Pemetaan Erosi dengan Metode Rusle dan Analisis Panel pada Penggunaan Lahan Pertanian di Kelurahan Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman

Penulis

  • Johan Nur Ramadhani Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Dian Pratama Putra Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Valensi Kautsar Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

erosi tanah, GIS, Penginderaan jauh, Analisis panel

Abstrak

Kelurahan Hargobinangun berada pada lereng selatan Gunung Merapi dengan topografi yang beragam dan curah hujan yang tinggi, sehingga wilayah ini rawan mengalami erosi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis tingkat erosi pada berbagai kondisi lereng, (2) mengintegrasikan metode Revised Universal Soil Loss Equation (RUSLE) dengan Sistem Informasi Geografis (GIS) dan penginderaan jauh untuk menghasilkan pemetaan yang akurat, dan (3) mengetahui peran kerapatan tutupan vegetasi dalam menekan erosi. Penelitian dilaksanakan pada musim penghujan dengan menggabungkan dua metode, yaitu pemodelan spasial RUSLE (A = R × K × LS × C × P) menggunakan ArcGIS Pro dan analisis panel berupa sembilan pengamatan langsung pada tiga titik lereng. Data yang digunakan meliputi curah hujan CHIRPS periode 2015–2025, peta tanah BBSDLP, DEMNAS, citra Landsat 8, serta hasil pengamatan dan pengujian sampel tanah di laboratorium. Hasil pemodelan menunjukkan laju erosi berkisar 0 hingga sekitar 12.579 ton/ha/tahun dengan rata-rata 34,4 ton/ha/tahun. Sebagian besar wilayah (80,7%) tergolong kelas sangat ringan, sedangkan kelas berat dan sangat berat (4,3%) terpusat pada lereng atas bagian utara yang curam dan panjang. Faktor kemiringan lereng (LS) terbukti paling menentukan besarnya erosi, sedangkan kerapatan tutupan vegetasi (NDVI) mampu mengimbangi pengaruh lereng yang curam. Hasil analisis panel memperkuat temuan tersebut, dengan seluruh pengamatan berada pada kategori potensi erosi sedang. Dengan demikian, integrasi RUSLE dengan GIS dan penginderaan jauh yang diverifikasi analisis panel menghasilkan pemetaan yang layak dijadikan dasar perencanaan konservasi tanah di wilayah penelitian.

Referensi

Benavidez, R., Jackson, B., Maxwell, D., & Norton, K. (2018). A review of the (Revised) Universal Soil Loss Equation (R/USLE): with a view to increasing its global applicability and improving soil loss estimates. https://doi.org/10.5194/hess-2018-68

Farikha, A., Wijaya, K., & Purwadi, P. (2023). Analisis Erosi dan Indeks Bahaya Erosi pada Berbagai Penggunaan Lahan di Sub DAS Opak Hulu-Tengah. Jurnal Ecosolum, 12, 128–144. https://doi.org/10.20956/ecosolum.v12i2.29361

Islam, M. R., Jaafar, W. Z. W., Hin, L. S., Osman, N., & Karim, M. R. (2020). Development of an erosion model for Langat River Basin, Malaysia, adapting GIS and RS in RUSLE. Applied Water Science, 10(7). https://doi.org/10.1007/s13201-020-01185-4

Kurniawati, D. (2023). Penaksiran Indeks Erosivitas Hujan Dengan Metode Lenvain di Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu Dan Pendidikan Geografi, 7, 33–42. https://doi.org/10.29408/geodika.v7i1.6563

Panagos, P., Ballabio, C., Poesen, J., Lugato, E., Scarpa, S., Montanarella, L., & Borrelli, P. (2020). A soil erosion indicator for supporting agricultural, environmental and climate policies in the European union. Remote Sensing, 12(9). https://doi.org/10.3390/RS12091365

Renard, K., Foster, G., Weesies, G., McCool, D., & Yoder, D. (1997). Predicting soil erosion by water: a guide to conservation planning with the Revised Universal Soil Loss Equation (RUSLE). In Agricultural Handbook No. 703. https://doi.org/https://www.ars.usda.gov/ARSUserFiles/60600505/RUSLE/AH_703%20-%20Predicting%20Soil%20Erosion%20by%20Water%20-%20A%20Guide%20to%20Conservation%20Planning%20With%20the%20RUSLE%20(RUSLE).pdf

Suhara K K, S., Varughese, A., Sunny, A. C., & Krishna P R, A. (2023). Erosivity Factor of the Revised Universal Soil Loss Equation (RUSLE) - A Systematized Review. Current World Environment, 18(2), 433–445. https://doi.org/10.12944/cwe.18.2.02

Suwarno, D. P. P., Nanda Satya Nugraha, Betti Yuniasih, & Teddy Suparyanto. (2023). Program Pakar untuk Penentu Kesehatan Tanah dengan Metode Backward Chaining berbasis Landsat Normalized Difference Vegetation Index. Jurnal Pengelolaan Perkebunan (JPP), 4, 26–37. https://doi.org/10.54387/jpp.v4i2.41

Van Der Knijff, J. M., Jones, R. J. A., & Montanarella, L. (2000). European Soil Bureau Soil Erosion Risk Assessment Italy Soil Erosion Risk Assessment in Europe. https://esdac.jrc.ec.europa.eu/content/soil-erosion-risk-assessment-europe?utm_source=

Weng, X., Zhu, J., Wang, D., Zhong, M., Luo, M., Mei, Y., & Tang, G. (2024). Assessing rainfall erosivity changes over China through a Bayesian averaged ensemble of high-resolution climate models. Environmental Research Communications, 6(3). https://doi.org/10.1088/2515-7620/ad3369

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-29

Cara Mengutip

Ramadhani, J. N., Putra, D. P., & Kautsar, V. (2026). Pemetaan Erosi dengan Metode Rusle dan Analisis Panel pada Penggunaan Lahan Pertanian di Kelurahan Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. AGROFORETECH, 4(3), 1165–1179. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2847

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 7 8 > >>