Pertumbuhan Tanaman Acacia crassicarpa Pada Berbagai Waktu Tunda Tanam
Kata Kunci:
Acacia crassicarpa, waktu tunda tanam, pertumbuhan tanaman, kelangsungan hidupAbstrak
Waktu tunda tanam dapat terjadi akibat berbagai faktor, seperti kondisi lahan, cuaca, dan keterlambatan operasional, yang berpotensi memengaruhi kelangsungan hidup serta pertumbuhan tanaman Acacia crassicarpa. Dilaksanakannya penelitian berikut memiliki tujuan guna menemukan serta mengetahui pengaruh waktu tunda tanam akan terjadinya pertumbuhan tanaman Acacia crassicarpa pada lahan gambut. Penelitian berikut dilaksanakan pada lahan gambut melalui pemanfaatan metode Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Pemberian perlakuan yakni meliputi empat aras, yaitu tanpa penundaan tanam (kontrol) serta waktu tunda tanam selama 1, 2, dan 3 hari. Pengamatan parameter yakni skala kelangsungan hidup, pertumbuhan tinggi serta pertumbuhan diameter tanaman. Analisis data dilakukan memanfaatkan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) dimana skala pengujian sejumlah 0,05, selanjutnya dilaksanakan uji lanjut Least Significance Difference (LSD). Temuan hasil penelitian menegaskan bahwasanya skala kelangsungkan hidup tanaman tetap 100% pada semua perlakuan, tanpa adanya perbedaan nyata. Pertumbuhan tinggi dan diameter tanaman cenderung lebih baik pada tanaman yang ditanam tanpa penundaan, namun secara statistik tidak menunjukkan perbedaan signifikan di antara perlakuan yang berbeda. Hal ini mengindikasikan bahwa waktu tunda tanam dalam rentang 1–3 hari masih dapat ditoleransi oleh tanaman Acacia crassicarpa tanpa berdampak negatif yang signifikan terhadap pertumbuhan awal.
Referensi
Dastan, S., Taghavi, H., Mobasser, H. R., & Petroudi, E. R. (2012). Soybean qualities parameters, seed yield and its components response to planting dates and density in the north of Iran. In Life Science Journal . 9(4) http://www.lifesciencesite.com
Deden, & Wachdijono. (2018). Pengaruh penyimpanan umbi bibit bawang merah (allium ascalonicum l.) pada suhu dingin terhadap kualitas bibit, pertumbuhan, dan hasil pada varietas bima dan ilokos. Agrosintesa, 1(2), 84–94.
Indartik, Parlinah Nunung, & Lugina Mega. (2011). Upaya pembangunan hutan tanaman industri untuk penuruna emisi karbon.
Martins, G. S., Yuliarto, M., Antes, R., Sabki, Prasetyo, A., Unda, F., Mansfield, S. D., Hodge, G. R., & Acosta, J. J. (2020). Wood and pulping properties variation of acacia crassicarpa a.Cunn. ex benth. and sampling strategies for accurate phenotyping. Forests, 11(10), 1–20. https://doi.org/10.3390/f11101043
Nurahmi, E., Haruh, F., & Ikhwaluddin. (2011). Pengaruh umur pindah bibit dan konsentrasi pupuk organik cair nasa terhadap pertumbuhan bibit kakao. Agrista, 15(1), 25–31.
Pribadi, A., Kurniawan, H., Junaedi, A., Yunianto, A. S., Wiratmoko, M. D. E., Wahyuningsih, S., Novriyanti, E., Aswandi, Kholibrina, C. R., & Roza, D. (2023). Financial analysis of beekeeping practices at acacia crassicarpa plantation forest in Riau province, Indonesia. Jurnal Manajemen Hutan Tropika, 29(2), 136–149. https://doi.org/10.7226/jtfm.29.2.136
Sumawinata, B., Djajakirana, G., Suwardi, & Darmawan. (2019). Understanding nutrient cycles as a key to sustainable forest plantation on tropical peatland in Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 393(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/393/1/012029
Sutrisno, & A Wijanarko. (2019). Perbedaan lokasi dan waktu tanam terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai di lahan sawah Nusa Tenggara Barat. In AGRITECH. 2
Tirkaamiana, M. T., Azham, Z., Yahya, Z., Kamarubayana, L., Preva Biantari, M., Bakrie, I., Putra, M., & Putri, N. (2023). Kegiatan pengelolaan persemaian hutan tanaman industri (hti) tanaman eucalyptus di PT Surya Hutani Jaya di Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara. JAUS: Jurnal Abdimas Untag Samarinda, 1(2), 19–31. http://ejurnal.untag-smd.ac.id/index.php/
Wahyudi, A., Artuti Ekamawanti, H., & Astiani, D. (2022). Uji mutu bibit rhizophora stylosa siap tanam berdasarkan umur bibit di persemaian kawasan mangrove kota Singkawang 1(1).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


