Kajian Faktor-Faktor Terjadinya Losses di Perkebunan Kelapa Sawit Pada Togpografi Datar, Rendahan, dan Berbukit

Penulis

  • Febianto Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Instiper Yogyakarta, Indonesia
  • Sri Gunawan Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Instiper Yogyakarta, Indonesia
  • Samsuri Tarmadja Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Instiper Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Losses, Faktor Losses, Topografi

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya losses pada topografi Datar, rendahan, dan berbukit. Beberapa hal menyebabkan terjadinya losses yaitu pasar pikul, tempat peletakkan hasil, dan piringan yang ditumbuhi gulma. Losses merupakan kehilangan hasil bersifat padat maupun cair akibat pengelolaan kelapa sawit yang menyebabkan keuntungan perusahaan yang kurang dimaanfaatkan atau tidak maksimal. Beberapa hal yang sering terjadi selama proses pemanenan kelapa sawit yang menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Dengan ini Perlu dilakukan upaya-upaya untuk mengurangi kerugian yang disebabkan oleh losses Penelitian ini dilakukan di PT. Bangun Batara Raya, Kebun KBR, Afdeling I, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah. metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, metode ini digunakan untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut dan Metode ini juga digunakan untuk mengumpulkan data serta menggunakan sampel 5,5 ha pada wilayah panen. kemudian menarik kesimpulan berdasarkan besarnya kerugian yang disebabkan oleh losses pada topografi rendahan, datar, dan berbukit. Pada penelitian ini nilai Kehilangan losses mencapai 1,82 kg/ha di daerah berbukit, 1,1 kg/ha di daerah datar, dan 1,03 kg/ha di daerah rendahan, menurut penelitian ini. Total losses atau kehilangan hasil afdeling dalam satu hari panen adalah 968,65 kg/afd. Jika hasil yang hilang dihitung selama setahun, maka kerugian perusahaan adalah Rp. 1.115.887.313 per tahun.

Referensi

Kuvaini, Aang. 2012. Teknik Penanganan Kehilangan (Losses) Berondolankelapa Sawit Pada Areal Berbukit di Perkebunan Kelapa Sawit PT Tintin Boyok Sawit Makmur Propinsi Kalimantan Barat. Jurnal Citra Widya Edukasi 4.1 (2012): 1-11.

Manurung, Reza Pahlawan., Tri Nugraha Budi Santosa., Candra Ginting. 2017. Kajian Losses Berondodolan di Perkebunan Kelapa Sawit di Kebun Aek Tarum, PT. Gunung Melayu, Asian Agri Group, Desa Batu Anam, Kecamatan Rahuning, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Agromast Vol. 2 No.2 : 1-9.

Pidekso, Joko Bibit., Fitri Kurniawati., Rupait Martini. 2018. Analisis Kehilangan Hasil Berondolan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis jacq) Di PT. Perkebunan Nusantara V, Seigaluh, Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Jurnal Masepi Vol. 3 No.2 : 1-12.

Unduhan

Diterbitkan

2023-06-23

Cara Mengutip

Febianto, Gunawan, S., & Tarmadja, S. (2023). Kajian Faktor-Faktor Terjadinya Losses di Perkebunan Kelapa Sawit Pada Togpografi Datar, Rendahan, dan Berbukit. AGROFORETECH, 1(2), 955–958. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/535

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >>