Pengaruh Pupuk NPK 16:16:16 dan Pupuk Hayati Mikoriza terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery

Penulis

  • M. Ali Ihsan Harianja Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Pauliz Budi Hastuti Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Umi Kusumastuti Rusmarini Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

NPK ( 16 :16 :16 )., Mikoriza, , main nursery.

Abstrak

Studi ini ditujukan untuk menilai efek gabungan penggunaan pupuk NPK 16:16:16 dan pupuk hayati mikoriza terhadap perkembangan bibit kelapa sawit fase main nursery. Kegiatan penelitian ini dilakukan di Kebun Pendidikan dan Penelitian INSTIPER, yang terletak di Desa Wedomartani, Sleman, antara bulan Maret dan Juni 2025. Metode yang diterapkan adalah rancangan eksperimen faktorial menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang menguji empat dosis pupuk NPK 16:16:16 (kontrol, 12, 15, dan 18 g/ bibit) serta empat dosis pupuk hayati mikoriza (kontrol, 15, 25, dan 35 g/ bibit). Dengan kombinasi keduanya, diperoleh total 16 perlakuan yang diulang tiga kali, sehingga menghasilkan 48 bibit untuk diamati. Analisis data menggunakan ANOVA 5% dan dilanjutkan dengan DMRT 5% jika terdapat interaksi nyata. Hasil menunjukkan terjadi interaksi nyata antara NPK 16:16:16 dan pupuk hayati mikoriza pada tinggi bibit. Pupuk NPK 16:16:16 dosis 18 g/bibit memberikan pertumbuhan terbaik pada pertambahan tinggi bibit, jumlah daun,pertambahan jumlah daun,diameter batang, pertambahan diameter batang, berat segar dan kering tajuk serta berat segar dan kering bibit, sedangkan pemberian berbagai dosis pupuk hayati mikoriza memperoleh hasil pertumbuhan yang sama.

Referensi

Bps. (2023). Statistik Kelapa Sawit Indonesia 2023. Bps.Go.Id.

Hastuti, P. B. (2011). Mikrobiologi. Deepubish. Https://Doi.Org/Perpustakaan Nasional Indonesia

Istiqomah, F. N. I., & Novanto, P. R. (2023). Pengaruh Dosis Dan Daya Simpan Mikoriza Terhadap Efektivitas Dan Infektivitas Pada Bibit Kelapa Sawit Pre Dan Main Nursery. Warta Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 28(3), 154–163.

Jeki, M., Bahar, E., & Muzafri, A. (2021). Pengaruh Pemberian Kompos Pelepah Sawit Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jack). Jurnal Sungkai, 9(2), 1–9.

Juniardi, R., Desi, Y., & Taher, Y. A. (2021). Pengaruh Pemberian Pupuk Npk 16:16:16 Yaramila Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Pada Fase Main-Nursery. Jurnal Research Ilmu Pertanian (Jrip), 3(26), 1–8. Https://Ejurnal-Unespadang.Ac.Id/Index.Php/Jrip

Listyaningrum, T. A., & Toifur, M. (2023). Pengaruh Pupuk Organik Cosiwa Dan Pupuk Anorganik Npk Pada Perkembangan Tanaman Kangkung Ditinjau Dari Suhu Tanah. Jurnal Pertanian Terpadu, 11(1), 13–22. Https://Doi.Org/10.36084/Jpt..V11i1.475

Masria. (2008). Peranan Mikoriza Vesikular Arbuskular (Mva) Untuk Meningkatkan Resistensi Tanaman Terhadap Cekaman Kekeringan Dan Ketersediaan P Pada Lahan Kering. 48–56.

Nasution, R., Sabrina, T., & Fauzi. (2014). Pemanfaatan Jamur Pelarut Fosfat Dan Mikoriza Untuk Meningkatkan Ketersediaan Dan Serapan P Tanaman Jagung Pada Tanah Alkalin. Jurnal Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara, 2(3), 99463.

Noviana, G., Sembiring, M., Wahyuni, M., & Guntoro. (2018). Pengaruh Aplikasi Mikoriza Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Pada Pembibitan Main Nursery. Agroista : Jurnal Agroteknologi, 2(2), 178–185.

Nurhayati. (2012). Infektivitas Mikoriza Pada Berbagai Jenis Tanaman Inang Dan Beberapa Jenis Sumber Inokulum. 25–31.

Panjaitan, A. M. (2020). Pengaruh Bokashi Ampas Tahu Dan Npk 16:16:16 Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Di Pembibitan Utama (Main Nursery). Skripsi Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, Fakultas Pertanian Universitas Riau Pekanbaru, 1–60.

Purba, T., Situmeang, R., Rohman, H. F., Mahyati, M., Arsi, A., Firgiyanto, R., Salam, J. A., Saadah, T. T., Junairiah, J., Herawati, J., & Suhastyo, A. A. (2021). Pemupukan Dan Teknologi Pemupukan. In Yayasan Kita Menulis.

Ramadhan, S., & Nasrul, B. (2022). Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Dengan Pemberian Pupuk Npk Dan Kompos Sekam Padi Pada Media Inceptisol The Growth Of Palm Oil (Elaeis Guineensis Jacq.) Seedlings At The Main Nursery Phase Which Was Given Npk Fertilizer And Rice Hu. 6(1), 1–14.

Sari, V. I., , S., , S., , S., & , S. (2015). Peran Pupuk Organik Dalam Meningkatkan Efektivitas Pupuk Npk Pada Bibit Kelapa Sawit Di Pembibitan Utama. Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal Of Agronomy), 43(2), 153. Https://Doi.Org/10.24831/Jai.V43i2.10422

Situmorang, M. R., Ariyani, N. A., & Pratomo, B. (2020). Perkebunan Kelapa Sawit Dan Karet Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati Mikoriza Dan Pupuk Kascing Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit ( Elaeis Guineensis Jacq .) Di Pre Nursery. Agro Estate Jurnal Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit Dan Karet, 4(2), 59–70.

Yurita, S. (2018). Respon Pertumbuhan Tanaman Kelapa Sawit Yang Diberi Pupuk Bokashi Di Main Nursery. Universitas Andalas Kampus Iii Dharmasraya, 3(2), 8–19.

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-29

Cara Mengutip

Harianja, M. A. I., Hastuti, P. B., & Rusmarini, U. K. (2025). Pengaruh Pupuk NPK 16:16:16 dan Pupuk Hayati Mikoriza terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery. AGROFORETECH, 3(3), 1704–1710. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2251

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >>