Pengaruh Cocopeat sebagai Campuran Media Tanam dan Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Main Nursery
Kata Kunci:
Cocopeat, pupuk hayati Bioneensis, Pembibitan main nurseryAbstrak
Penelitian dilakukan untuk mengkaji sejauh mana dosis Cocopeat dan dosis pupuk hayati Bioneensis memengaruhi laju pertumbuhan bibit kelapa sawit pada tahap pembibitan utama. Kegiatan berlangsung di Kebun Percobaan INSTIPER Yogyakarta selama periode 12 April sampai dengan 12 Juli 2026. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan dua faktor perlakuan, meliputi faktor Cocopeat pada empat taraf konsentrasi (0%, 10%, 25%, dan 40%) serta faktor pupuk hayati Bioneensis pada empat taraf takaran (0 g, 5 g, 10 g, dan 15 g). Kombinasi kedua faktor tersebut menghasilkan 16 satuan perlakuan dengan tiga ulangan, sehingga jumlah bibit yang diamati mencapai 48 bibit. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA pada taraf 5%, diikuti dengan uji DMRT pada taraf yang sama jika terdapat perbedaan nyata antarperlakuan. Temuan menunjukkan bahwa baik Cocopeat maupun pupuk hayati Bioneensis, secara mandiri maupun kombinasi keduanya, tidak memengaruhi secara signifikan seluruh peubah yang diukur, meliputi pertambahan tinggi, pertambahan jumlah daun, pertambahan diameter batang, bobot basah dan kering tajuk, bobot basah dan kering akar, serta volume akar.
Referensi
Ajeng, A. A., Abdullah, R., Malek, M. A., Chew, K. W., Ho, Y., Ling, T. C., Lau, F., & Show, P. L. (2020). The Effects of Biofertilizers on Growth, Soil Fertility, and Nutrients Uptake of Oil Palm (Elaeis Guineensis) under Greenhouse Conditions. Processes, 8(1681).
Arham, Saediman, & Hidrawati. (2024). Analisis Pendapatan Masyarakat yang Terkait Dengan PerkebunanKelapa Sawit di Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Pertanian Dan Perternakan , 2(1), 49–59.
Faritz, B., Mu’in, A., & Putra, D. P. (2024). Pengaruh Dosis dan Lama Dekomposisi Serbuk Sabut Kelapa (Cocopeat) terhadap Pertumbuhan Kelapa Sawit di Main Nursery. Agroforetech, 2(1), 73–78.
Liu, Y., Xu, Z., Chen, L., Xun, W., Shu, X., Chen, Y., Sun, X., Wang, Z., Ren, Y., Shen, Q., & Zhang, R. (2024). Root colonization by beneficial rhizobacteria. FEMS Microbiology Reviews, 48(1), 1–20. https://doi.org/10.1093/femsre/fuad066
Maryani, A. T., Saputra, S. I., & Salim, H. (2024). Pengaruh Pemberian Cocopeat dan NPKMg ( 15 : 15 : 6 : 4 ) Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Di Pembibitan Utama. Agroecotania, 7(2), 1–13.
Maulana, I., Suryanti, S., & Setyawati, E. R. (2023). pemanfaatan bio – slurry pada jenis tanah yang berbeda terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery. Journal of Biological Studies, 9(2), 131–137.
Purba, J. H. V., & Sipayung, T. (2017). Perkebunan Kelapa Sawit dalam Perspektif Pembangunan Berkelanjutan. Masyarakat Indonesia, 43(1), 81–94.
Saputra, A., Setyawati, E. R., & Wilisiani, F. (2025). Pengaruh Cocopeat sebagai Campuran Media Tanam pada Beberapa Kedalaman Tanah (Top Soil, Sub Soil) terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guinensis Jacq) di Main Nursery. Agroforetech, 3(September), 1591–1598.
Syafii, I., Rahayu, E., & Himawan, A. (2024). Pengaruh 3 Jenis Pupuk Organik dan Pupuk P terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit di Pre Nursery pada Tanah Masam ( Latosol ). Agroforetech, 2, 137–141.
Tarissa, A. C., Adnan, & Juanda, B. R. (2025). pengaruh dosis pupuk bioneensis terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas kedelai. Agrium, 22(3), 289–291.
Tegar, M., Ginting, C., & Hartati, R. M. (2024). Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Ayam Pada Berbagai Jenis Tanah Terhadap Pertumbuhan Kelapa Sawit Di Pre Nursery. AGROFORETECH, 2(4), 1729–1732.
Wandika, P., Sapareng, S., & Yasin, S. M. (2019). respon pertumbuhan bibit kelapa sawit ( elaeis guineensis jacq ) terhadap interval pemberian pupuk hayati. TABARO, 3(2), 394–399.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


