Efektivitas Pemberian Kompos Limbah Pasar dan Pupuk Majemuk NPK 16:16:16 terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) di Main Nursery

Penulis

  • Nazwan Bukhori Situmorang Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Achmad Himawan Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Galang Indra Jaya Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Kelapa Sawit, Kompos Limbah Pasar, Main Nursery, Pupuk NPK 16:16:16

Abstrak

Sebagai komoditas perkebunan strategis bagi perekonomian Indonesia, kelapa sawit menuntut ketersediaan bibit sehat sejak fase pembibitan sebagai penentu keberhasilan budidaya selanjutnya. Pertumbuhan bibit pada tahap main nursery sangat dipengaruhi oleh ketersediaan hara, baik yang bersumber dari bahan organik seperti kompos limbah pasar maupun pupuk anorganik seperti NPK 16:16:16. Riset ini bertujuan untuk menguji efektivitas pemberian kompos limbah pasar dan pupuk majemuk NPK 16:16:16 baik secara tunggal maupun kombinasi terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase main nursery. Kegiatan penelitian dilaksanakan selama tiga bulan di Desa Sumber Harapan, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial dengan dua faktor perlakuan, yakni dosis kompos limbah pasar (0, 100, 250, dan 300 gram per polybag) dan dosis pupuk NPK 16:16:16 (0, 5, 7,5, dan 10 gram per polybag), sehingga terbentuk 16 kombinasi perlakuan dengan empat kali ulangan. Parameter yang diamati mencakup tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot segar dan kering tajuk, serta panjang, volume, bobot segar dan kering akar. Hasil penelitian mengungkap bahwa baik interaksi kedua faktor maupun pengaruh masing-masing faktor secara terpisah tidak menunjukkan perbedaan nyata pada seluruh parameter yang diamati. Kondisi tersebut diduga terkait dengan kesuburan tanah aluvial yang dipakai sebagai media tanam, yang memiliki pH optimal pada kisaran 6,1–6,2 sehingga kebutuhan hara dasar bibit telah tercukupi dari tanah itu sendiri. Meskipun demikian, pertumbuhan bibit pada seluruh perlakuan tetap melampaui standar baku mutu pertumbuhan bibit kelapa sawit usia tiga sampai enam bulan yang ditetapkan oleh Pusat Penelitian Kelapa Sawit.

Referensi

Amaro, F. F., Indrawati, U. S. Y. V., & Agustine, L. (2024). Uji Status Hara NPK Tanah Aluvial Pada Kebun Jambu Kristal (Psidium Guajava) Di Desa Rasau Jaya Tiga Kabupaten Kuburaya. Jurnal Sains Pertanian Equator, 772–776.

Banowati, G., Ekawati, R., Muningsih, R., Pamungkas, S. S. T., & Pramudya, Y. (2024). Budidaya Tanaman Sawit I (R. Gunadi (Ed.)). Grup Penerbitan Cv Budi Utama.

Diana, P., Akhir, N., & Efendi, S. (2020). Pengaruh Beberapa Dosis Abu Janjang Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.). Ziraa’ah Majalah Ilmiah Pertanian (Zmip), 45, 69–79.

Laksana, I. G. N. S. G., Hastuti, P. B., & Setyawati, E. R. (2025). Pengaruh Aplikasi Limbah Pasar Yang Di Vermikompos Dan Pupuk P Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Di Pre Nursery Pada Tanah Subsoil. Agroforetech, 3, 969–976.

Maryani, A. T., Nurafifa, Fathia, M. M. E., & Rahmadani, E. (2024). Dampak Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit ( Elaeis Guineensis Jacq .) Terhadap Pemberian Pupuk Anorganik Dan Kompos Limbah Lumpur Ipal Pabrik Karet Di Pembibitan Utama. Agroteknologi, 15(1), 47–58. Https://Doi.Org/10.24014/Ja.V15i1.25708

Normalinda, S., & An’amta, D. A. A. (2024). Dampak Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Kondisi Sosisal Ekonomi Masyarakat Desa Balanti Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Jurnal Sosiologi, 3, 212–221.

Nurhadi, F., Astuti, Y. T. M., & Ginting, C. (2023). Pengaruh Aplikasi Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit Dan Pupuk NPK Terhadap Pembibitan Kelapa Sawit Di Pre Nursery. Agroforetech, 1(September), 1382–1386.

Parwati, W. D. U., Nadeak, F. H., & Kautsar., V. (2024). Analisis Pertumbuhan Dan Produktivitas Kelapa Sawit Pada Variasi Kerapatan Tanam. Jurnal Agro Industri Perkebunan, 12(2), 105–116.

PPKS. (2016). Petunjuk Teknis Pembibitan Kelapa Sawit. Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 51, 4–5.

Putra, R. E., Rayes, M. L., Kurniawan, S., & Ustiatik, R. (2024). Pengaruh Kombinasi Pupuk Organik Dan Anorganik Terhadap Sifat Fisik Dan Kimia Tanah Serta Produksi Padi Pada Lahan Kering Yang Disawahkan. Jurnal Agrikultura, 35(1), 136–150.

Rahmawati, F., Efendi, I., & Masiah. (2025). Efektivitas Pemberian Pupuk Organik Cair (Poc) Dari Urin Sapi Terhadap Pertumbuhan Tanaman Selada (Lactuca Sativa L.). Jurnal Kajian Biologi, 5(1), 15–24.

Ramadhan, S., & Nasrul, B. (2022). Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guneensis Jacq.) Dengan Pemberian Pupuk Npk Dan Kompos Sekam Padi Pada Media Inceptisol. Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 6(1), 1–14.

Sutarman, & Miftakhurrohmat, A. (2019). Kesuburan Tanah. Umsida Press.

Syamsuwirman, Meriati, & Kaumi, H. (2023). Pengaruh Pemberian Pupuk NPK 16:16:16 Yaramila Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Pada Fase Main-Nursery. Jurnal Research Ilmu Pertanian, 52–59.

Tampubolon, G., Suryanto, & Thalia, O. (2022). Kandungan Bahan Organik Tanah Dan Ph Serta Produksi Tandan Buah Segar Pada Sistem Pengelolaan Tanaman Kelapa Sawit Menghasilkan. Jurnal Silva Tropika, 6(1), 1–14.

Titiaryanti, N. M., & Hastuti, P. B. (2023). Penggunaan Macam Pupuk Organik Cair Dan Dosis Pupuk Npk Di Pembibitan Kelapa Sawit Main Nursery. Jurnal Agrivet, 29(1), 1–10.

Wiranata, N., Warganda, & Ruliyansyah, A. (2022). Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Di Main Nursery Akibat Kombinasi Pupuk Kotoran Ayam Dan NPK Pada Tanah Pmk. Jurnal Teknologi Perkebunan Dan Pengelolaan Sumberdaya Lahan, 67–73.

Yuriansyah, Sudrajat, D., Sutrisno, H., Mutaqin, Z., Sari, E. Y., & Maharani, J. S. (2023). Aplikasi Trichoderma Sp. Dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine Max L.) Varietas Grobogan Application. Jurnal Tanaman Pangan Dan Hortikultura, 5(April), 29–41.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-29

Cara Mengutip

Situmorang, N. B., Himawan, A., & Jaya, G. I. (2026). Efektivitas Pemberian Kompos Limbah Pasar dan Pupuk Majemuk NPK 16:16:16 terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) di Main Nursery. AGROFORETECH, 4(3), 1055–1062. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2811

Terbitan

Bagian

Agroteknologi

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 4 > >>