Pengaruh Beberapa Lapisan Tanah dan Bahan Organik terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery

Penulis

  • Tegar Himawan Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Sri Manu Rohmiyati Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Galang Indra Jaya Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

macam lapisan tanah, biochar tangkos, kelapa sawit di main nursery

Abstrak

Studi telah dilakukan di Kebun Pendidikan, Penelitian Instiper (KP2) Instiper, Yogyakarta, di Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, DIY, dari Februari hingga Mei 2025, untuk mengetahui pengaruh lapisan tanah ganda dan bahan organik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pembibitan utama. Penelitian ini menerapkan rancangan percobaan faktorial yang tersusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor: dosis biochar tandan kosong kelapa sawit dengan empat taraf (0, 25, 35, dan 50% volume) dan penggunaan lapisan tanah ganda dengan tiga kedalaman tanah: tanah lapisan atas (0–25 cm), tanah lapisan bawah (25–50 cm), dan campuran keduanya (1–1). Jumlah tanaman dalam penelitian ini ialah 12x4 = 48 tanaman, sehingga kedua unsur ini menghasilkan 3x4 = 12 kombinasi perlakuan, yang tiap perlakuan diulang 4 kali. DMRT digunakan untuk menguji hasil pengamatan pada taraf signifikansi 5%. ANOVA pada taraf signifikansi 5% digunakan untuk menilai perlakuan yang berpengaruh nyata. Temuan memperlihatkan bahwasanya pertumbuhan bibit kelapa sawit di pembibitan utama tidak terpengaruh secara signifikan oleh interaksi berbagai lapisan tanah dan takaran biochar. Pertumbuhan bibit kelapa sawit di pembibitan utama lebih baik ketika biochar diberikan dengan dosis 25% volume dan masih dipengaruhi secara positif oleh penerapan lapisan bawah permukaan (25–50 cm).

Referensi

Agung.A.K., T.A.Adiprasetyo & H.Hermansyah. (2019). Penggunaan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit sebagai Subtitusi Pupuk NPK dalam Pembibitan Awal Kelapa Sawit. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 21(2), 75–81. https://doi.org/10.31186/jipi.21.2.75-81

Atikah.A., S.Sumaryoto & D.Susilastuti. (2022). Pengaruh Luas Lahan dan Produksi CPO terhadap Pertumbuhan Industri Kelapa Sawit Indonesia Tahun 2000-2020. eCo-Buss, 5(1), 338–348. https://doi.org/10.32877/eb.v5i1.479

Azlansyah.B.A., F.Silvina & I.Murniati. (2014). Pengaruh Lama Pengomposan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.). Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau, 1(1), 1–12.

D Aryanti, A. S.Surachman. & A.Listiawati. (2023). Pengaruh Biochar Tempurung Kelapa dan Pupuk Npk terhadap Pertumbuhan dan Hasil Terung Gelatik pada Tanah Aluvial. Jurnal Sains Pertanian Equator, 12(4), 998. https://doi.org/10.26418/jspe.v12i4.67541

BPS. (2022). Statistik Kelapa Sawit Indonesia. Bps.go.id.

Fajarditta, F., Sumarsono, & F. Kusmiyati. (2014). Serapan unsur Hara nitrogen dan Phospor beberapa tanaman legum pada jenis tanah yang berbeda. Animal Agriculture Jurnal, 1(2), 41–50.

Marianita.S.S. (2013). Pengaruh Biochar Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) terhadap Kandungan Bahan Organik dan Beberapa Sifat Fisika Tanah pada Lapisan Sub Soil Ultisol. SSRN Electronic Journal, 1(2), 117–199.

Novia Yanti.R. & I.Lestari. (2020). Potensi Limbah Padat Perkebunan Kelapa Sawit Di Provinsi Riau. Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan, 15(2), 1–11. https://doi.org/10.31849/forestra.v15i2.4696

PPKS. (2020). Standar Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit. Pusat Penelitian Kelapa Sawit. Iopri.Co.Id.

Purba.W & A.Dwi. (2021). Dinamika Kerjasama Perdagangan Indonesia dalam Ekspor Kelapa Sawit ke India Tahun 2014-2019. Jurnal FISK, 2(1), 133–140.

Setiawan, B., Azizah, W., & Jannah, C. (2022). Lapisan Tanah Subsoil Ultisol the Effect of Giving Biochar of Oil Palm Empty Fruit Bunches on the Growth of Pepper Cuttings in the Ultisol Subsoil Layer. 01(02), 62–73.

Septiani, D. (2012). Pengaruh Pemberian Arang Sekam Padi terhadap Pertumbuhan dan Hasil tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens). Politeknik Negeri Lampung.

Sijabat.A.G., E.Rahayu & A.Himawan. (2023). Pengaruh Aplikasi Pupuk Organik Cair ( POC ) terhadap Bibit Kelapa Sawit Pre Nursery pada Bagian Lapisan Tanah Top Soil dan Sub Soil. Jurnal Agroforetech, 1(2), 920–927.

Zulkifli.E.H. (2020). Pengaruh Pemberian Kompos Kiambang pada Berbagai Lapisan Tanah terhadap Pertumbuhan Bibit Sawit ( Elaeis guineensis Jacq ). Agrica Ekdtensia, 14(2), 146–147

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-27

Cara Mengutip

Himawan, T., Rohmiyati, S. M., & Jaya, G. I. (2025). Pengaruh Beberapa Lapisan Tanah dan Bahan Organik terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery. AGROFORETECH, 3(2), 884–888. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2036

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 > >>