Pengaruh Konsentrasi Herbisida Triklopir dan Infus Jumlah Akar untuk Mengendalikan Gulma Beringin di Perkebunan Kelapa Sawit
Kata Kunci:
gulma beringin, triklopir, infus akarAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi yang tepat dalam pengendalian gulma beringin dengan metode infus akar yang menggunakan jumlah akar sebagai pengujian gulma dalam menyerap herbisida terhadap keracunan gulma beringin di perkebunan kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Februari sampai Maret 2026 di kebun masyarakat yang terletak di Desa Petaling Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Penelitian menggunakan percobaan faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu konsentrasi herbisida triklopir dengan 3 aras yaitu 6,7 g (K1), 13,4 g (K2), 20,1 g (K3), faktor kedua adalah infus jumlah akar 3 aras yaitu infus 2 akar (T1), infus 4 akar (T2), infus 6 akar (T3), diperoleh 9 kombinasi perlakuan diulang 3 kali dengan 2 sampel, jadi 9 × 3 = 27 kombinasi perlakuan, 27 × 2 = 54 gulma beringin yang dibutuhkan. Data dianalisis dengan sidik ragam (Analysis of Variance) apabila terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji DMRT pada jenjang nyata 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi perlakuan nyata paling merusak gulma adalah konsentrai 20,1 g triklopir dengan infus 4 dan 6 akar.
Referensi
Akbar, I., Ardi, & Efendi, S. (2023). Penggunaan Herbisida Triklopir Untuk Mengendalikan Gulma Pada Perkebunan Kelapa Sawit Fase Belum Menghasilkan Dan Pengaruhnya Terhadap Keanekaragaman Serangga. AgriPeat, 24(2), 40–50. https://doi.org/10.36873/agp.v24i2.8180
Al-Hakim, A. S. (2026). Pengaruh Macam Herbisida dan Konsentrasi Terhadap Gulma Beringin (Ficus benjamina) Pada Kebun Kelapa Sawit di PT.Gunung Sejahtera Puti Pesona. In Skripsi. Fakultas Pertanian Instiper Yogyakarta. Yogyakarta. https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/5132/
Aldimas, M. F., Mawandha, H. G., & Mu’in, A. (2024). Uji Efektifitas Pengendalian Gulma Keladi ( Colocasia esculenta L . ) Menggunakan Metode Implan Dengan Bahan Aktif Methyl Metsulfuron. AGROFORETECH, 2(3), 1096–1103. https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1416
Ambarita, S. B. U., Wirianata, H., & Mawandha, H. G. (2019). Efektifitas Berbagai Macam Dan Cara Aplikasi Herbisida Dalam Mengendalikan Tumbuhan Epifit Di Perkebunan Kelapa Sawit. JOM FAPERTA INSTIPER Yogyakarta, 1(1), 1–15.
Bayyinah, L. N., Purwanto, P., Syarifah, R. N. K., & Pratama, R. A. (2024). Respons Fisiologis Tanaman Jagung Manis terhadap Aplikasi Herbisida dalam Pengendalian Gulma. Agro Wiralodra, 7(2), 66–74. https://doi.org/10.31943/agrowiralodra.v7i2.126
Fasluqi, M. Z. S. (2024). Efektifitas Herbisida Dalam Pengendalian Gulma Epifit Beringin (Ficus sp) Pada Tanaman Kelapa Sawit. In Skripsi. Fakultas Vokasi Institut Teknologi Sawit Indonesia. Medan. https://doi.org/https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/108
Harianja, A. A. P. (2025). Pengendalian Gulma Epifit Beringin (Ficus benjamina) Pada Tanaman Kelapa Sawit Menggunakan Herbisida Glifosat Dengan Cara Penginfusan Akar. In Skripsi. Fakultas Vokasi Insitut Teknologi Sawit Indonesia. Medan. https://doi.org/https://repository.itsi.ac.id/handle/123456789/52
Idris, I., Mayerni, R., & Warnita. (2020). Karakterisasi Morfologi Tanaman Kelapa Sawit ( Elaeis guineensis Jacq . ) Di kebun Binaan PPKS Kabupaten Dhamasraya. Jurnal Riset Perkebunan (JRP), 1(1), 45–53. https://doi.org/https://doi.org/10.25077/jrp.1.1.45-53.2020
Mawandha, H. G., Soejono, A. T., & Alfani, F. (2018). Pengaruh Dosis Herbisida Glifosat Terhadap Beberapa Jenis Gulma Utama Perkebunan Kelapa Sawit. AGROISTA Jurnal Agroteknologi, 02(01), 83–92. https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/AGI/article/view/30
Nora, S., & Mual, C. D. (2018). Buku Ajar Budidaya Tanaman Kelapa Sawit. Pusat Pendidikan Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian.
Rizal, A., & Azmi, A. (2021). Pengelolaan Perkebunan Identifikasi Gulma Pada Tanaman Kelapa Sawit Menghasilkan Setelah Aplikasi Kompos dan Tandan Kosong di PT Bangun Tata Lampung Asri (Sungai Budi Group). Jurnal Pengelolaan Perkebunan, 2(1), 30–37. http://ojs.polteklpp.ac.id/index.php/JPP/index
Ronaldo, Mu’in, A., & Tarmadja, S. (2021). Pengaruh Konsentrasi Herbisida Triklopir Dan Infus Jumlah Akar Untuk Mengendalikan Tumbuhan Epifit Beringin (Ficus benjamina) Di Pohon Kelapa Sawit. JURNAL AGROMAST/ MASEPI.
Saputri, R., Ratnadewi, Y. D., Tjitrosoedirjdo, S., & Setyawati, T. (2022). Efektifitas Triklopir dan Fluroksipir dalam Pengendalian Gulma Berdaun Lebar di Savana Bekol Taman Nasional Baluran. Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi dan Mikrobiologi, 07(1), 61–69. https://doi.org/https://doi.org/10.33019/ekotonia.v7i1.3143
Sigalingging, E., Soejono, A., & Mawandha, H. G. (2021). Cara Aplikasi Herbisida Glifosat Dan triklopir terhadap Jenis Gulma Parasit Beringin (Ficus benjamina) Pada Pohon Kelapa Sawit. Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Stiper Yogyakarta. Yogyakarta. https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/5597/
Suryanto, T. (2011). Pengendalian Gulma Beringin Pada Tanaman Kelapa Sawit Menghasilkan Dengan Menggunakan Sistem Infus Akar. Jurnal Citra Widya Edukasi, 69–77. https://doi.org/https://journal.poltekcwe.ac.id/index.php/jurnal_citrawidyaedukasi/article/view/178
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


