Analisis Pengaruh Residu Herbisida terhadap Kesehatan Tanah di Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat

Penulis

  • Muhammad Iqbal Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Hangger Gahara Mawandha Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Elisabeth Nanik Kristalisasi Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

herbisida, metil metsulfuron, residu herbisida, kesehatan tanah, kelapa sawit

Abstrak

Penggunaan herbisida merupakan salah satu metode yang umum digunakan dalam pengendalian gulma pada perkebunan kelapa sawit, namun penggunaannya berpotensi meninggalkan residu dalam tanah yang dapat mempengaruhi kesehatan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat residu herbisida metil metsulfuron di tanah perkebunan kelapa sawit rakyat sebelum dan sesudah aplikasi oleh petani serta mengevaluasi pengaruh residu tersebut terhadap beberapa indikator kesehatan tanah. Penelitian dilaksanakan pada perkebunan kelapa sawit rakyat di Kecamatan Bagan Besar, Kota Dumai, Provinsi Riau pada bulan Mei sampai September 2025. Sampel tanah diambil pada empat waktu pengamatan yaitu sebelum aplikasi herbisida (H-1), satu hari setelah aplikasi (H+1), empat belas hari setelah aplikasi (H+14), dan dua puluh delapan hari setelah aplikasi (H+28). Analisis residu herbisida dilakukan menggunakan metode Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) dengan nilai Limit of Detection (LOD) sebesar 0,01 mg/kg. Parameter kesehatan tanah yang dianalisis meliputi tekstur tanah, permeabilitas tanah, pH tanah, C-organik, kapasitas tukar kation (KTK), serta populasi mikroorganisme tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa residu herbisida metil metsulfuron tidak terdeteksi pada seluruh waktu pengamatan hingga 28 hari setelah aplikasi dengan dosis 35 g/ha. Tanah pada lokasi penelitian memiliki tekstur lempung berpasir dengan kandungan pasir 72-74%, debu 17-21%, dan liat 7-8%. Nilai pH tanah relatif stabil pada kisaran 5,21-5,29, sedangkan permeabilitas tanah meningkat dari 7,08 cm/jam sebelum aplikasi menjadi 8,31 cm/jam pada H+28. Kadar C-organik, kapasitas tukar kation, serta populasi mikroorganisme tanah menunjukkan penurunan pada awal waktu pengamatan yang kemudian meningkat kembali hingga mendekati kondisi awal pada akhir waktu pengamatan. Secara umum, aplikasi herbisida metil metsulfuron dengan dosis 35 g/ha tidak menunjukkan adanya residu yang terdeteksi di dalam tanah serta tidak mengindikasikan gangguan terhadap indikator kesehatan tanah selama periode pengamatan.

Referensi

Bünemann, E. K., Bongiorno, G., Bai, Z., Creamer, R. E., De Deyn, G., de Goede, R., Fleskens, L., Geissen, V., Kuyper, T. W., Mäder, P., Pulleman, M., Sukkel, W., van Groenigen, J. W., & Brussaard, L. (2018). Soil quality – A critical review. Soil Biology and Biochemistry, 120, 105–125. https://doi.org/10.1016/j.soilbio.2018.01.030

Corley, R. H. V., & Tinker, P. B. (2015). The Oil Palm. Wiley. https://doi.org/10.1002/9781118953297

Imfeld, G., & Vuilleumier, S. (2012). Measuring the effects of pesticides on bacterial communities in soil: A critical review. European Journal of Soil Biology, 49, 22–30. https://doi.org/10.1016/j.ejsobi.2011.11.010

Maznah, Z., Ismail, B. S., & Eng, O. K. (2020). Residue and dissipation kinetics of metsulfuron-methyl herbicide in soil: A field assessment at an oil palm plantation. Biomolecules, 10(7), 1–9. https://doi.org/10.3390/biom10071067

Palma-Bautista, C., Vázquez-García, J. G., Osuna, M. D., Garcia-Garcia, B., Torra, J., Portugal, J., & De Prado, R. (2022). An Asp376Glu substitution in ALS gene and enhanced metabolism confers high tribenuron-methyl resistance in Sinapis alba. Frontiers in Plant Science, 13. https://doi.org/10.3389/fpls.2022.1011596

PubChem. (2024). Metsulfuron-methyl. National Center for Biotechnology Information (NCBI). https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/52999

Silva, V., Mol, H. G. J., Zomer, P., Tienstra, M., Ritsema, C. J., & Geissen, V. (2019). Pesticide residues in European agricultural soils – A hidden reality unfolded. Science of The Total Environment, 653, 1532–1545. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2018.10.441

Weil, R. R. ., & Brady, N. C. . (2017). The nature and properties of soils (15th ed.). Pearson.

Yu, Q., & Powles, S. B. (2014). Resistance to inhibitor herbicides: current understanding. Pest Management Science, 70(9), 1340–1350. https://doi.org/10.1002/ps.3710

Zuraina Widya Khonik, Pudjianto Eko, Magdalena Erni, Dewanti Devi Putri, Karina Saulia, & Damarjati Susilo Novianto. (2024). STATISTIK PERKEBUNAN JILID I 2022-2024.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31

Cara Mengutip

Iqbal, M., Mawandha , H. G., & Kristalisasi, E. N. (2026). Analisis Pengaruh Residu Herbisida terhadap Kesehatan Tanah di Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat. AGROFORETECH, 4(1), 299–307. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2474

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 > >>