Perkecambahan Benih Balsa pada Media Campuran Cocopeat dengan Pasir

Penulis

  • Reihans Moslem Azhary Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Surodjo Taat Andayani Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Setiaji Heri Saputro Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

perkecambahan, Balsa (Ochroma pyramidale), media campuran cocopeat dan pasir

Abstrak

Kesenjangan antara tingginya permintaan dan rendahnya ketersediaan kayu balsa perlu diatasi melalui peningkatan penyediaan bibit. Penyediaan bibit yang berkualitas tersebut sering kali terkendala pada fase awal pertumbuhan, khususnya proses perkecambahan benih, yang merupakan fase kritis dalam siklus hidup tanaman dan sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan di sekitar benih, salah satunya media perkecambahan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mencari media cocopeat dan pasir yang baik pada perkecambahan benih balsa, serta mengetahui pengaruh komposisi campuran media cocopeat dan pasir terhadap keberhasilan perkecambahan benih balsa. Penilitian ini dilaksanakan di persemaian Fakultas Kehutanan kampus Instiper Yogyakarta, penelitian dilaksanakan selama 1 bulan yaitu pada 30 April – 30 Mei 2026.          Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri atas 5 perlakuan dan 3 ulangan, sehingga diperoleh 15 satuan percobaan. Perlakuan yang digunakan adalah :  cocopeat 100 : 0 pasir, cocopeat 75 : 25 pasir, cocopeat 50 : 50 pasir.  cocopeat 25 : 75 pasir  dan cocopeat 0 : 100 pasir. Kemudian dilakukan analisis varians atau ANOVA (uji F) pada taraf uji 0,05 dan dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT pada taraf uji 0,05. Keseimbangan media tanam dapat diperoleh menggunakan kombinasi dua jenis media dengan sifat yang saling melengkapi, yaitu pasir dan cocopeat. Pasir bersifat porus sehingga berfungsi melancarkan sirkulasi dan menyediakan udara bagi benih, sedangkan cocopeat bersifat mengikat air sehingga berfungsi menjaga kelembapan dan menyediakan air bagi benih. Berdasarkan hasil penelitian, komposisi media campuran cocopeat dan pasir berpengaruh nyata terhadap perkecambahan benih balsa. Komposisi media campuran cocopeat 50% dan pasir 50% merupakan formula yang paling optimal untuk perkecambahan benih balsa.

Referensi

Amanda, P., Tambunan, D. P. K., Harahap, F., Silitonga, M., & Edi, S. (2026). Pengaruh Jenis Tanah pada Percepatan Perkecambahan Kacang Hijau (Vigna radiata L.). Jurnal Bioshell: Jurnal Pendidikan Biologi, Biologi, dan Pendidikan IPA, 15(1), 126–132. https://doi.org/10.56013/bio.v15i1.4831

Arimah, S., Kaswinarni, F., & Rachmawati, R. C. (2025). Pengaruh Berbagai Media Tanam terhadap Pertumbuhan Microgreen Bunga Matahari (Helianthus annuus). Biocaster : Jurnal Kajian Biologi, 5(4), 865–878. https://doi.org/10.36312/biocaster.v5i4.667

Dani, A., Sari, N. P., Baananto, F., & Sulistyono, S. (2024). Pengujian Kekuatan Bending dan Impak Komposit Sandwich Serat Gelas dengan Inti Kayu Balsa. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 8(3), 1533–1543. https://doi.org/10.33379/gtech.v8i3.4370

Imansari, F., & Haryanti, S. (2017). Pengaruh Konsentrasi HCl terhadap Laju Perkecambahan Biji Asam Jawa (Tamarindus indica L.). Buletin Anatomi Dan Fisiologi, 2(2), 187–192.

Irawan, A., & Hidayah, H. N. (2014). Suitability of Cocopeat as a Transplanting Media in the Polytube of Magnolia elegans (Blume.) H. Keng Seedlings. Jurnal Wasian, 1(2), 73–76. https://doi.org/10.20886/jwas.v1i2.860

Miranda, C., Sari, M., & Permatasari, O. S. I. (2025). Penentuan Media dan Perlakuan Pendahuluan Terbaik untuk Perkecambahan Benih Kapulaga Jawa (Amomum compactum Sol. ex Maton). Buletin Agrohorti, 13(2), 176–188. https://doi.org/10.29244/agrob.v13i2.63850

Mutaqien, W. A., Suwadji, S., Heri, S., Program, S., Kehutanan, S., Kehutanan, F., & Yogyakarta, I. (2025). Pertumbuhan Tegakan Balsa (Ochroma pyramidale) Umur 1 dan 2 Tahun di Desa Sadabumi Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap (Vol. 3).

Nuhzaini. (2020). Pengaruh Beberapa Media Terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Bibit Pasak Bumi (Eurycoma longifolia Jack). Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Rusmin, D., Suwarno, F. C., Darwati, I., Satriyas Ilyas, dan, Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Jalan Tentara Pelajar No, B., Agronomi dan Hortikultura, D., Pertanian Bogor Jalan Meranti, I., & Darmaga, K. (n.d.). Pengaruh Suhu Dan Media Perkecambahan Terhadap Viabilitas Dan Vigor Benih Purwoceng Untuk Menentukan Metode Pengujian Benih Effect of germination temperature and media on seed viability and vigour of Pruatjans seed to determine the seed testing method.

Setiadi, M. R., Abdillah, H., & Agustine, D. (2021). Pengujian Kayu Balsa untuk Struktur Jembatan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Teknik, 2(1), 14–22.

Sudewi, S., Rahim Saleh, A., Jaya, K., Hidayat, T., & Nurfitriani, A. (2022). Optimalisasi Media Perkecambahan Yang Berbeda Terhadap Viabilitas Dan Vigor Benih Selada Merah (Lactuca sativa L. Var. Olga Red). Agrovital : Jurnal Ilmu Pertanian, 7(2).

Zanzibar, M. (2017). The Type of Dormancy and Pre Treatment for Breaking Dormancy of Balsa (Ochroma bicolor Rowlee) Seed. Jurnal Perbenihan Tanaman Hutan, 5(1), 51–60. https://doi.org/10.20886/bptpth.2017.5.1.51-60

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-29

Cara Mengutip

Azhary, R. M., Andayani, S. T., & Saputro, S. H. (2026). Perkecambahan Benih Balsa pada Media Campuran Cocopeat dengan Pasir. AGROFORETECH, 4(2), 937–941. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2713

Terbitan

Bagian

Kehutanan

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 4