Pengaruh Sumber Karbon Aktif dan Frekuensi Penyiraman terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery

Penulis

  • Karmenita Octaviana Munde Program Studi Agroteknologi , INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Elisabeth Nanik Kristalisasi Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Umi Kusumastuti Rusmarini Program Studi Agroteknologi, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

bibit kelapa sawit, Sumber Karbon Aktif, Frekuensi penyiraman

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk menguji bagaimana pengaruh sumber karbon aktif dan frekuensi penyiraman terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada tahap main nursery. Kegiatan penelitian dilaksanakan di Kebun Penelitian Percobaan II Institut Pertanian Stiper Yogyakarta yang terletak di Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok Kabupaten sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada bulan Juni sampai September 2025. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) factorial 4 x 3 dengan dua faktor, yaitu jenis sumber karbon aktif (kontrol, tempurung kelapa, serbuk kayu dan sekam padi) serta frekuensi penyiraman (satu kali sehari, dua kali sehari dan dua hari sekali). Terdapat 12 kombinasi perlakuan dengan 4 ulangan sehingga total ada 48 satuan percobaan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA), kemudian dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi nyata antara sumber karbon aktif dan frekuensi penyiraman terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery. Pemberian berbagai sumber karbon aktif tidak memberikan pengaruh yang berarti terhadap pertumbuhan bibit. Namun, perlakuan penyiraman dua kali sehari memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan penyiraman sekali sehari maupun dua hari sekali, khususnya pada parameter berat kering tajuk bibit kelapa sawit.

Referensi

Abdul, I. (2023). Merancang Kelapa Sawit Sebagai Komoditi Unggulan Nasional (Vol. 1). www.penerbitlitnus.co.id

Glaser, B., Lehmann, J., & Zech, W. (2019). Ameliorating Physical and Chemical Properties of Highly Weathered Soils in the Tropics with Charcoal - A Review. Biology and Fertility of Soils, 35(4), 219–230. https://doi.org/10.1007/s00374-002-0466-4

Guerrieri, R., Belmecheri, S., Ollinger, S. V., Asbjornsen, H., Jennings, K., Xiao, J., Stocker, B. D., Martin, M., Hollinger, D. Y., Bracho-Garrillo, R., Clark, K., Dore, S., Kolb, T., William Munger, J., Novick, K., & Richardson, A. D. (2019). Disentangling the role of Photosynthesis and Stomatal Conductance on Rising Forest Water-Use Efficiency. Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, 116(34), 16909–16914. https://doi.org/10.1073/pnas.1905912116

Hasanah, N. (n.d.). Pemanfaatan Karbon Aktif Berbahan Baku Sekam Padi Dan Serbuk Gergaji Sebagai Adsorben pb2+ Dalam Limbah Cair Buatan Oleh. 15 Mar 2010.

Landsberg, J., & Waring, R. (2017). Water Relations in Tree Physiology: Where to from here? In Tree Physiology (Vol. 37, Issue 1, pp. 18–32). https://doi.org/10.1093/treephys/tpw102

Lawson, T., & Vialet-Chabrand, S. (2019). Speedy Stomata, Photosynthesis and Plant Water use Efficiency. New Phytologist, 221(1), 93–98. https://doi.org/10.1111/nph.15330

Pebriani, E., Okalia, D., & Heriansyah, P. (2023). Pengaruh Biochar Sekam Padi terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) di Pre Nursery. 12(1), 115–120. https://doi.org/10.14341/diaconfiii25-26.05.23-62

Purba, T. H., Khairani, S., & Sembiring, J. (2024). Tebe Holo Purba 1) , Siti Khairani 2) , Juhardi Sembiring 3) 1). 8(2).

Putra, A. T., & Ekawati, R. (2023). Pemanfaatan Abu Sekam Padi dan Arang Kayu Sebagai Salah Satu Alternatif Penggunaan Top Soil untuk Media Tanam Bibit Kelapa Sawit di Pre-Nursery. Agroteknika, 6(2), 149–160. https://doi.org/10.55043/agroteknika.v6i2.204

Rockwell, F., & Sage, R. F. (2022). Plants and Water: the Search for a Comprehensive Understanding. Annals of Botany, 130(3), I–VIII. https://doi.org/10.1093/aob/mcac107

Sony, Y., Sirait, H. S., Suryanti, S., & Hartati, R. M. (2025). Pengaruh Biochar dan Frekuensi Penyiraman terhadap Pertumbuhan Kelapa Sawit ( Elaeis guineensis Jacq ) di Main Nursery. 3, 265–272.

Susmawati, Jacq, E., Barat, A., Belanda, H., Bogor, K. R., Garden, B., Botanicus, H., Bogor, K. R., & Tenggara, A. (2016). Standarisasi Pembibitan Kelapa Sawit.

Varsamis, G., Adamidis, G. C., Merou, T., Takos, I., Tseniklidou, K., Dimitrakopoulos, P. G., & Papageorgiou, A. C. (2022). Changes in Watering Frequency Stimulate Differentiated Adaptive Responses among Seedlings of Different Beech Populations. Biology, 11(2). https://doi.org/10.3390/biology11020306

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-23

Cara Mengutip

Munde, K. O., Kristalisasi, E. N., & Rusmarini, U. K. (2025). Pengaruh Sumber Karbon Aktif dan Frekuensi Penyiraman terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery. AGROFORETECH, 3(3), 1522–1526. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2168

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 > >>