Pengaruh POC (Pupuk Organik Cair) dan Pupuk P terhadap Pertumbuhan Mucuna Bracteata

Penulis

  • Agy Sanjaya Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Pauliz Budi Hastuti Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Enny Rahayu Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

pupuk organik cair, pupuk p, mucuna bracteata

Abstrak

Tujuan untuk mengetahui pengaruh POC (pupuk organik cair) dan pupuk P terhadap pertumbuhan Mucuna bracteata. Penelitian dilakukan di KP 2 Institut Pertanian Stiper Yogyakarta yang terletak di Desa Wedomartani, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, D.I.Y dengan ketinggian 118 mdpl. Penelitian dimulai pada bulan Mei 2023 sampai dengan bulan Agustus 2023. Penelitian ini menggunakan metode percobaan dengan rancangan faktorial yang disusun dalam rancangan acak lengkap (RAL). Faktor pertama adalah konsentrasi POC yang terdiri dari 4 aras yaitu, kontrol (0 ml/liter), 1 ml/liter, 2 ml/liter, 3 ml/liter. Faktor kedua adalah dosis pupuk P yang terdiri dari 4 aras yaitu, kontrol (0 gram/tanaman), 2 gram/tanaman, 3 gram/tanaman, 4 gram/tanaman. Dari kedua faktor tersebut diperoleh 4 x 4 = 16 kombinasi perlakuan dengan tiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga jumlah bibit diperoleh 16 x 4 = 64 tanaman percobaan. Data hasil penelitian dianalisis dengan analysis of variance (ANOVA) pada jenjang nyata 5%. Apabila ada pengaruh nyata dilakukan uji lanjut DMRT pada jenjang nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi nyata antara perlakuan konsentrasi POC dan dosis pupuk P pada pertumbuhan Mucuna bracteata, pemberian POC maupun pupuk P menunjukkan pertumbuhan yang sama terhadap pertumbuhan tanaman Mucuna bracteata.

Referensi

Aji, S. (2020). Pengaruh pupuk cair kalium sulfat dari abu janjang kelapa sawit pada pertumbuhan Mucuna bracteata DC. Prima Agri Sustainability (PASUS), 1, 15–24.

Amelia, E., Setyawati, E. R., & Putra, D. P. (2021). Pengaruh pemberian pupuk fosfor dan dolomit terhadap pertumbuhan legum Mucuna bracteata. Jurnal Agromast, 6(2), 19–26.

Andhika, R., Hastuti, P. B., & Syah, R. F. (2023). Pengaruh konsentrasi pupuk organik cair dan dosis pupuk P terhadap pertumbuhan dan nodulasi Mucuna bracteata. 1–60.

Diantoro, D. A. N., Ginting, C., & Kautsar, V. (2017). Pengaruh tandan kosong dan pupuk P terhadap pertumbuhan Mucuna bracteata. 2(2), 80–85.

Fahlei, R., Rahayu, E., & Kautsar, V. (2017). Pengaruh Pemberian Air Kelapa Dan Limbah Cair Ampas Tahu Pada Tanah Regosol Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Di Pre Nursery. Jurnal Agromast, 2(1), 1–23.

Faizin, N., Mardhiansyah, M., & Defri, Y. (2015). Pengaruh berbagai dosis pupuk N dan P terhadap nodulasi dan pertumbuhan Mucuna bracteata. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau, 2(2).

Henri. (2018). Pupuk organik cair. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 5–19.

Mundho, V. B., Kautsar, V., & Rochmiyati, S. M. (2023). Pengaruh dosis dan cara aplikasi pupuk P terhadap pertumbuhan Mucuna bracteata. Agrotechnology, Agribusiness, Forestry, and Technology: Jurnal Mahasiswa Instiper (AGROFORETECH), 1(2), 872–876.

Mustaqim, W. A. (2018). Hukum minimum liebig - sebuah ulasan dan aplikasi dalam biologi kontemporer. Bumi Lestari Journal of Environment, 18(1), 28.

Oktavianus, A., Perangin-angin, H. J., Sirait, S. R., & Pratomo, B. (2022). Pengaruh pupuk organik cair (POC) limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) terhadap pertumbuhan Mucuna bracteata. Jurnal Agro Estate, 6(1), 9–17.

Rochyani, N., Utpalasari, R. L., & Dahliana, I. (2016). Analisis hasil konversi eco enzyme menggunakan nanas (Ananas comosus) dan pepaya (Carica papaya L.). Journal of Controlled Release, 5(2), 135–140.

Sahid, U. (2023). Analisis kandungan unsur hara pada eco enzyme dengan komposisi jumlah limbah kulit buah yang berbeda.

Samantha, R., & Almalik, D. (2019). Pengaruh berbagai dosis pupuk N dan P terhadap nodulasi dan pertumbuhan Mucuna bracteata. Tjyybjb.Ac.Cn, 3(2), 58–66.

Siallagan, I., Sudrajat, & Hariyadi. (2014). Optimasi dosis pupuk organik dan NPK majemuk pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan. Jurnal Agron Indonesia, 42(2), 166–172.

Titiaryanti, N. M., & Hastuti, P. B. (2020). Respon pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery dengan berbagai konsentrasi eco enzyme dan dosis NPK response. Jurnal Pertanian Agros, 5(3), 248–253.

Unduhan

Diterbitkan

2024-03-16

Cara Mengutip

Sanjaya, A., Hastuti, P. B., & Rahayu, E. (2024). Pengaruh POC (Pupuk Organik Cair) dan Pupuk P terhadap Pertumbuhan Mucuna Bracteata. AGROFORETECH, 2(1), 16–22. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1043

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 5 6 7 > >>