Pengaruh Persentase TBS Kurang Masak terhadap Persentase Oil Losses Kondesat, Unstripped Bunch, dan Oil Losses Empty Bunch Pada Vertical Sterilizer

Penulis

  • Azrib Prabowo Pakpahan Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Erista Adisetya Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Adi Ruswanto Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

TBS kurang masak, oil losses, kondensat, USB, empty bunch

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persentase Tandan Buah Segar (TBS) kurang masak terhadap kehilangan minyak (oil losses) pada kondensat, unstripped bunch (USB), dan empty bunch menggunakan vertical sterilizer di PT MS–2 POM, Kalimantan Tengah.Metode penelitian dikumpulkan selama 91 hari pada periode April–Juni 2024 dan dianalisis menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) terdiri dari 10 taraf, P1-P10 dengan 1 faktor pengujian dan 2 kali ulangan serta untuk melihat pengaruh antar kelompok menggunakan analisis ANOVA pada software SPSS 30.0.Hasil penelitian menunjukkan bahwa TBS kurang masak tidak berpengaruh signifikan terhadap oil losses kondensat dan USB, sedangkan berpengaruh signifikan terhadap oil losses empty bunch (p = 0,050). Dengan nilai uji perkakuan paling kecil di dapatkan rerata 5,74 pada perlakuan P6. Disimpulkan bahwa pengaruh persentase TBS kurang masak tidak berpengaruh signifikan terhadap persentase oil losses condesat dan unstripped bunch, Sedangkan pada oil losses empty bunch ditemukan pengaruh signifikan. Dimana persentase oil losses melebihi standart perusahaan 3%.

Referensi

Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Statistik Kelapa Sawit Indonesia 2022 (Vol. 16, hal.302).

Dharma, S. (2007). Bahan Kuliah Pengendalian Kehilangan Produksi-Perbaikan kerja berkesinambungan. STIP-AP.

Harisandi, H. (2008). Pengaruh Waktu, Temperatur dan Tekanan Terhadap Kehilangan Minyak Pada Air Kondensat dengan Perebusan Sistem Tiga Puncak di Pabrik Kelapa Sawit PTPN III Kebun Rambutan Tebing Tinggi. Universitas Sumatera Utara.

Hudori, M. (2013). Identifikasi Sistem Pengendalian Kualitas Proses Pengolahan Kelapa Sawit Dengan Menggunakan Deming’S View Production System. Jurnal Citra Widya Edukasi, 5(2), 23–30.

Lubis, A. U. (1992). Kelapa Sawit (Elaeis Guineesis Jacq) di Indonesia. Pusat Penelitian Perkebunan.

Manullang, E. F. (2021). Penentuan Kerugian USB (Unstripped Bunch) dalam Pengolahan Minyak Sawit di PT Lambang Bumi Perkasa. Politeknik Negeri Lampung.

Mubarok, A. L., Sofyan, A., & Bismantolo, P. (2022). Analisa Performa Kerja Sterilizer of Crude Palm Oil. Rekayasa Mekanika, 6(1), 39–50. https://doi.org/10.33369/rekayasamekanika.v6i1.25455

Simanullang, L. E., & Teuku, A. F. (2019). Pengaruh Tekanan Dan Waktu Terhadap Kehilangan Minyak ( Losses ) Pada Air Kondensat Di Stasiun Perebusan Dengan Sistem 2 Puncak Di Koperasi Prima Jasa. Hadron Jurnal Fisika dan Terapan, 1(1), 1–4.

Sitepu, T. (2011). Analisa Kebutuhan Uap Pada Sterilizer Pabrik Kelapa Sawit Dengan Lama Perebusan 90 Menit. Jurnal Dinamis, II(8), 27–32.

Pahan, I. (2007). Panduan Lengkap Kelapa Sawit, Manjemen Agribisnis dari Hulu hingga Hilir. Penebar Swadaya.

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-29

Cara Mengutip

Pakpahan, A. P., Adisetya, E., & Ruswanto, A. (2025). Pengaruh Persentase TBS Kurang Masak terhadap Persentase Oil Losses Kondesat, Unstripped Bunch, dan Oil Losses Empty Bunch Pada Vertical Sterilizer. AGROFORETECH, 3(3), 1799–1802. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2274

Terbitan

Bagian

Teknologi Hasil Pertanian

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 > >>