Estimasi Nilai Ekonomi Wana Wisata Tanjung Papuma RPH Grintingan BKPH Wuluhan KPH Jember Menggunakan Travel Cost Method

Penulis

  • Wildan Yahya Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Sugeng Wahyudiono Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Tatik Suhartati Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Estimasi Nilai Ekonomi, Wisata Alam, Biaya Perjalanan

Abstrak

Wana Wisata Tanjung Papuma merupakan tempat wisata andalan yang dimiliki oleh kabupaten Jember. Dimulai dari sejarahnya sekitar tahun 80an. Dimana Perhutani sebagai pengelola kawasan melihat adanya potensi yang sangat bagus dari kawasan ini. Wana Wisata Tanjung Papuma yang merupakan salah satu wisata ikonik yang ada di Jember. Hingga menjadi salah satu pantai unggulan di Jawa Timur. Pengunjung dari Wana Wisata Tanjung Papuma sangat beragam dari berbagai kalangan dan berbagai daerah dari Jawa Timur maupun luar Jawa Timur.Wana Wisata Tanjung Papuma memiliki jumlah pengunjung yang sangat banyak setiap tahunnya untuk itu perlu dilakukan estimasi nilai ekonomi yang ada di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Travel Cost Method (TCM).  Yaitu biaya yang dikeluarkan yang terdiri dari biaya transportasi, biaya konsumsi dan biaya lain lain selama melakukan kunjungan. Pengambilan data berupa kuesioner yang terdiri dari karakteristik pengunjung, biaya perjalanan dan persepsi pengunjung. Hasil dari perhitungan yang diperoleh yaitu Wana Wisata Tanjung Papuma memiliki estimasi nilai ekonomi sebesar Rp55.042.259.076. Selanjutnya dilakukan analisis mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi intensitas kunjungan dengan cara menggunakan analisis regresi linear berganda diperoleh hasil yaitu daya tarik obyek wisata, akses obyek wisata dan fasilitas obyek wisata berpengaruh signifikan terhadap intensitas kunjungan ke Wana Wisata Tanjung Papuma.

Referensi

Djollong, A. (2014). Teknik Penelitian Kuantitatif. Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 2(1), 86–100.

Fandeli, C. (1995). Dasar-dasar Manajemen Kepariwisataan Alam, Liberti. Yogyakarta.

Fatimah S. (2018). Estimasi Nilai Ekonomi Hutan Wisata Kalibiru di Kabupaten Kulon Progo dengan metode biaya perjalanan. Universitas Gadjah Mada.

Fauzi, A. (2010). Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan : Teori dan Aplikasi. PT. Gramedia Pustaka Utama.

Garrod, G., & K.G Willis. (1999). Economic Valuation Of Environment : Method and Case Studies. Edwar Elgar, USA.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Badan Peneliti Universitas Diponegoro.

Janie, D. (2012). Statistik Deskriptif dan Regresi Linear Berganda dengan SPSS. Semarang University Press.

Putri, R. D., Ardiansyah, A., & Arief, A. (2019). Identifikasi Potensi Pengembangan Objek Wisata Alam Danau Picung Ditinjau dari Aspek Produk Wisata di Muara Aman Provinsi Bengkulu. NALARs, 18(2). https://doi.org/10.24853/nalars.18.2.93-98

Subadra, I. . (2008). Ekowisata Sebagai Wahana Pelestarian Alam. Bali Tourism Watch.

Sujarweni, V. W. (2015). Metode Penelitian Bisnis dan Ekonomi (Vol. 33). Pustaka Baru Press.

Sulistiyono, N. (2007). Panduan Praktik Pengenalan dan Pengelolaan Hutan : Pengantar Ekoturisme. Universitas Sumatera Utara.

Unduhan

Diterbitkan

2024-07-19

Cara Mengutip

Yahya, W., Wahyudiono, S., & Suhartati, T. (2024). Estimasi Nilai Ekonomi Wana Wisata Tanjung Papuma RPH Grintingan BKPH Wuluhan KPH Jember Menggunakan Travel Cost Method. AGROFORETECH, 2(2), 889–900. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1379

Terbitan

Bagian

Kehutanan

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 > >>