Pengaruh Macam dan Dosis Limbah Minuman terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery

Penulis

  • Seh Suranta Ginting Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Fani Ardiani Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Galang Indra Jaya Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Kelapa sawit, pembibitan, main nursery, limbah kopi, limbah teh, limbah buah

Abstrak

Pembibitan kelapa sawit di main nursery merupakan langkah awal dalam budidaya kelapa sawit, pembibitan yang dikelola dengan baik, dapat menghasilkan bibit yang sehat, dimana nantinya bibit ini akan mempengaruhi produktivitas kelapa sawit yang tumbuh di lapangan. Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh berbagai jenis dosis dan limbah minuman seperti (kopi, teh, dan buah) terhadap pertumbuhan bibit, dan apakah ada interaksi nyata antara jenis limbah dan dosis minuman terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery. Penelitian ini dilakukan di Desa Sopalan, Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, dari bulan Juni sampai September 2025. Penelitian ini menggunakan metode percobaan faktorial dengan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RAL). Faktor pertama adalah jenis limbah minuman, yang terdiri dari tiga taraf, yaitu: Ampas Kopi (L1), Ampas Teh (L2), dan limbah Buah (L3). Faktor kedua adalah dosis limbah minuman, yang terdiri dari empat taraf, yaitu: 0 gram (D0), 800 gram (D1), 1000 gram (D2), dan 1200 gram (D3). Kedua faktor ini dikombinasikan menjadi 12 perlakuan, dengan 5 ulangan, sehingga total ada 60 bibit. Data yang didapat akan dianalisis menggunakan analisis varian (ANOVA) pada jenjang 5%. Perlakuan yang berpengaruh nyata diuji lanjut dengan Duncan's Multiple Range Test (DMRT) pada jenjang nyata 5%. Hasil analisis perlakuan jenis dan dosis limbah minuman menunjukkan intraksi tidak nyata terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery. Namun, dosis limbah minuman berpengaruh nyata pada hasil pengamatan panjang akar, di mana dosis 0 gram memberikan hasil terbaik. Sedangkan jenis limbah minuman berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery, dengan jenis limbah teh yang memberikan hasil terbaik.

Referensi

Alkhatib, R., Alkhatib, B., Abdo, N., & Muhaidat, R. (2016). Impact of exogenous caffeine on morphological , biochemical , and ultrastructural characteristics of Nicotiana tabacum. Biologia plantarum, 60(4), 706–714. https://doi.org/10.1007/s10535-016-0600-z

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Kelapa Sawit Indonesia. In BPS-Statistic Indonesia (Vol. 17). https://www.bps.go.id/id/publication/2024/11/29/d5dcb42ab730df1be4339c34/statistik-kelapa-sawit-indonesia-2023.html

Darwis, Yusran, Asrijal, arifin, A., & Marufah. (2025). Tea Grounds and Coffee Grounds Support Sustainable Growth of Mustard Plants. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(3), 970–977. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i3.10874

Debnath, B., Haldar, D., & Purkait, M. K. (2021). Potential and sustainable utilization of tea waste: A review on present status and future trends. Journal of Environmental Chemical Engineering, 9(5). https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.jece.2021.106179

Ilham, M. M., Anggaraini, D., Yofinaldi, S., & Wirayuda, R. (2023). Pemanfaatan Limbah Ampas Kopi menjadi Pupuk Organik. Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 9–14. https://doi.org/10.31599/jstpm.v4i1.1631

Imran, A. N. I. (2016). Pemanfaatan Ampas Teh (Camelia sinensis) Sebagai Tambahan Media Tanam pada Pertumbuhan Tanaman Cabai Besar (Capsicum annum L.) Secara Hidroponik. Skripsi. UIN Alauddin Makassar. Fakultas Sains Dan Teknologi.

Kementan. (2020). Statistik Teh Indonesia. https://doi.org/https://www.bps.go.id/

Kementerian Pertanian. (2024). Analisis Kinerja Perdagangan Komoditas Kelapa Sawit. In Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian (Vol. 14, Nomor 1).

