Pengaruh Pemberian Kompos Ampas Tahu dan Volume Penyiraman terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre Nursery
Kata Kunci:
kompos ampas tahu, volume penyiraman, bibit kelapa sawitAbstrak
Tujuan penelitian ini agar diketahui pengaruh pemberian kompos ampas tahu enelitian mengenai volume penyiraman terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase pre-nursery dilaksanakan di Kebun Pendidikan dan Penelitian (KP2) yang berlokasi di Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.Penelitian ini mempergunakan desain percobaan faktorial Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah kompos ampas tahu yang terdiri atas empat taraf, yaitu kontrol (NPK 0,5), 20 g, 30 g, dan 40 g. Faktor kedua yakni volume penyiraman, meliputi 3 tingkatan yakni 60: 80: 100 ml/hari dengan 5 kali pengulangan. Data dari penelitian dianalisa melalui sidik ragam (Anova) pada tingkat signifikansi 5%. Bila ada perbedaan signifikan, kemudian selanjutnya diuji melalui uji DMRT bertingkat signifikansi 5%. Perolehan penelitian memperlihatkan bahwasanya tidak ditemukan pengaruh interaksi yang signifikan antara dosis kompos ampas tahu serta volume pemberian air pada pertumbuhan bibit kelapa sawit paa tahap pre-nursery. Dosis kompos ampas yang diberikan 0,5: 20: 30: 40 g/polybag tidak menimbulkan perbedaan nyata pada pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre-nursery. Volume pemberian air 60: 80: 100 ml/hari juga menunjukkan efek yang serupa pada pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre-nursery.
Referensi
Abdul, I. (2023). Merancang Kelapa Sawit Sebagai Komoditi Unggulan Nasional. In E-Book.
Andika, D., Setyawati, R., & Putra, D. P. (2024). Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineenis Jacq.) di Pre Nursery terhadap Pemberian Berbagai Dosis Kompos Ampas Tahu dan Volume Air. Agroforetech, 2(3), 1385–1390.
Arifianto, M., Hartati, R. M., & Setyorini, T. (2019). Pengaruh dosis urin sapi dan waktu penyiraman terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) di pre-nursery. Jurnal Agromast, 4(1), 1–11.
Cahyani, M. R., Zuhaela, I. A., Saraswati, T. E., Raharjo, S. B., Pramono, E., Wahyuningsih, S., Lestari, W. W., & Widjonarko, D. M. (2021). Pengolahan Limbah Tahu dan Potensinya. Proceeding of Chemistry Conferences, 6, 27. https://doi.org/10.20961/pcc.6.0.55086.27-33
Hidayat, Wahyu, Retni Mardu Hartati, D. P. P. (2024). Pemberian Pupuk P dan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit sebagai Campuran Media Tanam Pengaruhnya terhadap Pertumbuhan Mucuna bracteata. INSTIPER Journal Management System, 2, 1. https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1256
Indriyani, E. (2022). Pengaruh Dosis Kompos Ampas Tahu terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau ( Vigna radiata (L.) R. Wilczek).
Mustaqim, N. S., Kristalisasi, E. N., & Rusmarini, U. K. (2023). Pengaruh Mikoriza Dan Penyiraman Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Di Pre Nursery. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, XXV(2).
Siregar. (2022). PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS AMPAS TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) PADA FASE PRE-NURSERY. הארץ, 8.5.2017, 2003–2005.
Titiaryanti, N. M., Hastuti, P. B., & Nugroho, R. A. (2021). PENGARUH MEDIA TANAM DAN LIMBAH TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN KELAPA SAWIT Pre -Nursery. AGROISTA : Journal Agrotechnology, 5(2). https://doi.org/10.55180/agi.v5i2.107
Tsabita, A. F. (2021). Pengembangan Kelapa Sawit di Indonesia. Jurnal Agribisnis, 1(1), 2–7.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


