Analisis Vegetasi Tegakan Hutan di Kawasan ArboretumTaman Hutan Raya Bunder Desa Gading, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul

Penulis

  • Adrianus Tomik Program Studi Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Suprih Wjayani Program Studi Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia
  • Setiaji Heri Saputro Program Studi Kehutanan, INSTIPER Yogyakarta, Indonesia

Kata Kunci:

Analisis vegetasi, konservasi, taman hutan raya

Abstrak

Hutan Raya Bunder adalah salah satu area yang ditetapkan sebagai hutan konservasi di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kawasan konservasi merupakan kawasan hutan yang digunakan untuk mengumpulkan tumbuhan dan satwa, baik yang alami maupun yang bukan alami, serta jenis asli atau jenis tidak asli. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis vegetasi penyusun kawasan, mengetahui indeks nilai penting tingkat pohon, tingkat tiang, tiang sapihan dan tingkat semai, indeks kemerataan, indeks keanekaragaman dan indeks kekayaan jenis di Kawasan Tahura Bunder. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2024 di kawasan arboretum Tahura Bunder seluas 6,3 ha. Penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling. Pembuatan petak ukur dengan ukura 2x2 m, 5x5 m, 10x10 m, dan 20x20 m. Hasil penelitian didapatkan 10 jenis vegetasi penyusun Kawasan Tahura Bunder yakni Akasia (Acacia mangium), Gamal (Gliricidia sepium), Cendana (Santalum album L.), Jati Putih (Gmelina arborea), Kayu Putih (Melaleuca leucadendra), Ki Putri (Podocarpus neriifolius), Mahoni (Swietenia mahagoni), Pulai (Alstonia scholaris), Nyamplung (Calophyllum inophyllum), dan Sengon (Falcataria molucanna.) INP yang tertinggi ataupun yang mendominasi untuk tingkat pohon yaitu kayu putih (INP = 145,210%), tingkat tiang yaitu kayu putih (INP = 137,837%), tiang sapihan yaitu kayu putih (INP = 75,120%) dan tingkat semai mahoni (INP = 66,880%). Indeks keanekaragaman paling tinggi yakni pada tingkat pertumbuhan semai termasuk kategori sedang, indeks kemerataan paling tinggi yakni pada tingkat pertumbuhan semai hampir merata, indeks kekayaan jenis pada fase semai dan sapihan kategori tinggi, sedangkan pada fase tiang dan pohon masuk kategori sedang.

 

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-23

Cara Mengutip

Tomik, A., Wjayani, S., & Saputro, S. H. (2025). Analisis Vegetasi Tegakan Hutan di Kawasan ArboretumTaman Hutan Raya Bunder Desa Gading, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul. AGROFORETECH, 3(1), 555–564. Diambil dari https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1864

Terbitan

Bagian

Kehutanan

Citation Check

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama