tanah. Jakarta: Akademika Pressindo

Lewar, Y. S., & Kahar, A. (2020). PENGARUH TEMPERATUR TERHADAP COD , BOD DAN KELAPA SAWIT DALAM BIOREAKTOR ANAEROBIK THE EFFECT OF TEMPERATURE ON COD , BOD AND VFA ON PALM OIL MILL EFFLUENT TREATMENT IN ANAEROBIC BIOREACTOR. 04(2), 8–14.

Prasetyo, B. H. (2006). Karakteristik, potensi, dan teknologi pengelolaan tanah ultisol untuk pengembangan pertanian lahan kering di indonesia. Jurnal Litbang Pertanian, 39–47.

Priambodo, O. N., & Erdiansyah, N. A. (2024). APLIKASI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT PADA TANAMAN KELAPA SAWIT MENGHASILKAN (Elaeis guineensis). Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian 10(2), 109–119. https://doi.org/10.21111/agrotech.v10i2.12175

Sari, A. R., Langsa, M. H., & Sirampun, A. D. (2019). Pengaruh Pemanfaatan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit Terhadap Sifat Kimia Dan Fisika Tanah Pada Lahan Perkebunan Kelapa Sawit Milik Pt.Pmp Kabupaten Maybrat. Jurnal Natural, 15(2), 46–59. https://doi.org/10.30862/jn.v15i2.125

Syahputra, E. (2015). No Karakteristik Sifat Kimia Sub Grup Tanah Ultisol di Beberapa Wilayah Sumatera UtaraTitle. 4(1), 1796–1803.

Zulkifli, A. (2016). ANALISIS KELAYAKAN POTENSI PEMBANGUNAN PLTBg POME DI WILAYAH PERKEBUNAN SAWIT. X(2), 192–207.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-23

Cara Mengutip

Sagala, M. U. A., Kautsar, V., & Wirianata, H. (2026). Efektivitas Land Application Pome terhadap Ketersediaan Unsur Hara dan Hasil Tandan Buah Segar di Lahan Ultisol. AGROFORETECH, 4(2), 577–581. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2598

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 7 > >>