Potensi dan Pola Agroforestri pada Naungan Tanaman Kopi di Desa Tanjung Kari, Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan
Kata Kunci:
Tanaman kopi robusta, agroforestri, penaungAbstrak
Salah satu komoditas terpenting dalam subsektor perkebunan Indonesia adalah kopi. Mayoritas produksi kopi Indonesia merupakan komoditas perkebunan yang dipasarkan secara internasional, mendatangkan devisa asing, menyediakan sumber pendapatan bagi petani, mendorong pertumbuhan lapangan kerja, memajukan agribisnis dan agroindustri, serta mendorong pembangunan daerah. Dalam pertanian kopi, agroforestri merupakan sistem pertumbuhan spesies pohon yang hidup berdampingan dengan tanaman berkayu dan unsur-unsur lain dengan cara yang menguntungkan secara ekologis dan ekonomis dapat meningkatkan masukan dan siklus hara, yang pada akhirnya dapat meningkatkan hasil. Desa Tanjung Kari merupakan salah satu desa di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan yang memiliki banyak potensi lahan untuk menanam kopi robusta (Coffea canephora) dan tanaman perkebunan lainnya. Kopi di Desa Tanjung Kari ditanam di bawah pohon penaung, sehingga menjadi contoh pola tanam agroforestri. Sistem agroforestri berbasis kopi di desa ini dikenal mencakup berbagai jenis agroforestri, baik yang sederhana maupun yang kompleks, tergantung pada jenis naungannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui petensi agroforestri tanaman kopi robusta dan pola agroforestri tanaman kopi robusta di Desa Tanjung Kari, Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menetapkan lokasi penelitian tersebut dan menggunakan teknik pemngambialan sampel dengan metode purposive sampling. Luas lokasi penelitian yang saya amati di Desa Tanjung Kari, Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Memilki Luas Sebesar 4,57 ha dengan intensitas sampling sebesar 4,37%. Hasil penelitian yang menunjukan bahwa tanaman penaung didominasi oleh Pohon Lamtoro (Leucaena leucocephala), ada 6 jenis tanaman penaung yang ada di lokasi penelitian tersebut. Tanaman penaung sangat dibutuhkan dalam penanaman komoditas kopi robusta agar berproduksi optimal. Tanaman penaung dapat menahan angina, menjaga sinar matahari yang terik, dan mencegah intensitas hujan yang tinggi. Pola agroforestri yang terdapat di Desa Tanjung Kari adalah pola agroforesti 1) pola kopi-gamal 2) pola kopi-lamtoro 3) pola kopi-suren pola agroforestri tersebut adalah pola agroforestri yang mendominasi di lahan tanaman kopi desa tanjung kari. Dalam pola agroforestri juga dapat mempengaruhi hasil produksi dan pendapatan tanaman kopi.
Referensi
Aschalew, E., & Zebene, A. (2018). Coffee growers local knowledge on shade tree species in Adola Rede District, Guji Zone, Southern Ethiopia. African Journal of Agricultural Research, 13(40), 2183–2191. https://doi.org/10.5897/ajar2018.13350
Helwig, N. E., Hong, S., & Hsiao-wecksler, E. T. (2021). Metode Penelitian Kualitatif dan metode penelitian kuantitatif (Issue January).
Kusmiati, A., & Windiarti, R. (2011). Analisis Wilayah Komoditas Kopi Di Indonesia. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 5(2), 47-58–58.
Lestari, K. W., & Dewi, N. (2023). Potensi Simpanan Karbon pada Beberapa Tipe Agroforestri Berbasis Kopi Robusta di Desa Rowosari, Jember. Journal of Tropical Silviculture, 14(02), 150–157. https://doi.org/10.29244/j-siltrop.14.02.150-157
Morrisan, M. A. (2012). Metode penelitian survei. Kencana.
Pida, R., & Ariska, N. (2022). Pengaruh tanaman penaung jenis lamtoro (Leucaena sp) terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman kopi arabika (Coffea arabica) di Kabupaten Aceh Tengah. Jurnal Pertanian Agros, 24(2), 543–551.
Suherman, Millang, L. (2017). The Responses of the Morphoficiology , Phenology and Production of Coffee Plants. August 2016.
Supriadi, H., & Pranowo, D. (2015). Prospek pengembangan agroforestri berbasis kopi di Indonesia. Perspektif: Review Penelitian Tanaman Industri, 14(2), 135–150.
Wahyuni, H., & Suranto, S. (2021). Dampak Deforestasi Hutan Skala Besar terhadap Pemanasan Global di Indonesia. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 6(1), 148–162. https://doi.org/10.14710/jiip.v6i1.10083
Yuwono, S. B., Hilmanto, R., & Qurniati, R. (2012). estimasi total penyerapan karbon tersimpan pada sistem agroforestri di desa sumber agung untuk mendukung rencana aksi nasional gas rumah kaca. Prosiding Seminar Nasional Agroforestri III, 87–91.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


