Pengaruh Penambahan Pengawet Alami Temulawak terhadap Daya Tahan Nira Aren
Kata Kunci:
Nira Aren, Temulawak, Pengawet Alami, Waktu PenyimpananAbstrak
Nira aren, yang juga dikenal sebagai gula aren atau gula kelapa, adalah pemanis alami yang dibuat dari berbagai jenis pohon kelapa. Kandungan gula nira aren yang tinggi (10–15%) membuatnya mudah rusak saat disimpan. Dalam proses pengambilan atau penyadapan, pengawet harus ditambahkan untuk mencegah kerusakan nira aren. Pulau jawa adalah tempat utama penanaman temulawak di Indonesia. Temulawak mengandung minyak atsiri seperti kanfer, xanthorrhizol, borneol, dan zingiberen serta zat warna kuning (kurkumin). Temulawak mengandung kurkumin, yang mencegah penyakit Hepatitis B, yang merupakan salah satu faktor risiko kanker hati, dan kurkumin juga berfungsi sebagai antimikroba. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Blok Lengkap (RBL) dengan 2 faktor, yaitu konsentrasi pengawet (2%, 4%, 6%) dan waktu penyimpanan (6 jam, 12 jam, 24 jam). Analisis yang dilakukan yaitu analisis kadar air, kadar gula reduksi, kadar gula total, perubahan pH, total asam, aktivitas antioksidan dan organoleptic (warna, aroma, rasa). Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan sampel sampel K3W1 memiliki daya simpan yang paling lama dan optional karena memiliki kadar gula total paling tinggi, dan memiliki total asam yang paling rendah. Uji organoleptik kesukaan diperoleh hasil terbaik pada sampel K2W1 dengan nilai skor 4,90 (netral).
Referensi
Adisetya, E., & Krisdiarto, A. W. (2022). Preservative of Coconut Sap Shelf Life derived from Mangosteen Yellow Latex. JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi Dan Industri Pangan UNISRI), 7(1), 59–67. https://doi.org/10.33061/jitipari.v7i1.6757
Agiel Kurniawan, M., Thohari, I., & Eka Radiati, L. (2015). Pengaruh penambahan sari temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) terhadap kadar asam lemak bebas (FFA), pH dan kadar kurkumin pada telur asin. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan, 25(1), 8–15. https://doi.org/10.21776/ub.jiip.2015.025.01.02
Assah, Y. F., & Indriaty, F. (2018). Pengaruh Lama Penyimpanan Terhadap Mutu Gula Cair Dari Nira Aren the Effect of Storage on Quality of Liquid Sugar From Palm Sap. Jurnal Penelitian Teknologi Industri, 10(1), 1–10.
Astuti, A., Rochmayani, M., & Aulia, R. (2018). Nawake (nira water kefir): pemanfaatan nira aren sebagai minuman fungsional kaya probiotik. Agritech, 20(1), 7–12.
Budiman, R. P. (2016). Pengaruh Konsentrasi Larutan Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza Roxb) dan Lama Perendaman Terhadap Umur Simpan Fillet Ikan Nila (Oreochoromis Niloticus) pada Penyimpanan Suhu Dingin (Issue 1). Universitas Pasundan.
Cepeda, G. N., Lisangan, M. M., & Silamba, I. (2019). Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Kulit Kayu Akway (Drimys piperita Hook. f.) pada Beberapa Tingkat Konsentrasi, Keasaman (pH) dan Kandungan Garam. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 8(4), 149. https://doi.org/10.17728/jatp.4692
Fitriyani, Djangi, M. J., & Alimin. (2014). Pengaruh Penambahan Daun Manggis Hutan ( Garcinia Hombroniana Pierre ) Terhadap Umur Simpan Nira Aren ( Arenga Pinnata Merr ). Jurnal Chemica, 15(1), 82–93.
Gumilar, A., Puspadewi, R., Ramdani, R., & Pitaloka, D. A. (2021). Efektifitas Temulawak (Curcuma xanthorriza) sebagai Pereduksi Formalin pada Tahu. Media Farmasi p.Issn 0216-2083 e.Issn 2622-0962, 17(2).
Ismadi, M. (1993). Biokimia: Suatu Pendekatan Berorientasi Kasus. Gadjah Mada University Press.
Ivanti, L., Yuliasari, S., Mikasari, W., & Kartika, D. A. (2022). Sifat Organoleptik Dan Umur Simpan Minuman Herbal Kumansi Dengan Penambahan Gula Batu Dan Gula Aren. Agrica Ekstensia, 16(1). https://doi.org/10.55127/ae.v16i1.115
K. Estancia, Isroli, & Nurwantoro. (2012). Pengaruh Pemberian Ekstrak Kunyit (Curcuma domestica) Terhadap Kadar Air, Protein dan Lemak Daging Ayam Broiler. Animal Agriculture Journal, 1(2), 31–39. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/aaj%0APENGARUH
Leasa, H., & Matdoan, M. N. (2015). Pengaruh Lama Fermentasi terhadap Total Asam Cuka Aren (Arenga pinnata Merr.). BIOPENDIX: Jurnal Biologi, Pendidikan Dan Terapan, 1(2), 140–145. https://doi.org/10.30598/biopendixvol1issue2page140-145
Mahulette, F., Rupilu, Z., & Pattipeilohy, M. (2020). Pengaruh Lama Penyimpanan dan Bahan Pengawet terhadap Karakterisktik Fisikokimia Nira Aren (Arenga pinnata Merr). Jurnal Pangan Dan Agroindustri, 8(4), 219–225. https://doi.org/10.21776/ub.jpa.2020.008.04.5
Mulyawanti, I., Setyawan, N., Nur, A., Syah, A., Balai, R., Penelitian, B., Pengembangan, D., Pertanian, P., Tentara Pelajar, J., & 12 Bogor, N. (2011). Evaluasi Mutu Kimia, Fisika, dan Mirkobiologi Nira Aren (Arenga pinnata) Selama Penyimpanan. Agritech, 31(4), 325–332.
