Tren Tingkat Partisipasi Kerja Perempuan
Kata Kunci:
Partisipasi Kerja Perempuan, TPAK, Analisis Tren, Gender, Uji-tAbstrak
Partisipasi kerja perempuan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mendukung pembangunan ekonomi, namun Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan laki-laki. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan gender dalam pasar kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tren tingkat partisipasi kerja perempuan dan laki-laki serta mengetahui perbedaan tingkat partisipasi kerja antara keduanya di Indonesia. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan data sekunder TPAK laki-laki dan perempuan periode 2018–2025 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis tren linear dan Paired Sample t-Test untuk mengetahui perbedaan partisipasi kerja berdasarkan gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPAK perempuan selama periode 2018–2025 cenderung meningkat rata-rata sebesar 0,337% per tahun. TPAK laki-laki juga menunjukkan kecenderungan meningkat, tetapi tetap lebih tinggi dibandingkan perempuan. Rata-rata TPAK laki-laki sebesar 83,1962%, sedangkan rata-rata TPAK perempuan sebesar 54,1288%, dengan selisih rata-rata 29,0675%. Hasil Paired Sample t-Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara tingkat partisipasi kerja laki-laki dan perempuan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa partisipasi kerja perempuan di Indonesia menunjukkan tren positif dan terus meningkat. Partisipasi kerja antara laki-laki dan perempuan masih mengalami kesenjangn, sehingga diperlukan upaya untuk memperluas kesempatan kerja perempuan, dan memperkuat kesetaraan gender dalam dunia kerja.
Referensi
Asanti, T. A. (2013). Perempuan dan Pembangunan Sektor Pertanian. Maksipreneur, III(1), 62–74.
Farmia, A. (2006). Peran perempuan indonesia dalam pembangunan pertanian. Ilmu-Ilmu Pertanian, 2, 35–41.
Irawan, D., & Gunawan, A. (2025). Metode penelitian Ekonomi & Bisnis. UMSU PRESS.
Jumasrah, Malik, A., & Ulhusna, U. (2026). Tingkat partisipasi perempuan dalam kegiatan ekonommi dan dampaknya pada kesejahteraan keluarga mata kuliah sosiologi ekonomi. Ekonomi Manajemen Dan Bisnis, 3(3), 470–474.
Kencanawati, F., Hermawan, A., Baihaqi, S., & Septiani, A. N. (2024). Kondisi Kesetaraan Gender Di Indonesia. Dinamika Sosial Dan Sains, 335–341.
Khairiyakh, R., & Mulyo, J. H. (2015). Contribution of Agricultural Sector and Sub Sectors on Indonesian Economy. Ilmu Pertanian, 18(3), 150–159.
Kurniasari, W., Gunarto, T., & Yuliawan, D. (2025). Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan dan Pertumbuhan Ekonomi : Uji Hipotesis U-Feminisasi. Ekonomi Insentif, 19(1), 1–11.
Putri, A., Fardani, M., Ignasha, N., Farliana, N., & Chairunnisa, N. A. (2023). Pengaruh Gender Terhadap Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja ( Tpak ) Pada Provinsi Di Indonesia Tahun 2023. Ekonomi Dan Pendidikan, 25–33.
Sajati, W. K., Pujiati, A., Ekonomika, F., & Semarang, U. N. (2025). Determinan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Kajian Ekonomi Dan Bisnis Islam, 6(4), 1422–1442.
Suradisastra, K. (2016). Perspektif Keterlibatan Wanita di Sektor Pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 16(2), 1. https://doi.org/10.21082/fae.v16n2.1998.1-9
Tribrilianti, R. (2025). Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) wanita di Kabupaten Kuantan Singingi. Jurnal Ilmiah Mhasiswa Merdeka EMBA, 5(2), 253–264.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


