Pengaruh Beberapa Sumber Bahan Organik dan Trichoderma sp. terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Main Nursery
Kata Kunci:
Kelapa Sawit, Main Nursery, Trichoderma sp, Bahan organikAbstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase pembibitan utama berkaitan dengan bahan organik, dosis Trichoderma sp., dan interaksi keduanya. Percobaan selama tiga bulan, yang berlangsung dari Mei hingga Agustus 2025, dilakukan di perkebunan petani kecil di Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Teknik Rancangan Acak Lengkap (RUT) faktorial dua faktor digunakan untuk menyusun percobaan. Ampas tahu, ampas tempe, dan sludge kolam merupakan tiga tingkat bahan organik yang membentuk komponen pertama. Unsur kedua adalah empat tingkat dosis Trichoderma sp.: kontrol, 15, 25, dan 35 g. Analisis varians (ANOVA) digunakan untuk menganalisis data observasi, jika hasilnya menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik, Uji Jarak Berganda Duncan dilakukan pada tingkat signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan memiliki interaksi yang signifikan pada peningkatan tinggi bibit dan jumlah daun. Secara mandiri, faktor sumber bahan organik ampas tahu menghasilkan hasil terbaik pada diameter batang, berat segar tanaman, berat kering tanaman, berat segar tajuk, dan berat kering tajuk. Sementara itu, diameter batang, berat segar tanaman, berat kering tanaman, berat segar tajuk, berat kering tajuk, berat kering akar, dan panjang akar primer menghasilkan hasil terbaik pada Trichoderma sp. 15 g.
Referensi
Asghar, W., & Kataoka, R. 2021. Effect of co-application of Trichoderma spp. with organic composts on plant growth enhancement, soil enzymes and fungal community in soil. Archives of Microbiology 203: 4281–4293.
Contreras-Cornejo, H. A., Schmoll, M., & kolega. 2024. Mechanisms for plant growth promotion activated by Trichoderma in natural and managed terrestrial ecosystems. Microbiological Research 277: 127507.
Dutta, R., & kolega. 2024. Potential of Trichoderma strains to positively modulate crop growth and yield. Frontiers in Sustainable Food Systems 8: 1427303.
Guzmán-Guzmán, P. et al. (2023). Trichoderma virens, a plant-beneficial fungus, enhances biomass production and promotes lateral root growth through an auxin-dependent mechanism in Arabidopsis. Plants, 12(3), 432.
Havlin, J. L., Tisdale, S. L., Nelson, W. L., & Beaton, J. D. 2014. Soil Fertility and Fertilizers. Pearson Education, New Jersey.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. 2023. Statistik Perkebunan Indonesia: Kelapa Sawit 2021–2023. Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian RI. Jakarta.
Mahmud, Y. 2020. Aplikasi Trichoderma viride menekan perkembangan Ganoderma boninense di Main Nursery kelapa sawit media gambut. Jurnal Agro 7(2): 224–234.
Maulana, R., Siregar, L. A. M., & Pane, E. (2023). Effect of different growing media on oil palm seedling growth in nursery stage. Agroekoteknologi, 11(2), 215–224
Mindalisma, M., Siregar, C., & Fitriani, F. 2021. Respon pertumbuhan dan hasil tanaman cabai (Capsicum annuum L.) menggunakan tanah Andisol di polibag terhadap kompos ampas tahu dan pupuk organik cair rebung bambu. Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian 9(3): 228–238.
Rahmina, W., Nurlaelah, I., & Handayani. 2017. Pengaruh perbedaan komposisi limbah ampas tahu terhadap pertumbuhan tanaman pak choi (Brassica rapa L. ssp. chinensis). Jurnal Pendidikan dan Biologi 9(2): 32–38.
Taiz, L., Zeiger, E., Møller, I. M., & Murphy, A. 2015. Plant Physiology and Development. Sinauer Associates, Sunderland.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


