Pengaruh Variasi Perekat Molase dan Tepung Tapioka pada Pembuatan Briket Limbah Industri Kayu Putih

Penulis

  • Faizal Suudi Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Herawati Oktavianty Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Mohammad Prasanto Bimantio Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Briket biomassa, Limbah Kayu putih, Variasi perekat, Nilai kalor

Abstrak

Limbah biomassa kayu putih (Melaleuca leucadendron Linn.) dari industri distilasi minyak esensial dapat digunakan sebagai bahan baku briket yang berbeda. Studi ini memanfaatkan limbah dari PT Sendang Mole (2.406 ton/tahun) untuk diubah menjadi briket melalui berbagai pengikat molase dan tepung tapioka (10-20%).  Tahapan penelitian meliputi persiapan bahan, proses pirolisis, produksi perekat, pengurangan ukuran arang, pencampuran bahan, pembentukan dan pengepresan, serta pengeringan briket hingga siap untuk pengujian. Dengan sembilan kombinasi perlakuan dan dua ulangan, penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap dua faktor (RAL) dengan jenis perekat (molase, tapioka, dan kombinasi) dan konsentrasi perekat (10%, 15%, dan 20%). Sesuai dengan SNI 1683:2021, parameter kualitas briket diuji. Berdasarkan hasil penelitian, perekat tapioka murni menghasilkan densitas terbaik (0,62 g/cm³) meskipun memiliki nilai kalor yang lebih rendah, sementara perekat molases murni menghasilkan nilai kalor tertinggi (5452,34 cal/g) tetapi memiliki densitas yang rendah (0,46 g/cm³). Campuran 7,5% molase dan 7,5% tapioka menghasilkan formulasi terbaik, yang memiliki densitas 0,52 g/cm³ dan nilai kalor 5119,86 cal/g. Studi ini menunjukkan kelayakan penggunaan limbah kayu putih sebagai sumber energi terbarukan meskipun tidak ada nilai kalor sampel yang memenuhi standar SNI (>6500 cal/g).

Referensi

Afriyanto Utomo, T. A. (2019). Karakteristik Briket Arang Serbuk Gergaji dengan Perekat Berbahan Tapioka, Tepung Sagu, dan Molases.

Ajavon, A. K., Mirad Sari, N., & Mahdie, M. F. (2021). Pengaruh Persentase Perekat Tapioka Terhadap Karakteristik Briket Arang Tempurung Kelapa The Effect of Tapioca Adhesive Percentage on The Characteristics of Coconut Charcoal Brickets. In Jurnal Sylva Scienteae (Vol. 04, Issue 2).

Alim, M. I. (2020). Densitas dan Porositas Batuan. January 2017. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.21184.89607

Fitriyano, G., Sari, F., Ar Rahim, D., Nabilah, R., & Apri Wulandari, Q. (2024). Pengaruh Massa Perekat Tapioka Terhadap Durabilitas Biobriket dari Arang Kulit Singkong. 17(2), 267–273. https://doi.org/10.21107/rekayasa.v17i2.22549

Gading, Nawir, A. A., Maryudi, A., & Mada, U. G. (2021). Pembangunan Pabrik Minyak Kayu Putih (Issue June).

Huda, A. A. (2021). Analisa Nilai Kalor Briket Limbah Minyak Kayu Putih Yang Didinginkan Dengan Aliran Gas Nitrogen Menggunakan Mesin Microwave 800 Watt.

Ichsan, T., Nelson, N., Darkwa, J., & Calautit, J. (2021). Prospects of Bioenergy Production for Sustainable Rural Development in Ghana. Journal of Sustainable Bioenergy Systems, 11(04), 227–259. https://doi.org/10.4236/jsbs.2021.114015

Mara, O., Novinci, M., & Erlangga, A. (2022). Potensi Penanganan Limbah Daun Kayu Putih Sisa Penyulingan Di Pmkp Krai-Gundih. 9(1), 28–36.

Prayoga, A. (2022). Pembuatan Briket Dengan Campuran Limbah Daun Kayu Putih Serbuk Kayu Cempaka Dan Daun Porang.

Prista, G., Mahdie, M. F., Noor, D., & Sari, M. (2019). Karakteristik Briket Arang Aromaterapi Dari Kayu Gaharu ( Aquilaria malaccensis ) The Characteristic of Aromatherapy Charcoal Briquettes from Gaharu ( Aqualaria malacensis ). 02(1), 26–36.

Setiawan, Harlina, A. C., Ropiudin, R., & Ritonga, A. M. (2021). Pengaruh Kadar Perekat Molase Dan Lama Pengeringan Terhadap Kualitas Biobriket Dari Tempurung Kelapa Dan Sekam Padi. Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research, 2(2), 19. https://doi.org/10.20884/1.jaber.2021.2.2.4984

Wildan, H., Surya, G., Magdalena, R., Budi Harsono, A., & Nur Azhar, T. (2021). Sistem Deteksi Pra-Kanker Serviks dengan Pengolahan Citra Hasil Inspeksi Visual Asam Asetat. Techno.Com, 20(2), 290–299. https://doi.org/10.33633/tc.v20i2.4285

Wulandari, D. F., Lestari, T., Fahrussiam, F., & Vera Ningsih, R. (2024). Karakteristik Sifat Fisika Briket Arang Tempurung Kelapa Dan Tongkol Jagung (Characterization Of Physical Properties of Coconut Shell and Corn Cob Charcoal Briquettes) (Vol. 12, Issue 1).

Yopianita, M., Sutapa, J. P. G., & hidayat, A. N. (2022). Pemanfaatan Limbah Daun Dan Ranting Penyulingan Minyak Kayu Putih ( Melaleuca cajuputi Powell ). 379–385.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-16

Cara Mengutip

Suudi, F., Oktavianty, H., & Bimantio, M. P. (2025). Pengaruh Variasi Perekat Molase dan Tepung Tapioka pada Pembuatan Briket Limbah Industri Kayu Putih. AGROFORETECH, 3(4), 2061–2070. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2323

Terbitan

Bagian

Teknologi Hasil Pertanian

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>