Kustiawan, W., Nurhiftiani, I., Sembiring, K. H. M., & Ediyono, R. P. (2017). Pemanfaatan Limbah Kulit Buah-Buahan Sebagai Bahan Baku Pembuatan Pupuk Organik Cair. ULIN: Jurnal Hutan Tropis, 1(2), 120–127. https://doi.org/10.32522/ujht.v1i2.800

Nguyen, V., Taine, E. G., Meng, D., Cui, T., & Tan, W. (2024). Chlorogenic Acid : A Systematic Review on the Biological Functions, Mechanistic Actions, and Therapeutic Potentials. Jurnal Nutrients, 16. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/nu16070924

PPKS. (2020). Pusat Penelitian Kelapa Sawit. Medan.

Rahmadanti, Z., Septiyanto, R. F., Nuraini, D. A., Affifah, I., Rahmawati, R., Sahara, F., & Sasmita, A. Y. (2025). Green Synthesis Carbon Dots Limbah Kulit Alpukat Untuk Optimasi Pertumbuhan Tanaman. Newton-Maxwell Journal of Physics, 6(1), 39–45. https://doi.org/10.33369/nmj.v6i1.40105

Ramadhan, S., & Nasrul, B. (2022). Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Dengan Pemberian Pupuk NPK dan Kompos Sekam Padi pada Media Inceptisol The Growth Of Palm Oil (Elaeis Guineensis Jacq.) Seedlings At The Main Nursery Phase Which Was Given Npk Fertilizer And Rice Hu. Agrotek: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 6(1), 1–14.

Rosdiana, Gustia, H., & Rifaldi, A. (2022). Pemanfaatan Limbah Ampas Teh Sebagai Media Tanam Tanaman Selada (Lactuca sativa). Jurnal Agribisnis Perikanan, 15(1), 212–218. https://doi.org/https://doi.org/10.52046/agrikan.v15i1.212-218

Sirajuddin, R., Alimuddin, S., & Nontji, M. (2024). Respon Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) Terhadap Pemberian Limbah Ampas Teh dan Berbagai Media Tanam pada Hidroponik Sistem Wick. AGrotekMAS Jurnal Indonesia: Jurnal Ilmu Peranian, 4(3), 355–362. https://doi.org/10.33096/agrotekmas.v4i3.405

Stephanie, H., Tinaprilla, N., & Rifin, A. (2018). Efisiensi Pabrik Kelapa Sawit di Indonesia. Jurnal Agribisnis Indonesia, 6(1), 13–22. https://doi.org/10.29244/jai.2018.6.1.13-22

Sujadi, Siregar, H. A., & Purba, A. R. (2012). Belajar Dari Kesalahan Menuju Pembibitan Kelapa Sawit Standar. Warta PPKS, 17(3), 98–106.

Tanti, A. J., Bhattacharyya, P. N., Sandilya, S. P., & Dutta, P. (2016). Allelopathic potential of caffeine as growth and germination inhibitor to popular tea weed, Borreria hispida L . 2(4), 114–117.

Torres-Bazurto, J., Magnitskiy, S., & Sánchez, J. D. (2019). Effect of fertilization with N on height, number of leaves, and leaf area in banana (Musa AAA Simmonds, cv. Williams). Revista Colombiana de Ciencias Horticolas, 13(1), 9–17. https://doi.org/10.17584/rcch.2019v13i1.8440

Vitale, E., Motta, C. M., Avallone, B., Amoresano, A., Fontanarosa, C., Battaglia, G., Spinelli, M., Fogliano, C., Paradiso, R., & Arena, C. (2024). Sustainable Reuse of Expresso Coffee By ‑ products as a Natural Fertilizer to Improve Growth and Photosynthesis in Cucumber (Cucumis sativus L.) Plants. Waste and Biomass Valorization, 15(2), 543–559. https://doi.org/10.1007/s12649-023-02143-2

Zahraa’, F. (2024). Pengaruh Penggunaan Media Tanam Ampas Kopi Terhadap Pertumbuhan Tanaman Terung (Solanum melongena L.). Pedago Biologi : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi, 12(1), 7–12. https://doi.org/10.30651/pbjppb.v12i1.19255

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31

Cara Mengutip

Ginting, S. S., Ardiani, F., & Jaya, G. I. (2026). Pengaruh Macam dan Dosis Limbah Minuman terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery. AGROFORETECH, 4(1), 35–41. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2351

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama