Pengaruh Macam dan Volume Pupuk Organik Limbah Cair terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Pre Nursery

Penulis

  • Angga Septio Lasdi Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Ety Rosa Setyawati Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Retni Mardu Hartati Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Pre Nursery, Macam Limbah Cair, Volume Limbah Cair

Abstrak

Tujuan utama dari pelaksanaan studi ini mencakup tiga poin esensial, yakni: 1) Menguji potensi interaksi antara faktor Macam Limbah Cair dan Volume Limbah Cair terhadap dinamika pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase Pre Nursery. 2) Menilai dampak penggunaan Macam Limbah Cair secara mandiri terhadap parameter vegetatif bibit sawit di fase Pre Nursery. 3) Mengukur pengaruh takaran Volume Limbah Cair terhadap perkembangan bibit sawit di fase Pre Nursery. Pendekatan metodologis yang diterapkan mengandalkan skema eksperimental faktorial berbasis Rancangan Acak Lengkap yang memuat dua variabel utama, yaitu jenis bahan buangan dan tingkat volume pemberiannya. Kategori limbah yang diuji meliputi limbah rumah tangga, limbah pasar, serta LCPKS, yang dikombinasikan dengan variasi volume mulai dari kelompok kontrol, 100 ml, 150 ml, hingga 200 ml. Melalui persilangan variabel tersebut, tercipta 12 variasi kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali, di mana setiap satuan ulangan menampung 2 sampel tanaman sehingga total populasi pengamatan mencapai 72 unit vegetasi. Seluruh himpunan data kuantitatif yang terkumpul selanjutnya dievaluasi secara statistik menggunakan prosedur ANOVA. Merujuk pada pembuktian empiris tersebut, terungkap sebuah kepastian bahwa kombinasi antara Macam Limbah Cair dengan Volume Limbah Cair gagal memicu adanya daya interaksi yang bermakna pada berbagai indikator pertumbuhan vegetatif tanaman kelapa sawit selama berada di dalam fase Pre Nursery. Pemahaman lebih lanjut dari kondisi ini mengindikasikan bahwa ragam jenis maupun tingkat takaran fluida buangan tersebut secara mandiri menghadirkan tingkat efektivitas yang serupa dalam menunjang proses fisiologis bibit sawit pada fase Pre Nursery.

Referensi

Adileksana, C., Yudono, P., Purwanto, B. H., & Wijoyo, R. B. (2020). The Growth Performance of Oil Palm Seedlings in Pre-Nursery and Main Nursery Stages as a Response to the Substitution of NPK Compound Fertilizer and Organic Fertilizer. Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture, 35(1), 89–97. https://doi.org/10.20961/carakatani.v35i1.33884

Alridiwirsah, & Sagala, A. D. (2025). Teknik Budidaya Tanaman Perkebunan Kelapa Sawit dan Karet. UMSU Press. https://www.google.co.id/books/edition/Teknik_Budidaya_Tanaman_Perkebunan_Kelap/TZWrEQAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=budidaya+tanaman+kelapa+sawit&pg=PR5&printsec=frontcover

Badan Pengelola Dana Perkebunan. (2018). Potensi Limbah Kelapa Sawit Indonesia. Badan Pengelola Dana Perkebunan.

Hapsoh, Dini, I. R., Wawan, & Sianipar, A. H. (2020). The Growth of Oil Palm Seedlings using a Combination Medium of Organic Oil Palm Empty Fruit Bunch and NPK Fertilizer at Main Nursery. JOURNAL OF TROPICAL SOILS, 25(2), 61–69. https://doi.org/10.5400/jts.2020.v25i2.61-69

Nalurita, Dr. F., Judijanto, L., Sholeh, Dr. Moh., Apituley, F. L., Kusumastuti, S. Y., Purnama, I. G. H., Subgan, A. A., & Manggana, Dr. Ir. U. (2026). Ekonomi Lingkungan : Pembangunan Berkelanjutan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam. Penerbit Buku Sonpedia.

Ngadi, & Noveria, M. (2017). Keberlanjutan Perkebunan Kelapa Sawit Di Indonesia Dan Prospek Pengembangan Di Kawasan Perbatasan. Masyarakat Indonesia, 43(1), 95–111.

Putra, Y. A., Sudradjat, & Hariyadi. (2025). Manajemen Pemupukan dan Monitoring Demplot Precipalm Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Lahan Gambut, Riau. Buletin Agrohorti, 13(2), 237–244. https://doi.org/10.29244/agrob.v13i2.65553

Rois, M., & Fresilia, H. (2017). Strategi pengolahan limbah cair pabrik kelapa sawit di pt. Amp plantation jorong tapian kandih nagari salareh aia kecamatan palembayan kabupaten agam. Tunas Geografi, 6(2), 116–123.

Sari, H. P., Ihsan, M., Widiastuti, L., & Rahayu, T. (2021). Pengaruh Lama Penggenangan terhadap Pertumbuhan Beberapa Varietas Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum). Jurnal Agriekstensia, 20(1), 16–26.

Subekti, P., Suripto, H., Fathoni, A., Saleh, A. R., & Septia, M. H. (2025). Karakterisasi Hara N-P-K pada Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit setelah Proses Anaerobik dalam Reaktor Pembangkit Listrik Tenaga Biogas. Aplikasi Teknologi, 17(2), 301–307. http://journal.upp.ac.id/index.php/aptek

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-29

Cara Mengutip

Septio Lasdi, A., Setyawati, E. R., & Hartati, R. M. (2026). Pengaruh Macam dan Volume Pupuk Organik Limbah Cair terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Pre Nursery. AGROFORETECH, 4(3), 1359–1363. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2913

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 7 8 > >>