Pengaruh Blotong sebagai Bahan Pembenah Tanah Bertekstur Kasar dan Frekuensi Penyiraman terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery

Penulis

  • Agus Dermawan Ritonga Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Dian Pratama Putra Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Sri Manu Rohmiyati Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Kelapa sawit, blotong, penyiraman

Abstrak

Penelitian ini memiliki tujuan dalam rangka mengkaji pengaruh blotong sebagai bahan pembenah tanah bertekstur kasar dan frekuensi penyiraman pada pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery. Tanah pasiran mempunyai kemampuan menyimpan air dan unsur hara yang rendah, sehingga membutuhkan penambahan bahan organik seperti blotong untuk memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor: dosis blotong (20%, 25%, 33%, dan 50% volume) dan frekuensi penyiraman (1 hari 2 kali, 1 hari sekali, 2 hari sekali, dan 3 hari sekali), dengan 3 ulangan. Temuan dari riset ini mengindikasikan bahwasanya dosis blotong 25% memberikan hasil terbaik pada parameter berat segar tajuk, berat segar akar, dan berat kering akar. Frekuensi penyiraman tidak memberikan pengaruh nyata pada sebagian besar parameter, kecuali diameter batang dan panjang akar. Interaksi signifikan ditemukan pada parameter diameter batang dan panjang akar, di mana kombinasi blotong 20% dan penyiraman 3 hari sekali memberikan hasil terbaik. Penambahan blotong yang berlebihan (50%) cenderung menurunkan pertumbuhan akibat gangguan aerasi. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan blotong 25% dan penyiraman dengan interval dua hingga tiga hari menghasilkan pertumbuhan terbaik pada bibit kelapa sawit di tanah bertekstur kasar.

Referensi

Brady, N., & Weil, R. (2008). The Nature and Properties of Soils (14 th ed). Prentice Hall.

Dalimunthe, A., Kansih Sri, H., & Glory Indah, T. (2021). Peningkatan Pertumbuhan Semai Alpukat ( Persea americana ) dengan Aplikasi Berbagai Dosis Pupuk Kandang Ayam dan Interval PenyiramanP. Prosidng Seminar Nasional Silvikultur, 78–86.

Halid, E., Darmawan, & Randi, P. (2015). Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) terhadap Pupuk NPK 16.16.16. AgroPlantae, 4(1), 19–24.

Leovinsi, H. (2012). Pemanfaatan Blotong Pada Budidaya Tebu (Saccharum officinarum L) Di Lahan Kering. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Novianingsih, S., Putra, H., & Yuliani, D. (2018). Pengaruh Kelembaban Tanah Terhadap Ekspansi Sel dan Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Hortikultura. Jurnal Agronomi Tropika, 6(1), 23–30.

Putra. (2015). Pengaruh Ketersediaan Air terhadap Pertumbuhan Akar Tanaman Jagung pada Fase Awal. Jurnal Agronomi Indonesia, 43(2), 101–108.

Putra, D. P., Nugraha, N. S., Bimantio, M. P., Suparyanto, T., & Pardamean, B. (2024). Biological Planting Media As Marginal Land Resolution With Local Bio Introduction. Communications in Mathematical Biology and Neuroscience, 2024, 1–14. https://doi.org/10.28919/cmbn/8913

Razali, R. (2013). Pengaruh Ketersediaan Air Terhadap Perkembangan Sistem Perakaran Tanaman pada Fase Awal Pertumbuhan. Jurnal Ilmu Tanah Dan Agroklimatologi, 10(1), 45–52.

Sukma, R., Lestari, D., & Hidayat, T. (2018). Peran Bahan Organik dalam Memperbaiki Struktur dan Mendukung Pertumbuhan Akar Tanaman. Jurnal Ilmu Tanah Dan Lingkungan, 20(2), 75–82.

Supari, Taufik, & Budi, G. (2013). ANALISA KANDUNGAN KIMIA PUPUK ORGANIK DARI BLOTONG TEBU LIMBAH DARI PABRIK GULA TRANGKIL. Prosiding SNST Ke-6 Tahun 2015, 10–13.

Taiz, L., & Zeriger, E. (2010). Plant Physiology. Sinauer Associates Inc.

Waruwu, F., Bilman Wilman, S., Prasetyo, & Hermansyah. (2018). Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre-Nursery dengan Komposisi Media Tanam dan Konsentrasi Pupuk Cair Azolla pinnata Berbeda. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 20(1), 7–12. https://doi.org/10.31186/jipi.20.1.7-12

Yuliana, & Susanto. (2020). Pengaruh Bahan Organik Terhadap Sifat Fisik Tanah dan Pertumbuhan Akar Tanaman. Penerbit Pertanian Nusantara.

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-27

Cara Mengutip

Ritonga, A. D., Putra, D. P., & Rohmiyati, S. M. (2025). Pengaruh Blotong sebagai Bahan Pembenah Tanah Bertekstur Kasar dan Frekuensi Penyiraman terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery. AGROFORETECH, 3(2), 829–838. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2070

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 7 > >>