Naufalin, R., & Yanto, T. (2018). Effect of concentration of Ca(OH)2, type ingreduents natural preservatives on the quality and old save nira kelapa. Pembangunan Pedesaan, 12(2).
Odunfa, S. A. (1985). African Fermented Foods. Microbiology of Fermented Foods, 2(1), 155–191.
Putri, R. M. S. (2013). Si “Kuning” Temulawak (Curcuma xanthoriza Roxb.) dengan “Segudang” Khasiat. Jurnal Teknologi Pertanian, 2(2).
Rum S., S. N. (2010). Kapasitas Antioksidan Minuman Temulawak (Curcuma xanthorrjiza Roxb.) Menggunakan Gula Kristal Putih, Gula Kristal Merah, Gula Merah, dan Gula Aren. Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Rusbana, T. B. (2009). Kajian Pengawet Nira Menggunakan Asap Cair Tempurung Kelapa. Insitut Pertanian Bogor.
Solihin, Mutharudin, & Sutrisna, R. (2015). Pengaruh Lama Penyimpanan Terhadap Kadar Air Kualitas Fisik dan Sebaran Jamur Wafer Limbah Sayuran dan Umbi - Umbian. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 3(2), 48–54.
Suntoro, A., Suyatno, & Sylviana. (2016). Mempelajari Penambahan Kapur Sirih Ca(OH)2 sebagai Bahan Penghambat Kerusakan pada Nira Aren. Edible, 5(1), 49–53.
Susilowati, T., & Ariviani, S. (2014). Kapasitas antioksidan dan kadar kurkuminoid ekstrak rimpang temulawak ( Curcuma xanthorrhiza ) menggunakan pelarut air dengan variasi proporsi pelarut dan metode pemanasan. Biofarmasi, 12(2), 83–89. https://doi.org/10.13057/biofar/f120205
Bahri, Syamsul, Jalaluddin, and Rusnita. 2017. “PEMBUATAN ZAT WARNA ALAMI DARI KULIT BATANG JAMBLANG ( Syzygium Cumini ) SEBAGAI BAHAN DASAR.” Jurnal Teknologi Kimia Unimal 6(Mei): 10–19.
Febbi,A & Adhi,K 2020 Pembuatan Pewarna Tekstil Ekstrak Pulutan (Urena Lobata L) Untuk Pencelupan Kain Rayon Viskosa. Jurnal Teknologi Busana Dan Boga Volume. 8 Nomor. 1
F.Mansour, Heba, and A.M Gamal. 2011. “Environmental Assessment of Osage Orange Extraction and Its Dyeing Properties on Protein Fabrics Part I: Standardization of Extraction.” Journal of Environmental Science and Technology 4 (4): 395-402, 2011 4.
Hasna,P. A & Budi,U 2016 Pemanfaatan Zat Warna Hijau Dari Daun Pepaya Sebagai Pewarna Alami Tekstil. Seminar Nasional Kimia UNY 29 Oktober 2016, Diselenggarakan Oleh PMIPA UNY
Hernani, Hernani, Risfaheri Risfaheri, and Tatang Hidayat. 2017. “Ekstraksi Pewarna Alami Dari Kayu Secang Dan Jambal Dengan Beberapa Jenis Pelarut.” Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah 34(2): 113.
Kusumaningsih, Triana et al. 2015. “Reduction on the Levels of Tannins From Stevia Rebaudiana Extract Using Activated Carbon.” ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia 11(1): 81
Rahmah, Nur, Wignyanto Wignyanto, and Muhammad Hafiz. 2017. “Utilization of Arum Manis Mango Leaves (Mangifera Indica Linn) as Textiles Natural Dyes.” Jurnal Teknologi Pertanian 18(2): 75–82.
Raja, Pada Mulia. 2019. “AGRO FABRICA Jurnal Teknik Pengolahan Hasil Perkebunan Kelapa Sawit Dan Karet Available Online.” Agro Fabrica 1(2): 7–15. https: //ejurnal.stipap.ac.id/index.php/JAF.
Setiyani, and Yulistiana. 2023. “Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Sebagai Pewarna Alami Pada Kain Katun.” 12: 2–9.
Silalahi, Lina Sari et al. 2022. “EKSTRAKSI KULIT BUAH BIT ( BETA VULGARIS L ) SEBAGAI ZAT PEWARNA ALAMI.” Chemical Engineering Journal Storage 2(Juni): 102–15.
Utami, Dyah Putri, Emma Rochima, Iskandar, and Ruski Intan Pratama. 2019. “Perubahan Karakteristik Ikan Nilem Pada Berbagai Pengolahan Suhu Tinggi.” Jurnal Perikanan dan Kelautan 10(1)
Widiantara, I Made, Yulianti Yulianti, and Bayu Setiawan Basri. 2020. “Ekstraksi Beta Karoten Dari Buah Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis) Dengan Dua Jenis Pelarut.” Gorontalo Agriculture Technology Journal 3(1):
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Agrotechnology, Agribusiness, Forestry, and Technology: Jurnal Mahasiswa Instiper (AGROFORETECH)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


