Perkecambahan Seedball Sengon dengan Variasi Komposisi Tanah Latosol dan Cocopeat pada Substrat Pasir

Penulis

  • Muhammad Royhan Al Fikri Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Surodjo Taat Andayani Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Yuslinawari Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

lahan kritis, Seedball, sengon

Abstrak

Industri pertambangan pasir di Indonesia memberikan manfaat ekonomi seperti PAD dan lapangan pekerjaan, sehingga menimbulkan degradasi lahan kritis akibat kerusakan ekosistem dan lingkungan. Dampak yang ditimbulkan memerlukan kegiatan restorasi yang tepat berupa penanaman jenis tumbuhan pionir, metode seedball digunakan untuk tujuan mempermudah proses penanaman pada areal yang susah dijangkau. Salah satu jenis tumbuhan pionir cepat tumbuh adalah sengon (Falcataria moluccana). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi komposisi tanah latosol dan cocopeat terhadap perkecambahan seedball sengon pada substrat pasir dan mengetahui fungsi seedball sengon dalam memberikan kecukupan air pada proses perkecambahan alami. Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Parameter yang diamati berupa perkecambahan harian. Analisis yang digunakan statistik kuantitatif dengan menghitung vigoritas dan indeks perkecambahan. Analisis lanjutan digunakan untuk mengetahui perbedaan pengaruh perlakuan komposisi seedball sengon dengan uji lanjut Duncam’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf uji 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh variasi komposisi tanah latosol dan cocopeat tidak berpengaruh nyata terhadap perkecambahan seedball sengon. Variasi komposisi tanah 75% dan cocopeat 25% adalah komposisi paling optimal untuk perkecambahan seedball sengon pada substrat pasir karena memiliki viabilitas tertinggi (43,3%), indeks vigor (3,3) dan periode perkecambahan yang singkat (5 hari). Komposisi tanah 75% dan cocopeat 25% juga memberikan kecukupan air yang optimal pada kondisi curah hujan harian rata-rata sebesar 7,9 mm/hari, sehingga dapat memicu aktivitas enzim metabolisme dalam benih.

Referensi

Amirudin, M., Priyono, & Siswadi. (2015). Pengaruh Beberapa Jenis Media Perendaman Benih Pada Pertumbuhan Bibit Sengon (Paraserianthes falcataria(L.) Nielsen). Jurnal Inovasi Pertanian, 14(1), 59–67.

Dharsono, M., Nugraha, R. T. S., Subagya, M., & Anwar, S. (2023a). Aplikasi Metode Seedball Sebagai Strategi Pengayaan Jenis Tumbuhan Pakan Fauna Primata Pada Hutan Alam Tambang Emas Martabe. In Prosiding TPT XXXII PERHAPI 2023.

Enggalmulia, S. H., Masnang, A., & Aisyah. (2024). Comparative Study Through Soil Fertility Analysis on Andosol, Latosol and Podsolik Soil Types in Bogor District. Jurnal Agriment, 9(1), 1–11.

Hartoyo, A. P. P., Rahmadhani, K., Syahira, T. N., Kusuma, R. A., Astuti, N. J., Maulana, D., & Muhammad, D. N. (2023). Aplikasi Seedballs untuk Pertumbuhan Benih Nangka (Artocarpus heterophyllus), Bisbul (Diospyros blancoi), dan Merbau (Intsia bijuga). Journal of Tropical Silviculture, 14(02), 106–113. https://doi.org/10.29244/j-siltrop.14.02.106-113

Keumala, C. F., Wulandari, A. S., & Istikorini, Y. (2025). Viabilitas Benih Mindi (Melia Azedarach L.) Melalui Uji Daya Hantar Listrik. Journal of Tropical Silviculture, 16(1), 28–32. https://doi.org/10.29244/j-siltrop.16.1.28-32

Krisnawati, H., Varis, E., Kallio, M., & Kanninen, M. (2011). Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen Ekologi, Silvikultur, dan Produktivitas (1st ed.). CIFOR.

Muslim, Kadir, S., & Badaruddin. (2025). ANALISIS TINGKAT KEBERHASILAN REVEGETASI LAHAN BEKAS TAMBANG BATUBARA PT . ARUTMIN INDONESIA DI DESA RIAM ADUNGAN KECAMATAN KINTAP KABUPATEN TANAH LAUT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN. Hutan Tropis, 13(2), 251–260.

Prasetya, M. K. P., Riniarti, M., Damayanti, I., & Asmarahman, C. (2025). Peningkatan Biomassa Bibit Sengon Laut ( Falcataria moluccana ) Dengan Pemberian Biochar Limbah Kayu Meranti ( Shorea Spp .). Enhancement of Biomass in Falcataria moluccana Seedling through the. JOPFE, 5(2), 59–65.

Ruli, K., Wahyuni, Y., & Beja, H. D. (2023). PKM Pemanfaatan Cocopeat untuk Media Tanam pada Pembibitan Kakao. Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 202–208. https://doi.org/10.37478/mahajana.v4i3.3308

Sahalatua, R. A. (2022). Pengaruh Lama Perendaman H2SO4 dan Macam Media Tanam Terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Bibit Sengon Laut (Paraserianthes falcataria). Universitas Pembangunan Nasional Veteran.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31

Cara Mengutip

Fikri, M. R. A., Andayani, S. T., & Yuslinawari. (2026). Perkecambahan Seedball Sengon dengan Variasi Komposisi Tanah Latosol dan Cocopeat pada Substrat Pasir. AGROFORETECH, 4(1), 532–538. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2450

Terbitan

Bagian

Kehutanan

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 > >>