Pengaruh Herbisida Kontak dan Sistemik terhadap Pertumbuhan Kembali Gulma SETELAH Weeding Round 1 di Hutan Tanaman Industri
Kata Kunci:
Eukaliptus, Gulma, Glifosat, Amonium GlufosinatAbstrak
Gulma menghambat pertumbuhan dan produksi tanaman Eukaliptus di Hutan Tanaman Industri (HTI) melalui persaingan unsur hara, cahaya, serta ruang tumbuh. Untuk mengendalikan pertumbuhan gulma, herbisida digunakan sebagai senyawa kimia yang mampu membunuh gulma secara langsung maupun menghambat pertumbuhannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aplikasi jenis herbisida kontak yang berbahan aktif Amonium Glufosinat dan herbisida sistemik yang berbahan aktif Glifosat terhadap persentase mortalitas gulma, pertumbuhan kembali gulma, dan tinggi tanaman Eukaliptus. Penelitian ini dilakukan di PT Toba Pulp Lestari, Estate Habinsaran, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera utara. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Data akan dianalisis menggunakan analisis varians dan uji lanjut menggunakan uji LSD (Least Significant Difference). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh jenis herbisida terhadap persentase mortalitas gulma tidak memberikan hasil yang berbeda nyata. Pengaruh jenis herbisida terhadap persentase pertumbuhan kembali gulma memberikan pengaruh yang berbeda nyata pada bulan pertama. Pengaruh jenis herbisida terhadap tinggi tanaman Eukaliptus tidak berbeda nyata.
Referensi
Departemen Kehutanan. (1994). Pedoman Teknis Penyelenggaraan Pembuatan Hutan Tanaman Industri. Direktorat Jenderal Reboisasi dan Rehabilitasi Lahan.
Kurniadie, D., Widayat, D., & Sernita, I. (2022). Pengaruh Dosis Herbisida Isopropilamina Glifosat 480 SL untuk Pengendalian Gulma pada Budidaya Tanaman Eukaliptus ( Eucalyptus sp .). 33(2), 208–216.
Malik, J., Barry, G., & Kishore, G. (1989). The herbicide glyphosate. BioFactors.
Mawandha, H. G., Soejono, A. T., & Pertanian, F. (2018). Pengaruh dosis herbisida glifosat terhadap beberapa jenis gulma utama perkebunan kelapa sawit. 02(01), 83–92.
Pratama Giraldi, R., & Rahmadi, R. (2023). Efektivitas Herbisida Parakuat Diklorida dalam Mengendalikan Gulma Perkebunan Karet (Hevea brasiliensis). 5(April), 19–28.
Pujisiswanto, H., Susanto, H., & Ardian, R. (2022). Pengendalian Gulma Pada Tanaman Kelapa Sawit ( Elaeis guineensis Jacq .)MENGHASILKAN EFFICACY OF AMMONIUM GLUFOSINATE HERBICIDE FOR WEED CONTROL IN MATURE OIL PALM PLANTATION ( Elaeis guineensis Jacq .). 10(2), 301–307.
Sari, G. P., Susanto, H., Hidayat, K. F., & Pujisiswanto, H. (2020). PERTUMBUHAN GULMA DAN TANAMAN SERTA HASIL KEDELAI ( Glycine max L . Merr ) THE EFFICATION OF HERBICIDE PARACUATE DICLORIDE ON THE GROWTH OF WEEDS AND SOYBEAN PLANT AND PRODUCTS ( Glycine max L . Merr ). 8(3), 575–585.
Sembiring, D. S. P. S., & Sebayang, N. S. (2019). Uji efikasi dua herbisida pada pengendalian gulma di lahan sederhana efficacy test of two herbicides in control weeds in simple land processing. 10, 61–70.
Sigalingging, D. R., Sembodo, D. R. J., & Sriyani, N. (2014). EFIKASI HERBISIDA GLIFOSAT UNTUK MENGENDALIKAN GULMA PADA PERTANAMAN KOPI ( Coffea canephora ) MENGHASILKAN. 2(2), 258–263.
Wirabuana, P. Y. A., Sadono, R., Juniarso, S., & Idris, F. (2020). Interaction of Fertilization and Weed Control Influences on Growth , Biomass , and Carbon in Eucalyptus Hybrid ( E . pellita × E . brassiana ). 26(August), 144–154. https://doi.org/10.7226/jtfm.26.2.144
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 AGROFORETECH

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


