Pengaruh Bioslurry Padat dan Jenis Tanah (Regosol dan Latosol) terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre Nursery
Kata Kunci:
Kelapa sawit, pre nursery, bioslurry padat, Jenis tanahAbstrak
Tujuan dari penelitian ini untuk melihat pengaruh dosis pupuk bioslurry padat, jenis tanah dan interaksi keduanya terhadap pertumbuhan pre nursery kelapa sawit. Penelitian ini dilakukan di Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan ketinggian tempat 118 mdpl tepatnya di Kebun Pendidikan dan Penelitian. Pelaksanaan kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai bulan Februari hingga bulan Mei tahun 2025. Penelitian menggunakan model berbasis Rancangan Acak Lengkap (RAL). Dengan faktor pertama yang digunakan meliputi dosis pupuk bioslurry padat (B), yang terdiri atas empat taraf perlakuan, yaitu (B0) : 0% + Kontrol (tanpa bioslurry, dengan NPK 0,4 g/polybag), (B1) : 25% /polybag, (B2) : 33,3% /polybag dan (B3) : 50% polybag. Sedangkan faktor kedua yang digunakan meliputi jenis tanah (T), yang terdiri atas dua taraf perlakuan yaitu (T1) : Regosol dan (T2) : Latosol. Hasil yang didapatkan akan dianalisis menggunakan ANOVA, dan apabila memiliki perbedaan secara statistik, maka dilanjutkan dengan uji lanjutan menggunakan Tukey pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis menghasilkan kedua faktor kombinasi menunjukkan ada interaksi nyata terhadap parameter pH tanah. Perlakuan dosis pupuk bioslurry padat dengan dosis 25%/polybag mampu berpengaruh yang baik terhadap pertumbuhan, pada parameter berat kering akar, sehingga menjadi alternatif pengurangan penggunaan pupuk kimia. Perlakuan jenis tanah latosol mampu memberikan pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan, pada parameter berat segar akar dan berat kering akar
Referensi
Asnidar, S. D., & Paranoan, D. R. R. (2021). Eksplorasi Jamur Pelarut Fosfat pada Tanah Masam dengan Penutup Lahan Hutan Sekunder, Padang Alang-Alang dan Perkebunan Kelapa Sawit Di Samarinda Phosphate Solubilizing Fungus Exploration in Acid Soil with a Cover of Secondary Forest Land, Grassland and Palm Oil Plantation. Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab ISSN, 2622, 3570.
Bimasakti, M. K., Rohmiyati, S. M., & Kautsar, V. (2017). Tingkat Kesuburan Tanah Dibawah Tanaman Mucuna Bracteata dan Nephrolepis. 2(1).
Delfhia, D. A. (2020). Aplikasi Trichoderma Harzianum Dalam Mengendalikan Ganoderma Boninense Di Main Nursery Kelapa Sawit Pada Medium Gambut (Doctoral Dissertation, Uin Sultan Syarif Kasim Riau).
Firmansyah, I., Syakir, M., & Lukman, L. (2017). Pengaruh kombinasi dosis pupuk N, P, dan K terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung (Solanum melongena L.)[The influence of dose combination fertilizer N, P, and K on growth and yield of eggplant crops (Solanum melongena L.)]. Indonesian Agency for Agricultural Research and Development.
Fitriyah, A., Harmayani, R., Haryanto, H., Alimuddin, A., Mariani, Y., Kartika, N. M. A., ... & Jamili, A. (2024). Kajian Kandungan Nutrisi Bio-Slurry limbah Biogas dan Pemanfaatannya sebagai Pupuk Organik di Desa Batu Kuta Lombok Barat. Baselang, 4(2), 256-265. https://doi.org/10.36355/bsl.v4i2.204
Halim, M., Wahyudi, E., & Putra, I. A. (2019). Pemberian pupuk NPK dan kompos tandan kosong kelapa sawit pada pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis Guineensis Jacq) di pembibitan awal. Agrinula: Jurnal Agroteknologi Dan Perkebunan, 2(1), 9-12.
Jannah, A., Silawibawa, I. P., & Dahlan, M. (2019). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik, Anorganik dan Pupuk Hayati Terhadap Sifat Fisik Tanah Yang Ditanami Tanaman Cabai Merah. Crop Agro, 12(1), 38-45.
Mustikaningrum, D. (2023). Pengaruh Aplikasi Bio-slurry Terhadap Perbaikan Sifat Kimia Tanah. RADIKULA: Jurnal Ilmu Pertanian, 2(2), 94-99. https://doi.org/10.70609/radikula.v2i2.3698
Prasetyo, I. D., & Sumaryanto, S. (2024). Literatur Review: Mekanisme Dan Pengaruh Iklim Tropis Terhadap Faktor Degradasi Klorofil Tanaman Kelapa Sawit. Warta Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 29(2), 81-96.
Qishty, M. Y., Harahap, F. S., Sepriani, Y., & Adam, D. H. (2023). Kajian Beberapa Unsur Hara Pada Lahan Replanting Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Di Kelurahan Bakaran Batu Kecamatan Rantau Selatan. Jurnal Agro Estate, 7(1), 54-60.
Rohmiyati, S. M., Hastuti, P. B., & Mahessa, G. R. (2018b). Aplikasi Bioslury Padat Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Prenursery pada Berbagai Jenis Tanah. Jurnal Agroteknologi, 2(2), 193–201.
Salem, A. P., Hastuti, P. B., & Rusmarini, U. K. (2016). The Effect of Different Soil Types (Regosol and Latosol) and Application of Organic Fertilizer on Oil Palm Seeds. Jurnal Agromast, 1(2), 1–11.
Sudaryono, S. (2001). Pengaruh Pemberian Bahan Pengkondisi Tanah Terhadap Sifat Fisik Dan Kimia Tanah Pada Lahan Marginal Berpasir. Jurnal Teknologi Lingkungan, 2(1).
Tim Biru dan YRE, 2013. Pedoman, Dan, P. P., Kerja, P. B.-S., IndonesiaBelanda., S., & Jakarta, P. B. (2013). Pengelolaan dan Pengelolaan dan Pemanfaatan bio-slurry.
Titiaryanti, N. M., Hastuti, P. B., & Nugroho, R. A. (2021). Pengaruh Media Tanam Dan Limbah Tahu Terhadap Pertumbuhan Kelapa Sawit Pre -Nursery. 5(2).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


